Kabar gembira datang bagi para pemegang saham dua emiten properti yang terafiliasi dengan konglomerat Sugianto Kusuma atau yang lebih dikenal sebagai Aguan. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK) secara resmi memutuskan untuk membagikan dividen tunai dari perolehan laba bersih tahun buku 2025.
Keputusan strategis ini telah mendapatkan lampu hijau dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar oleh kedua perseroan pada Kamis, 4 Juni 2026. Total dana segar yang akan dikucurkan oleh dua pengembang kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 ini mencapai nilai fantastis, yakni sekitar Rp118,93 miliar.
Rincian Pembagian Dividen PANI dan CBDK
PANI mencatatkan kinerja yang solid sepanjang tahun 2025 dengan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk mencapai Rp1,15 triliun. Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui alokasi dana dividen tunai sebesar Rp5 per saham atau setara dengan total Rp90,59 miliar.
Selain untuk dividen, PANI juga menyisihkan Rp1 miliar dari laba bersih tersebut sebagai dana cadangan wajib perseroan. Adapun sisa laba bersih lainnya akan dibukukan sebagai laba ditahan demi memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi proyek-proyek di masa mendatang.
Sementara itu, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK) juga tidak ketinggalan untuk memanjakan para investornya lewat pembagian keuntungan. Perseroan yang mencatatkan laba komprehensif sebesar Rp1,36 triliun pada tahun 2025 ini menetapkan nilai dividen yang serupa dengan afiliasinya.
CBDK akan menebar dividen tunai sebesar Rp5 per saham, yang jika ditotalkan mencapai nilai Rp28,34 miliar bagi seluruh pemegang saham. Sama seperti PANI, CBDK juga mengalokasikan Rp1 miliar untuk cadangan dan menyimpan sisa laba lainnya dalam bentuk laba ditahan untuk keperluan operasional.
Berikut adalah ringkasan data pembagian dividen dari kedua emiten tersebut:
| Keterangan Data | PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) | PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) |
|---|---|---|
| Total Laba Bersih 2025 | Rp1,15 Triliun | Rp1,36 Triliun |
| Dividen per Saham | Rp5 | Rp5 |
| Total Nilai Dividen | Rp90,59 Miliar | Rp28,34 Miliar |
| Rasio Pembayaran (DPR) | Sekitar 7,9% | Sekitar 2,1% |
| Alokasi Dana Cadangan | Rp1 Miliar | Rp1 Miliar |
Tabel di atas menunjukkan perbandingan kontribusi dividen dari kedua emiten yang secara kolektif memperkuat posisi finansial para investor di kawasan PIK 2. Meskipun rasio pembayarannya berbeda, keduanya menunjukkan komitmen kuat dalam membagikan hasil keuntungan kepada publik.
Hasil Keputusan RUPST Lainnya
Selain agenda pembagian dividen, RUPST kedua perusahaan tersebut juga menghasilkan beberapa keputusan krusial terkait tata kelola perusahaan. Para pemegang saham secara resmi mengesahkan laporan tahunan serta laporan keuangan tahun buku 2025 yang telah diaudit secara independen.
Laporan keuangan tersebut mendapatkan opini wajar dalam semua hal yang material, yang menunjukkan transparansi dan akuntabilitas manajemen dalam mengelola aset. Kepercayaan investor tercermin dari persetujuan yang diberikan terhadap kinerja jajaran direksi dan dewan komisaris selama setahun penuh.
Melalui forum tersebut, pemegang saham memberikan acquit et de charge atau pelunasan serta pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada pihak manajemen. Hal ini berlaku untuk seluruh tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dilakukan sepanjang tahun berjalan 2025.
Untuk melangkah ke periode selanjutnya, pemegang saham juga menyepakati pelimpahan wewenang terkait penetapan remunerasi bagi direksi dan komisaris pada 2026. Dewan Komisaris pun diberikan kuasa penuh untuk menunjuk akuntan publik yang akan bertugas mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026 mendatang.
Terdapat beberapa agenda tambahan khusus yang dilaporkan dalam rapat PANI sebagai berikut:
- Penyampaian laporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Terbatas (PUT).
- Laporan detail penggunaan dana dari skema PMHMETD III yang telah dilaksanakan sebelumnya.
- Laporan pemanfaatan dana yang berasal dari skema Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) III.
- Pemaparan rencana strategis pengembangan lahan di wilayah Pantai Indah Kapuk 2 untuk periode mendatang.
Agenda-agenda tersebut merupakan bagian dari upaya transparansi perusahaan dalam menggunakan modal yang dihimpun dari masyarakat. Fokus utama PANI tetap pada percepatan pembangunan infrastruktur dan properti komersial yang menjadi motor penggerak utama pertumbuhan perusahaan.
Kinerja Gemilang di Kuartal I/2026
Optimisme investor terhadap PANI dan CBDK juga didorong oleh performa keuangan yang impresif pada awal tahun 2026. PANI dilaporkan berhasil mencatatkan lonjakan laba bersih yang sangat signifikan, yakni tumbuh hingga 1.066% menjadi Rp578 miliar pada kuartal pertama tahun ini.
Pencapaian tersebut tidak lepas dari tingginya minat pasar terhadap hunian dan area komersial di kawasan PIK 2 yang dikelola perseroan. PANI bahkan sukses membukukan nilai marketing sales atau pra-penjualan sebesar Rp987 miliar hanya dalam kurun waktu tiga bulan pertama 2026.
Di sisi lain, CBDK juga menunjukkan tren pertumbuhan yang tidak kalah menarik dengan kenaikan laba bersih mencapai 317% pada periode yang sama. Lonjakan laba hingga menjadi Rp542 miliar pada Kuartal I/2026 ini kian menegaskan dominasi grup usaha Aguan di sektor properti nasional.
Keberhasilan kedua emiten ini dalam membagikan dividen di tengah ekspansi besar-besaran menjadi sinyal positif bagi industri properti di tanah air. Dengan dukungan fundamental yang kuat, baik PANI maupun CBDK diprediksi akan terus menjadi pemain utama yang diperhitungkan oleh para pelaku pasar modal.