Heboh Sapi Prabowo Disebut Pakai APBN, Ini Penjelasan Resmi Purbaya Terbaru 2026

Heboh Sapi Prabowo Disebut Pakai APBN, Ini Penjelasan Resmi Purbaya Terbaru 2026
Foto: Heboh Sapi Prabowo Disebut Pakai APBN, Ini Penjelasan Resmi Purbaya Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan tanggapan mengenai anggaran pengadaan sapi kurban milik Presiden Prabowo Subianto untuk Idul Adha 2026. Purbaya menyatakan bahwa dirinya belum mengetahui secara pasti detail mengenai alokasi dana tersebut.

Pernyataan ini ia sampaikan setelah menunaikan shalat Idul Adha di Masjid Salahuddin, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta. Ia mengaku perlu melakukan pengecekan lebih lanjut terkait anggaran yang digunakan untuk keperluan tersebut.

Purbaya menduga bahwa anggaran untuk hewan kurban kepala negara tersebut dikelola langsung oleh pihak Sekretariat Negara. Ia menyarankan agar informasi lebih rinci ditanyakan langsung kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg).

"Saya rasa mereka menggunakan anggaran sendiri, silakan tanya ke Mensesneg," ujar Purbaya saat ditemui awak media di lokasi tersebut.

Sumber Anggaran dan Distribusi Sapi Kurban

Berbeda dengan pernyataan Purbaya, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro sebelumnya telah memberikan penjelasan resmi terkait hal ini. Juri mengonfirmasi bahwa ribuan sapi kurban tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dana yang digunakan berasal dari pos anggaran Bantuan Presiden serta Bantuan Kemasyarakatan Presiden. Hal ini disampaikan Juri di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (26/5/2026).

Berikut adalah rincian mengenai penyaluran bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto:

  • Jumlah Total: Sebanyak 1.098 ekor sapi telah disiapkan untuk dibagikan.
  • Cakupan Distribusi: Sapi kurban akan disalurkan ke seluruh kota dan kabupaten di Indonesia.
  • Asal Hewan: Seluruh sapi dibeli langsung dari para peternak lokal di berbagai daerah.
  • Estimasi Anggaran: Total dana yang dikeluarkan untuk program ini mencapai sekitar Rp100 miliar.

Penjelasan di atas menunjukkan bahwa pemerintah berupaya memastikan pemerataan bantuan hewan kurban hingga ke tingkat daerah. Juri menambahkan bahwa harga setiap ekor sapi bervariasi karena tergantung pada berat dan lokasi pembeliannya.

Penyesuaian harga dilakukan agar sesuai dengan kondisi pasar di masing-masing wilayah di Indonesia. Program kurban ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi penerima daging kurban, tetapi juga menggerakkan ekonomi peternak lokal.

Ringkasan informasi pengadaan sapi kurban Presiden tahun 2026:

Aspek Pengadaan Keterangan
Jumlah Hewan 1.098 Ekor Sapi
Sumber Dana APBN (Bantuan Kemasyarakatan Presiden)
Total Anggaran Sekitar Rp100 Miliar
Target Distribusi Seluruh Kabupaten/Kota se-Indonesia

Data tersebut merangkum rincian anggaran serta target distribusi sapi kurban yang telah direncanakan oleh pemerintah pusat. Dengan anggaran yang mencapai seratus miliar rupiah, program ini menjadi salah satu bentuk bantuan sosial di hari besar keagamaan.

Artikel terkait

Rekomendasi