Kejar Target Produksi 2026, EMAS Mulai Deep Drilling di Tambang Pani yang Banyak Dicari Investor

Kejar Target Produksi 2026, EMAS Mulai Deep Drilling di Tambang Pani yang Banyak Dicari Investor
Foto: Kejar Target Produksi 2026, EMAS Mulai Deep Drilling di Tambang Pani yang Banyak Dicari Investor. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) memulai program pengeboran mendalam di Tambang Emas Pani, Gorontalo, guna meningkatkan potensi sumber daya mineral. Langkah ini bertujuan untuk menambah cadangan emas serta memungkinkan pengembangan lebih lanjut di masa depan.

Menurut Presiden Direktur Merdeka Gold Resources, Boyke Abidin, dimulainya produksi di tambang tersebut menempatkan perusahaan pada posisi strategis untuk menguji lebih dalam potensi mineral melalui enam titik pengeboran yang telah direncanakan. Boyke menambahkan program ini bisa diperluas jika hasil awal menunjukkan indikasi positif.

Saat ini, Tambang Emas Pani memiliki estimasi sumber daya mineral sekitar 291,5 juta ton dengan kadar emas 0,75 g/t. Ini setara dengan sekitar 7 juta ounces emas yang menjadi landasan untuk pengembangan tambang jangka panjang. Estimasi tersebut berasal dari area eksplorasi seluas 135 hektar, bagian dari wilayah konsesi yang mencapai 14.670 hektar.

Program diamond deep drilling yang direncanakan sedalam 3.600 meter ini bertujuan menilai potensi memperluas basis sumber daya. Eksplorasi sebelumnya mengindikasikan adanya mineralisasi di luar batas program pengeboran yang lalu.

Melalui program pengeboran baru ini, EMAS menargetkan area yang lebih dalam:
  • Tahap awal program mencakup enam lubang bor.
  • Dua rig pengeboran dioperasikan, dengan rig kedua dijadwalkan aktif bulan depan.
  • Apabila hasil menunjukkan indikasi positif, program pengeboran skala lebih besar akan dilanjutkan.

EMAS telah merampungkan program pengeboran sebelumnya dengan total 54 lubang bor sedalam 11.701,6 meter. Boyke Abidin menyatakan, dalam waktu enam bulan dan biaya sekitar US$2,4 juta, target eksplorasi Kolokoa telah ditetapkan di kisaran 20 hingga 40 juta ton dengan kadar emas 0,3 g/t hingga 0,5 g/t.

Selain itu, EMAS merencanakan rilis estimasi awal sumber daya mineral di kuartal II/2026 serta kegiatan pengeboran di Lone Pine pada semester II/2026. Mereka juga akan melakukan survei geofisika menggunakan mobile magnetotelluric dan magnetik udara berbasis helikopter pada Juni atau Juli 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi