Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampil meyakinkan pada penutupan sesi I perdagangan Jumat (29/5/2026). Indeks tercatat melonjak signifikan sebesar 1,43 persen dan parkir di level 6.217,879.
Kenaikan tajam pada paruh pertama hari ini didorong oleh performa gemilang saham-saham di bawah naungan Grup Barito. Emiten-emiten milik taipan Prajogo Pangestu tersebut mendominasi daftar penguatan dan menjadi motor utama penggerak indeks.
Rincian kenaikan saham Grup Barito yang menjadi pendorong IHSG siang ini:
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN): Melambung hingga 25 persen.
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN): Menguat tajam 24,8 persen.
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Naik signifikan sebesar 23,2 persen.
- PT Petrosea Tbk (PTRO): Melonjak sebesar 20,6 persen.
Kenaikan harga saham-saham tersebut memberikan kontribusi besar terhadap akumulasi poin indeks pada perdagangan hari ini. Selain saham individu, sektor bahan baku dan infrastruktur juga menjadi penopang utama kenaikan sektoral.
Kondisi Pasar Sektoral dan Regional
Data menunjukkan bahwa tujuh indeks sektoral berhasil mengakhiri sesi pertama di zona hijau. Tren positif di pasar modal dalam negeri ini ternyata sejalan dengan kondisi bursa saham di kawasan Asia.
Mayoritas indeks utama di Asia terpantau bergerak menguat bersamaan dengan IHSG. Meskipun demikian, bursa Shanghai masih menunjukkan sedikit koreksi sementara bursa regional lainnya tetap solid di zona positif.
Berikut adalah rangkuman pergerakan IHSG dari pembukaan hingga jeda siang:
| Indikator Pasar | Keterangan |
|---|---|
| Posisi Pembukaan | 6.112,770 |
| Titik Terendah | 6.111,971 |
| Titik Tertinggi | 6.230,500 |
| Posisi Sesi I | 6.217,879 |
Tabel di atas memperlihatkan bagaimana IHSG sempat mengalami tekanan di awal sebelum akhirnya berbalik arah secara konsisten. Indeks sempat menyentuh level tertinggi di angka 6.230 sebelum akhirnya sedikit terkonsolidasi di akhir sesi.
Data Transaksi dan Kapitalisasi Pasar
Aktivitas perdagangan pada hari ini menunjukkan peningkatan minat yang cukup tinggi dari para investor. Volume transaksi tercatat menembus 22 miliar lembar saham hingga tengah hari ini.
Nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 16,06 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1,33 juta kali. Seiring dengan lonjakan ini, kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) kini terkerek naik menjadi Rp 10.855,7 triliun.
Meskipun indeks mengalami kenaikan lebih dari 1 persen, pergerakan harga saham secara individu terlihat cukup berimbang. Tercatat ada 319 saham yang menguat, berbanding tipis dengan 333 saham yang melemah, sementara 161 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.
Kondisi ini mencerminkan bahwa meskipun IHSG naik tinggi, masih terjadi dinamika yang cukup kuat pada masing-masing emiten di lantai bursa. Investor kini menantikan arah pergerakan indeks pada sesi kedua perdagangan sore nanti.