Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mulai menerapkan langkah preventif mutakhir dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026. Kampus ini menggunakan teknologi pengenalan wajah atau face recognition berbasis kecerdasan buatan (AI).
Sistem canggih ini bertujuan untuk memverifikasi identitas peserta secara akurat dari awal pendaftaran hingga proses daftar ulang nantinya. Hal ini dilakukan guna meminimalisir segala bentuk kecurangan identitas yang mungkin terjadi selama proses seleksi berlangsung.
Verifikasi Ketat Melalui Kecerdasan Buatan
Rektor ITS, Prof. Dr. (HC) Ir. Bambang Pramujati, menjelaskan bahwa teknologi AI ini merupakan bentuk mitigasi pasca-ujian yang sangat krusial. Sistem akan memastikan bahwa orang yang mengerjakan ujian adalah individu yang sama dengan yang terdaftar di sistem.
Melalui siaran pers pada Kamis (23/4/2026), Bambang menekankan pentingnya konsistensi data peserta. Langkah ini diambil agar integritas hasil ujian tetap terjaga dan memberikan keadilan bagi seluruh calon mahasiswa.
Berikut adalah poin utama penerapan teknologi dalam UTBK SNBT 2026 di ITS:
- Validasi Identitas: Memastikan peserta yang hadir di lokasi ujian sesuai dengan dokumen pendaftaran.
- Keamanan Berlapis: Penggunaan AI untuk mendeteksi kecocokan wajah peserta saat masuk ruang ujian hingga pendaftaran ulang.
- Pencegahan Joki: Mempersempit ruang gerak pihak tidak bertanggung jawab yang mencoba menggantikan posisi peserta asli.
Implementasi teknologi ini diharapkan dapat menciptakan standar keamanan baru dalam pelaksanaan seleksi nasional di perguruan tinggi negeri.
Inspeksi Langsung dan Kesiapan Fasilitas
Pada pelaksanaan hari pertama, Rabu (22/4/2026), jajaran pimpinan ITS turun langsung untuk meninjau berbagai lokasi ujian. Bambang Pramujati melakukan inspeksi mendadak di Gedung Tower 1 ITS guna memastikan kelancaran operasional.
Rektor menyampaikan rasa puasnya terhadap kesiapan ruangan yang dinilai sangat kondusif bagi para peserta. Ia menilai koordinasi antara petugas di lapangan dan jumlah pengawas sudah berjalan dengan sangat optimal.
Detail data pelaksanaan ujian di pusat UTBK ITS:
| Kategori Informasi | Detail Pelaksanaan |
|---|---|
| Jumlah Total Peserta | 12.585 Orang |
| Lokasi Utama Inspeksi | Gedung Tower 1 ITS |
| Teknologi Keamanan | AI Face Recognition |
| Fokus Pengawasan | Skrining Ketat dan Kondusivitas Ruang |
Data di atas menunjukkan skala besar pelaksanaan ujian di ITS yang menuntut pengawasan ekstra ketat agar tidak ada celah bagi praktik kecurangan.
Komitmen Terhadap Integritas Seleksi
Selain mengandalkan teknologi, ITS juga menerapkan prosedur skrining manual yang sangat teliti di setiap pintu masuk ruangan. Petugas akan memeriksa setiap barang atau gerak-gerik yang dianggap mencurigakan dari para peserta.
Langkah tegas ini diambil untuk menjamin bahwa seluruh proses seleksi berjalan secara jujur dan transparan. Bambang menegaskan bahwa pihak kampus tidak akan memberikan toleransi sedikit pun terhadap segala bentuk pelanggaran aturan ujian.
Pusat UTBK ITS tahun ini memang menjadi salah satu lokasi dengan jumlah peserta yang cukup signifikan, mencapai lebih dari 12 ribu orang. Oleh karena itu, kesiapan sarana dan prasarana menjadi prioritas utama pihak universitas untuk menyukseskan agenda nasional ini.