IHSG Hari Ini Berpotensi Uji Level 7.326, Cermati Saham Pilihan BRPT hingga KLBF 2026

IHSG Hari Ini Berpotensi Uji Level 7.326, Cermati Saham Pilihan BRPT hingga KLBF 2026
Foto: IHSG Hari Ini Berpotensi Uji Level 7.326, Cermati Saham Pilihan BRPT hingga KLBF 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak menguji zona penguatan pada rentang 6.362 hingga 6.484 dalam sesi perdagangan hari Rabu (3/6/2026). Para pelaku pasar disarankan untuk mencermati sejumlah saham seperti BRPT, IMPC, INCO, dan KLBF yang dipandang memiliki peluang menarik untuk dibeli saat mengalami pelemahan harga.

Pada penutupan perdagangan sebelumnya, tepatnya Selasa (2/6/2026), IHSG berhasil mengakhiri hari di zona hijau dengan apresiasi sebesar 1,11 persen atau naik 68,04 poin. Pergerakan ini membawa indeks komposit ke level 6.195,42 setelah sempat dibuka pada posisi 6.210 di awal sesi.

Sepanjang perdagangan hari Selasa tersebut, indeks sempat melesat hingga menyentuh titik tertingginya di level 6.264,26. Kondisi pasar menunjukkan dominasi sentimen positif meski terdapat variasi pergerakan pada saham-saham yang diperdagangkan secara luas.

Berdasarkan data perdagangan, terdapat 281 saham yang terpantau menguat, sementara 389 saham mengalami penurunan, dan 147 saham lainnya bergerak stagnan. Di tengah dinamika ini, total nilai kapitalisasi pasar tercatat menyentuh angka Rp10.918,65 triliun.

Analisis Pergerakan IHSG dan Kinerja Saham Big Caps

Dari kelompok saham dengan kapitalisasi pasar besar atau big caps, beberapa emiten tetap menunjukkan performa yang sangat impresif. Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) tercatat melesat signifikan sebesar 25 persen hingga menyentuh harga Rp615 per lembar saham.

Selain itu, saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) juga membukukan pertumbuhan yang kuat sebesar 24,85 persen. Lonjakan ini membuat harga saham BREN berada di posisi Rp4.120 per lembar pada akhir penutupan perdagangan kemarin.

Tim riset dari MNC Sekuritas memberikan catatan bahwa kenaikan IHSG pada hari Selasa tersebut dibarengi dengan munculnya volume tekanan jual. Meski volume tersebut tidak tergolong besar, pergerakan indeks saat ini terlihat memiliki kecenderungan untuk bergerak menyamping atau sideways.

Dalam proyeksi teknikalnya, analis memperkirakan bahwa posisi IHSG saat ini masih berada dalam struktur gelombang tertentu. Tepatnya, indeks diperkirakan sedang menjadi bagian dari wave [v] dari wave A dalam struktur wave (2) yang lebih besar.

Pihak MNC Sekuritas melalui riset tertulisnya menyatakan bahwa area penguatan IHSG diperkirakan akan mencoba menembus level 6.362 hingga 6.484. Namun, investor tetap harus waspada terhadap area koreksi terdekat yang diprediksi berada di kisaran 5.899 sampai 6.080.

Secara lebih mendalam, level dukungan atau support IHSG saat ini diidentifikasi berada pada angka 5.996 dan 5.899. Sementara itu, untuk level hambatan atau resisten, indeks diperkirakan akan menghadapi tantangan pada posisi 6.318 dan 6.459.

Rekomendasi Saham Pilihan dari MNC Sekuritas

Berikut adalah daftar rekomendasi saham beserta strategi teknikal yang dapat dipertimbangkan oleh para investor:

  • BRPT (Buy on Weakness): Saham ini mengalami koreksi tipis 0,52 persen ke level Rp1.930 yang disertai dengan munculnya tekanan jual. Saat ini BRPT diperkirakan berada di fase awal wave C dari wave (B), dengan target harga di Rp2.140 hingga Rp2.520.
  • IMPC (Trading Buy): Emiten ini berhasil menguat 3,01 persen ke harga Rp1.880 dengan dukungan kenaikan volume pembelian. Posisi saham saat ini berada pada bagian awal wave C, dengan target keuntungan dipatok pada level Rp2.020 sampai Rp2.240.
  • INCO (Buy on Weakness): Harga saham terkoreksi menuju Rp4.730 akibat adanya tekanan jual di pasar. Investor dapat mulai mengoleksi pada rentang Rp4.150-Rp4.370 dengan harapan kenaikan harga menuju target Rp5.025 hingga Rp5.575.
  • KLBF (Buy on Weakness): KLBF mengalami penurunan 3,25 persen ke level Rp745 dan masih berada dalam tren melemah atau downtrend. Namun, saham ini diprediksi mendekati akhir gelombang penurunannya dengan target pembalikan harga ke Rp785 atau Rp840.

Untuk memudahkan pembaca dalam memahami detail harga beli dan batas risiko dari rekomendasi di atas, berikut adalah rangkuman data teknikalnya.

Kode Saham Rekomendasi Strategi Area Beli (Rp) Target Harga (Rp) Stop Loss (Rp)
BRPT Buy on Weakness 1.750 - 1.845 2.140, 2.520 < 1.600
IMPC Trading Buy 1.790 - 1.855 2.020, 2.240 < 1.745
INCO Buy on Weakness 4.150 - 4.370 5.025, 5.575 < 4.110
KLBF Buy on Weakness 690 - 740 785, 840 < 635

Tabel di atas menyajikan panduan bagi investor untuk menentukan titik masuk dan keluar yang optimal berdasarkan analisis tim riset. Pastikan untuk selalu menyesuaikan setiap keputusan transaksi dengan profil risiko pribadi masing-masing di tengah volatilitas pasar.

Sebagai informasi tambahan bagi pembaca, ulasan mengenai pergerakan pasar modal ini bersifat informatif semata. Berita ini tidak memiliki tujuan untuk memberikan instruksi atau paksaan dalam membeli maupun menjual instrumen saham tertentu.

Segala bentuk keputusan investasi merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing individu sebagai investor. Pihak redaksi tidak bertanggung jawab atas potensi kerugian maupun keuntungan yang didapatkan dari langkah investasi yang diambil pembaca.

Kondisi pasar modal yang dinamis memerlukan kecermatan dalam memantau sentimen global maupun domestik. Selain saham-saham di atas, investor juga terus mengawasi saham blue chip lain seperti BBCA dan ASII sebagai tolok ukur kekuatan pasar secara keseluruhan.

Tetap perbarui informasi Anda mengenai perkembangan ekonomi terbaru melalui kanal berita terpercaya. Memahami katalis pasar, seperti rilis data ekonomi atau tinjauan indeks global, akan sangat membantu dalam merumuskan strategi investasi yang lebih solid.

Artikel terkait

Rekomendasi