Kondisi Terbaru Putri Raja Thailand Mengejutkan, Masih Koma di Tahun 2026

Kondisi Terbaru Putri Raja Thailand Mengejutkan, Masih Koma di Tahun 2026
Foto: Kondisi Terbaru Putri Raja Thailand Mengejutkan, Masih Koma di Tahun 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Kabar kurang menyenangkan datang dari Kerajaan Thailand. Laporan pihak istana pada Kamis (21/5/2026) menyebutkan bahwa kondisi kesehatan putri Raja Thailand yang telah koma selama lebih dari tiga tahun semakin memburuk. Putri Bajrakitiyabha Mahidol jatuh sakit selama pelatihan anjing militer pada Desember 2022 dan sejak saat itu dirawat di rumah sakit.

Ia mengalami infeksi darah yang parah sehingga alat medis dan obat-obatan diperlukan untuk menopang fungsi paru-paru dan ginjalnya, menurut informasi dari istana sebelumnya.

Biro Rumah Tangga Kerajaan mengeluarkan pernyataan bahwa putri sulung Raja Maha Vajiralongkorn kini menghadapi infeksi perut akibat peradangan usus besar dengan tanda-tanda vital tidak stabil, seperti tekanan darah rendah, detak jantung yang tidak beraturan, dan pembekuan darah yang abnormal.

Istana menyebutkan bahwa Bajrakitiyabha masih bergantung pada peralatan medis untuk mendukung fungsi paru-paru dan ginjalnya serta diberi obat-obatan. Kondisinya semakin memburuk, infeksi tersebut menjadi tidak terkendali dan mempengaruhi organ lain, seperti dilaporkan dari Channel News Asia. Ini merupakan kabar terbaru sang putri sejak Agustus 2025.

Saat itu, Rumah Tangga Kerajaan melaporkan bahwa Putri Bha, begitu ia biasa dipanggil, mengalami infeksi darah yang serius, memerlukan perawatan intensif serta antibiotik spektrum luas. Fungsi ginjalnya juga semakin buruk hingga harus menjalani dialisis rutin.

Ia masih dirawat di sebuah kamar di Rumah Sakit Palang Merah Chilalongkorn di Bangkok, Thailand.

Kandidat Penerus Raja Maha Vajiralongkorn

Putri Bajrakitiyabha Mahidol dikenal sebagai wanita yang dididik di Inggris, Amerika Serikat, dan Thailand. Ia memegang beberapa posisi di Perserikatan Bangsa-Bangsa dan aktif berkampanye untuk perlakuan lebih baik terhadap perempuan di penjara.

Usianya saat ini 47 tahun dan ia adalah satu-satunya anak dari pernikahan pertama Raja Maha Vajiralongkorn. Setelah pernikahannya berakhir, dia masih dianggap dekat dengan sang ayah. Dia diangkat ke posisi senior dalam komando pengawal pribadi setahun sebelum jatuh sakit.

Kondisi koma yang dialami Putri Bajrakitiyabha membuat rumit siapa yang akan meneruskan takhta usai Raja Maha Vajiralongkorn. Di usia 73 tahun, Raja Rama X belum secara resmi menyebutkan pewaris.

Meski memiliki tujuh anak dari empat pernikahan, hanya tiga yang berpeluang mengisi posisi tersebut. Bajrakitiyabha semula dianggap pilihan alami. Namun, dengan kesehatannya yang memburuk, saudara laki-lakinya Pangeran Dipangkorn jadi kandidat terdepan menggantikan ayahnya.

Pangeran Thailand yang Diasingkan Pulang Kampung

Di sisi lain, Vacharaesorn Vivacharawongse, putra kedua dari istri kedua Raja Thailand, Sujarinee Vivacharawongse, pulang ke kampung halaman pada 2023 setelah 27 tahun tinggal di Amerika Serikat. Sang pengacara bersikeras berambisi mewarisi takhta, meski tidak memiliki gelar bangsawan.

Akan tetapi, ambisinya ditantang oleh hukum Kerajaan Thailand yang ketat, di mana keturunan kerajaan yang menikah dengan orang asing akan dikeluarkan dari garis suksesi. Vach, 42, sudah menikah dengan Elisa Garafano, seorang ASN di White Plains, New York.

Mereka tinggal di rumah bergaya Cape di Mount Vernon dan memiliki dua anak. Pernikahan tersebut kabarnya di ambang perceraian, namun prosesnya masih tertunda.

27 Tahun Hidup Terasing

Kepulangan Vacharaesorn dan saudara lainnya, Chakriwat Vivacharawongse, ke Thailand setelah 27 tahun dipicu spekulasi tentang suksesi. Keduanya dapat secara resmi diterima kembali ke dalam keluarga kerajaan. Hingga kini, tidak ada komentar resmi terkait kunjungan mereka dari pihak Kerajaan Thailand.

Vacharaesorn tiba di Thailand lebih dahulu pada 6 Agustus 2023 dan mengunjungi tempat penitipan anak bagi keluarga kurang mampu serta Wat Phra Kaew di Grand Palace.

Sementara itu, Chakriwat, putra ketiga Raja Maha Vajiralongkorn yang juga seorang dokter, tiba beberapa hari kemudian. Bersama, mereka mengunjungi Rumah Sakit Siriraj dan memberikan penghormatan kepada gambar mendiang kakek dan kakek buyut mereka, Pangeran Mahidol—dilihat sebagai bapak kedokteran modern Thailand.

Dalam postingannya di Facebook resmi setelah kunjungan ke rumah sakit, Chakriwat menulis, “Saya menjadi dokter karena terinspirasi olehnya. Saya akan terus menyampaikan inspirasi ini kepada semua mahasiswa kedokteran.”

Artikel terkait

Rekomendasi