Daftar Terbaru 26 Emiten Naik Kelas ke Papan Utama BEI 2026, Ada TPIA hingga BSSR

Daftar Terbaru 26 Emiten Naik Kelas ke Papan Utama BEI 2026, Ada TPIA hingga BSSR
Foto: Daftar Terbaru 26 Emiten Naik Kelas ke Papan Utama BEI 2026, Ada TPIA hingga BSSR. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Bursa Efek Indonesia (BEI) baru saja memberikan promosi kepada 26 emiten dari Papan Pengembangan ke Papan Utama. Langkah ini merupakan hasil dari evaluasi berkala yang dilakukan otoritas bursa pada Mei 2026. Pemindahan ini didasarkan pada sejumlah kriteria seperti performa keuangan, skala aset, likuiditas, dan tata kelola perusahaan yang lebih baik di Papan Utama.

Kebijakan ini akan mulai berlaku efektif pada Jumat, 29 Mei 2026. Di antara para emiten yang berhasil naik ke kelas tertinggi ini terdapat sejumlah nama besar, seperti PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) dan PT Akasha Wira International Tbk. (ADES). Perwakilan dari sektor perbankan dan asuransi, termasuk PT Bank Amar Indonesia Tbk. (AMAR) dan PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk. (AMAG), juga terlibat dalam gelombang peningkatan kali ini.

Menurut ketentuan otoritas bursa, emiten di Papan Utama harus memenuhi standar operasional, keuangan, dan likuiditas yang lebih ketat dibandingkan dengan Papan Pengembangan. Papan Utama mensyaratkan perusahaan yang tercatat memiliki operasi atau pendapatan usaha minimal selama 36 bulan dan mencatatkan laba dalam setahun terakhir, serta aset bersih minimal Rp100 miliar.

Emiten juga diwajibkan memiliki laporan keuangan yang diaudit minimal selama tiga tahun dengan opini Wajar Tanpa Modifikasi (WTM) dalam dua tahun terakhir, dan saham harus dimiliki oleh setidaknya 1.000 pihak dengan penawaran minimal 300 juta unit. Sebaliknya, Papan Pengembangan memberikan kelonggaran dengan masa operasi minimal 12 bulan dan memperbolehkan rugi asalkan ada proyeksi laba.

Standar finansial di Papan Pengembangan lebih rendah, dengan aset bersih minimal Rp5 miliar atau laba Rp1 miliar dengan kapitalisasi Rp100 miliar, atau pendapatan Rp40 miliar dengan kapitalisasi Rp200 miliar. Laporan keuangan yang diaudit cukup minimal 12 bulan dengan opini WTM, serta saham dimiliki minimal oleh 500 pihak dengan penawaran 150 juta unit.

Berikut daftar 26 emiten yang naik kelas ke Papan Utama per 29 Mei 2026:
  • PT Akasha Wira International Tbk (ADES)
  • PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO)
  • PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG)
  • PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR)
  • PT Bank Mestika Dharma Tbk (BBMD)
  • PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR)
  • PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT)
  • PT Central Omega Resources Tbk (DKFT)
  • PT Diamond Food Indonesia Tbk (DMND)
  • PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT)
  • PT FKS Multi Agro Tbk (FISH)
  • PT Galva Technologies Tbk (GLVA)
  • PT Gozco Plantations Tbk (GZCO)
  • PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO)
  • PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD)
  • PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT)
  • PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK)
  • PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (MASB)
  • PT Merck Tbk (MERK)
  • PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU)
  • PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM)
  • PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT)
  • PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY)
  • PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN)
  • PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO)
  • PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)

Berita ini semata-mata bertujuan memberikan informasi dan bukan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada pada pembaca, dan Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang mungkin timbul.

Artikel terkait

Rekomendasi