IHSG Hari Ini Terjun ke 6.127, Bursa Saham Melemah Drastis Akhir Pekan 2026

IHSG Hari Ini Terjun ke 6.127, Bursa Saham Melemah Drastis Akhir Pekan 2026
Foto: IHSG Hari Ini Terjun ke 6.127, Bursa Saham Melemah Drastis Akhir Pekan 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan kekuatannya dan terpaksa ditutup melemah pada akhir pekan ini. Pergerakan pasar modal Indonesia hari ini berakhir di zona merah setelah mengalami tekanan sepanjang sesi perdagangan.

Hingga penutupan pasar pada Jumat (29/5/2026) sore, indeks tercatat mengalami koreksi tipis sebesar 2,81 poin atau sekitar 0,05 persen. Angka tersebut membawa IHSG mendarat di posisi 6.127 pada akhir perdagangan.

Kondisi pasar saat ini menunjukkan dinamika yang cukup beragam antara saham yang menguat dan melemah. Berikut adalah rincian data pergerakan saham pada penutupan hari ini:

  • Sebanyak 284 saham berhasil mencatatkan kenaikan harga.
  • Terdapat 430 saham yang mengalami penurunan nilai.
  • Sebanyak 245 saham lainnya cenderung stagnan atau tidak bergerak.

Data di atas memperlihatkan bahwa meskipun IHSG hanya turun tipis, jumlah saham yang melemah masih mendominasi lantai bursa. Adapun total nilai transaksi pada hari ini menembus angka yang sangat besar, mencapai Rp48,3 triliun.

Volume perdagangan yang terjadi di pasar modal melibatkan sekitar 43 miliar lembar saham yang berpindah tangan. Pergerakan negatif ini juga merembet ke sejumlah indeks acuan lainnya di Bursa Efek Indonesia.

Analisis Indeks dan Performa Sektoral

Indeks LQ45 yang diisi saham-saham likuid mengalami penurunan cukup signifikan sebesar 1,49 persen ke posisi 611. Sejalan dengan itu, indeks IDX30 merosot 1,85 persen ke level 347, sementara MNC36 terkoreksi paling dalam hingga 2,54 persen ke angka 269.

Di sisi lain, Jakarta Islamic Index (JII) menjadi satu-satunya yang mampu bertahan dengan penguatan tipis 0,01 persen ke level 381. Kondisi sektoral juga menunjukkan adanya pembagian kekuatan yang kontras di antara berbagai industri.

Beberapa sektor utama terpantau mengalami pelemahan pada sore hari ini:
  • Sektor Konsumer Non-Siklikal.
  • Sektor Keuangan.
  • Sektor Properti.
  • Sektor Teknologi.
  • Sektor Kesehatan.

Pelemahan pada sektor-sektor besar tersebut menjadi penahan laju indeks untuk kembali ke zona hijau. Namun, terdapat beberapa sektor yang masih mampu memberikan perlawanan dan berakhir di zona positif.

Sektor-sektor yang menguat tersebut meliputi energi, konsumer siklikal, infrastruktur, bahan baku, transportasi, serta sektor industri. Pergerakan saham individu juga memberikan warna tersendiri bagi fluktuasi pasar hari ini.

Daftar Saham Top Gainers dan Top Losers

Sejumlah saham berhasil mencatatkan lonjakan harga yang signifikan dan masuk ke dalam jajaran peraih keuntungan tertinggi. Berikut adalah daftar emiten yang mencatatkan performa terbaik pada penutupan hari ini:

Nama Emiten Kode Saham Kenaikan (%) Harga Terakhir
Krida Jaringan Nusantara Tbk KJEN 34,18% Rp213
Barito Renewables Energy Tbk BREN 25,00% Rp3.300
Raharja Energi Cepu Tbk RATU 25,00% Rp5.300

Saham KJEN memimpin penguatan hari ini dengan kenaikan di atas 34 persen, disusul oleh BREN dan RATU yang melesat hingga batas atas. Sebaliknya, beberapa saham justru mengalami tekanan jual yang cukup berat hingga masuk ke daftar terlemah.

Terdapat tiga emiten yang mencatatkan penurunan paling tajam di bursa:
  • PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) merosot 14,78 persen ke harga Rp980.
  • PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) turun 14,76 persen menuju level Rp179.
  • PT MD Entertainment Tbk (FILM) terkoreksi 14,68 persen menjadi Rp2.150.

Pelemahan saham-saham tersebut turut memberikan kontribusi pada lesunya pergerakan indeks di akhir pekan ini. Pelaku pasar diharapkan tetap waspada mengingat IHSG masih dinilai rentan terhadap tekanan lanjutan pada pekan depan.

Artikel terkait

Rekomendasi