PT Danareksa (Persero) selaku Holding BUMN menunjukkan kepedulian sosialnya dengan mendistribusikan hewan kurban kepada 3.800 keluarga prasejahtera pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah. Penyaluran ini dilakukan secara kolaboratif bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.
Pusat pendistribusian kurban tahun ini dialokasikan di PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER). Sebanyak 14 ekor sapi dan 12 ekor kambing telah disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dampak Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Direktur Utama Danareksa, Ngurah Wirawan, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan di masyarakat. Selain aspek religi, program ini dirancang agar memberikan dampak ekonomi yang luas (multiplier effect) bagi berbagai lapisan pelaku usaha.
Ngurah menekankan bahwa setiap hewan kurban yang disalurkan turut menggerakkan roda ekonomi lokal. Hal ini mencakup pendapatan bagi peternak, penyedia jasa logistik, hingga pelaku usaha mikro yang terlibat dalam proses distribusi.
Rantai ekonomi yang diuntungkan dari kegiatan ini meliputi:
- Peternak hewan lokal sebagai penyedia kurban.
- Sopir truk dan penyedia jasa ekspedisi untuk pengiriman hewan.
- Pelaku usaha kecil seperti penyedia kemasan pembungkus daging.
- Tenaga pemotong dan pengolah daging di lingkungan setempat.
Aktivitas ini selaras dengan transformasi Danareksa yang kini lebih fokus pada pengelolaan kawasan industri terintegrasi. Perusahaan berkomitmen menciptakan nilai tambah yang nyata bagi warga yang bermukim di sekitar wilayah operasional mereka.
Peningkatan Partisipasi Holding
Volume penyaluran hewan kurban tahun ini mencatatkan tren positif dengan kenaikan sekitar 27 persen dibandingkan tahun lalu. Lonjakan ini membuktikan semakin solidnya partisipasi seluruh anggota holding dalam menjalankan program sosial kemasyarakatan.
Daftar kawasan industri yang tergabung dalam Holding Danareksa meliputi:
- PT Kawasan Industri Medan (KIM)
- PT Kawasan Industri Makassar (KIMA)
- PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP)
- PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN)
- PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW)
- PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB)
Inisiatif sosial ini juga dipandang sebagai upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Fokus utamanya adalah membantu mengentaskan kemiskinan dan menekan angka kelaparan melalui agenda pembangunan nasional yang inklusif.
Melalui kolaborasi lintas anggota holding, Ngurah berharap hubungan antara kawasan industri dan masyarakat semakin harmonis. Pertumbuhan industri diharapkan tidak berdiri sendiri, melainkan harus sejalan dengan peningkatan kesejahteraan warga sekitar.
Gerakan solidaritas ini diharapkan terus tumbuh sebagai bagian dari budaya kerja BUMN. Dengan demikian, kehadiran kawasan industri dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas sebagai motor penggerak ekonomi dan sosial.