Influencer APG Akui Beli Whip Pink 15 Kali, Polisi Usut Efek 'Fly' Mengejutkan

Influencer APG Akui Beli Whip Pink 15 Kali, Polisi Usut Efek 'Fly' Mengejutkan
Foto: Influencer APG Akui Beli Whip Pink 15 Kali, Polisi Usut Efek 'Fly' Mengejutkan. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks
```html

Unit Dittipidnarkoba Bareskrim Polri sedang memeriksa influencer asal Makassar, dengan inisial APG, terkait dugaan penyalahgunaan produk ilegal bernama whip pink. APG mengakui telah membeli produk ini sebanyak 15 kali demi merasakan efek euforia sejak tahun 2025.

Penyelidikan oleh kepolisian terus berlanjut untuk mengungkap jaringan distribusi dan memeriksa pihak lain seperti selebgram ZNM dan YouTuber RV.

AKBP Al Rasyidin Fajri, Kanit Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, mengungkapkan bahwa APG telah diperiksa sebagai saksi. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari pengembangan kasus yang bermula dari penggerebekan pabrik diduga memproduksi dan mendistribusikan whip pink secara ilegal.

Dalam keterangannya, AKBP Al Rasyidin menjelaskan bahwa APG adalah seorang influencer dari Makassar yang pernah viral di media sosial. "Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi yang merupakan influencer dengan inisial APG, berusia 23 tahun, yang sempat viral," ujarnya kepada media.

Dari hasil pemeriksaan, APG mengakui bahwa dirinya telah menggunakan whip pink sejak bulan September 2025 dan berhenti di bulan Januari 2026. Penyidik mengungkapkan bahwa APG tidak hanya menggunakan produk tersebut satu kali tetapi sudah membeli hingga 15 kali selama menggunakan.

"Ia mengakui telah melakukan pembelian 15 kali dan merasa mendapat efek *fly* saat menggunakan produk tersebut," jelas AKBP Al Rasyidin.

Pengakuan ini akan menjadi bagian penting dalam penyidikan lebih lanjut. Polisi akan menjajaki kemungkinan keterlibatan pihak lain yang menjadi pengguna atau bagian dari jaringan distribusi whip pink.

Menurut AKBP Al Rasyidin, penyelidikan tidak akan terhenti pada satu orang saja. "Kami akan mendalami konsumen lainnya dan terus mengembangkan kasus ini," tegasnya. Kasus ini mulai terungkap saat penggerebekan sebuah pabrik. Dari sana, polisi menelusuri jalur distribusi dan mengidentifikasi pihak-pihak yang aktif membeli dan menggunakan produk tersebut.

Selama pengembangan kasus, nama lain turut muncul dalam daftar pemeriksaan. Di antaranya adalah selebgram dengan inisial ZNM dan YouTuber RV yang juga terlibat dalam pendalaman kasus ini.

```

Artikel terkait

Rekomendasi