Harga Emas Terbaru Diprediksi Tembus Rp 2,9 Juta, Ini Syarat Mengejutkan di 2026

Harga Emas Terbaru Diprediksi Tembus Rp 2,9 Juta, Ini Syarat Mengejutkan di 2026
Foto: Harga Emas Terbaru Diprediksi Tembus Rp 2,9 Juta, Ini Syarat Mengejutkan di 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Harga emas global serta logam mulia diprediksi akan terus mengalami fluktuasi yang cukup tajam dalam satu pekan ke depan. Kondisi ini dipicu oleh memanasnya tensi geopolitik dunia, menguatnya nilai tukar dollar AS, serta ketidakpastian kebijakan suku bunga The Fed.

Bahkan, harga logam mulia di pasar domestik diproyeksikan memiliki peluang untuk menyentuh angka Rp 2,9 juta per gram. Potensi lonjakan ini sangat bergantung pada keberlanjutan tren penguatan harga emas di pasar internasional.

Dinamika Pasar Emas Global

Pada perdagangan Sabtu (23/5/2026) waktu New York, harga emas dunia terpantau mengalami pelemahan. Penurunan ini terjadi setelah para pelaku pasar mengantisipasi adanya kebijakan moneter yang lebih ketat dari bank sentral Amerika Serikat.

Sentimen pasar tersebut muncul menyusul pernyataan Gubernur The Fed, Christopher Waller, mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap risiko inflasi yang dipicu oleh konflik di Iran.

Berdasarkan data Bloomberg, harga emas spot turun sebesar 0,8 persen menjadi 4.508,75 dollar AS per troy ounce. Kondisi serupa juga menimpa perak yang terkoreksi 1,4 persen, serta pelemahan pada komoditas platinum dan paladium.

Proyeksi Pergerakan Harga ke Depan

Analis Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa harga emas masih akan sangat volatil di akhir Mei ini. Ketidakpastian global terkait geopolitik dan harga minyak mentah dunia menjadi faktor penentu utama pergerakan tersebut.

Ibrahim memberikan gambaran mengenai potensi pergerakan harga emas berdasarkan analisis teknikal yang ia lakukan. Berikut adalah beberapa poin penting terkait prediksi penurunan harga emas:

  • Level Support Pertama: Jika harga emas dunia turun ke posisi 4.414 dollar AS per troy ounce, harga logam mulia lokal diperkirakan turun sekitar Rp 20.000 menjadi Rp 2.753.000 per gram.
  • Level Support Kedua: Apabila tekanan jual terus berlanjut hingga ke level 4.333 dollar AS per troy ounce, harga logam mulia domestik berpotensi merosot ke kisaran Rp 2.650.000 per gram.

Penjelasan tersebut merinci kemungkinan penurunan harga jika pasar mengalami koreksi dalam jangka pendek di awal pekan ini.

Peluang Kenaikan Menuju Rekor Baru

Meskipun terdapat risiko penurunan, Ibrahim menilai peluang penguatan harga emas tetap terbuka lebar. Hal ini terutama didorong oleh tingginya permintaan terhadap aset aman atau safe haven saat terjadi ketidakpastian global.

Ibrahim memaparkan skenario penguatan harga emas global beserta dampaknya terhadap harga beli masyarakat di Indonesia:

Level Resisten Dunia (troy ounce) Estimasi Harga Lokal (per gram)
4.606 dollar AS Rp 2.797.000
4.943 dollar AS Rp 2.900.000

Tabel di atas menunjukkan bahwa level resisten kedua di angka 4.943 dollar AS menjadi kunci utama bagi harga logam mulia domestik untuk menembus level psikologis Rp 2,9 juta per gram.

Ibrahim menegaskan bahwa fluktuasi ini harus dicermati dengan seksama oleh para investor emas. Hingga saat ini, pasar terus memantau perkembangan negosiasi internasional serta dampak ekonomi dari konflik di Timur Tengah.

Artikel terkait

Rekomendasi