Indeks Bisnis-27 Melemah, Saham ICBP, TAPG, dan DEWA Justru Melaju Terbaru 2026

Indeks Bisnis-27 Melemah, Saham ICBP, TAPG, dan DEWA Justru Melaju Terbaru 2026
Foto: Indeks Bisnis-27 Melemah, Saham ICBP, TAPG, dan DEWA Justru Melaju Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks
Berita Saham: <a href="/tag/indeks-bisnis">Indeks Bisnis</a>-27 Melemah

Indeks Bisnis-27 pada hari Jumat, 29 Mei 2026 mengalami penurunan sebesar 2,69% dan ditutup pada level 424,59. Namun, meski indeks melemah, saham-saham tertentu seperti ICBP, TAPG, dan DEWA justru mencatatkan kenaikan pada akhir perdagangan.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks ini merupakan hasil kerja sama antara BEI dan Harian Bisnis Indonesia. Dari total 27 konstituen, 5 saham berhasil menguat, sedangkan 21 lainnya melemah dan 1 tetap stagnan.

Saham yang mengalami penguatan:

  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) naik 3,27% ke Rp7.100
  • PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG) naik 1,67% ke Rp1.520
  • PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) menguat 1,21% ke Rp334
  • PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) menguat 1,20% ke Rp168
  • PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) menguat 0,42% ke Rp478

Saham yang mengalami pelemahan:

  • PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) turun 4,69% ke Rp4.270
  • PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) melemah 4,67% ke Rp2.450
  • PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) turun 4,60% ke Rp5.700
  • PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) turun 4,26% ke Rp1.235

Kondisi buruk juga dialami PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) yang turun 3,98% ke Rp1.205. Selain itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) melemah 3,91% ke Rp2.950. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) turun 3,69% ke Rp1.825, dan PT United Tractors Tbk. (UNTR) turun 3,68% ke Rp22.925.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) juga mencatat penurunan sebesar 3,65% ke Rp3.700. Sedangkan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) turun 3,36% ke Rp1.150, PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) turun 3,27% ke Rp4.730, dan PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) turun 3,14% ke Rp770.

Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, memprediksi pergerakan IHSG masih dalam tren melemah. Dia menjelaskan bahwa area resistance ada di 6.240 dan support di 6.060. "Secara teknikal, IHSG berpotensi terus bergerak dalam tren konsolidasi melemah dengan area resistance di 6.240 dan support di 6.060," ujarnya dalam riset harian, Jumat (29/5/2026).

Reza juga mengungkapkan bahwa pasar masih akan mencermati nilai tukar rupiah yang mendekati level 16.800 per dolar AS. Kondisi ini berpotensi mendorong terjadinya arus keluar modal. Di sisi lain, rebalancing MSCI pada penutupan perdagangan hari ini diperkirakan dapat meningkatkan volatilitas pasar dalam jangka pendek.

Berita ini tidak bermaksud mengajak investasi pada saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang mungkin timbul.

Artikel terkait

Rekomendasi