PT Pertamina (Persero) secara resmi merilis daftar harga bahan bakar minyak (BBM) terbaru yang mulai diimplementasikan pada 1 Juni 2026. Penyesuaian ini menyasar sejumlah produk BBM nonsubsidi di seluruh jaringan SPBU Pertamina yang tersebar di wilayah Indonesia.
Dalam kebijakan terbaru ini, terdapat variasi perubahan harga di mana beberapa produk mengalami kenaikan, sementara produk lainnya justru turun. Meski demikian, masyarakat tidak perlu khawatir karena pemerintah tetap mempertahankan harga untuk jenis BBM subsidi.
Dinamika Harga BBM Nonsubsidi Juni 2026
Perubahan yang paling mencolok terjadi pada Pertamax Turbo yang mengalami kenaikan harga cukup signifikan di berbagai wilayah. Sebagai contoh, di area DKI Jakarta, harga Pertamax Turbo kini berada di angka Rp 20.750 per liter dari yang sebelumnya Rp 19.900.
Kondisi berbeda terlihat pada produk bahan bakar diesel nonsubsidi yakni Dexlite dan Pertamina Dex. Kedua jenis BBM ini justru mengalami penurunan harga yang cukup lumayan jika dibandingkan dengan periode bulan sebelumnya.
Rincian stabilitas harga untuk jenis BBM bersubsidi tetap terjaga sebagai berikut:
- Pertalite tetap dipasarkan dengan harga Rp 10.000 per liter di seluruh wilayah.
- Biosolar tidak mengalami perubahan dan dipatok pada harga Rp 6.800 per liter.
Harga untuk kedua jenis bahan bakar tersebut dipastikan tetap stabil demi menjaga daya beli masyarakat di tengah penyesuaian harga pasar. Keputusan ini diambil agar sektor transportasi dan logistik tidak terbebani secara berlebihan.
Daftar Harga di Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara
Bagi konsumen yang berdomisili di Pulau Jawa hingga kawasan Nusa Tenggara, terdapat skema harga seragam untuk beberapa produk tertentu. Penyesuaian harga ini mencakup beragam pilihan oktan mulai dari RON 92 hingga produk diesel berkualitas tinggi.
Berikut adalah detail tarif BBM terbaru per 1 Juni 2026 untuk area Jawa dan Bali:
| Jenis Bahan Bakar | Harga Terbaru (Per Liter) | Keterangan Perubahan |
|---|---|---|
| Pertamax (RON 92) | Rp 12.300 | Tetap |
| Pertamax Green 95 | Rp 12.900 | Tetap |
| Pertamax Turbo (RON 98) | Rp 20.750 | Naik (Sebelumnya Rp 19.900) |
| Dexlite (CN 51) | Rp 23.000 | Turun (Sebelumnya Rp 26.000) |
| Pertamina Dex (CN 53) | Rp 24.800 | Turun (Sebelumnya Rp 27.900) |
Data di atas menunjukkan bahwa selisih harga antar produk cukup bervariasi tergantung pada keunggulan spesifikasi masing-masing bahan bakar. Penurunan harga pada lini Dex Series menjadi kabar baik bagi pemilik kendaraan bermesin diesel modern.
Penting untuk dipahami bahwa banderol harga BBM di Indonesia tidak bersifat tunggal atau seragam di setiap titik wilayah. Perbedaan ini umumnya dipicu oleh faktor distribusi serta besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masing provinsi.
Rincian Harga BBM Pertamina di Seluruh Indonesia
Selain wilayah Jawa, Pertamina Patra Niaga juga telah menetapkan tarif resmi untuk wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Penetapan ini menyesuaikan dengan kondisi geografis dan regulasi perpajakan daerah setempat.
Daftar lengkap harga BBM untuk wilayah Sumatera dan sekitarnya adalah sebagai berikut:
- Wilayah Aceh, Sumut, Jambi, Bengkulu, Sumsel, Babel, dan Lampung: Pertamax Rp 12.600, Pertamax Turbo Rp 21.200, Dexlite Rp 23.500, serta Pertamina Dex Rp 25.350.
- Wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau: Pertamax Rp 12.900, Pertamax Turbo Rp 21.650, Dexlite Rp 24.000, dan Pertamina Dex Rp 25.900.
- Kawasan Perdagangan Bebas (FTZ) Sabang: Pertamax tersedia di harga Rp 11.550 dan Dexlite seharga Rp 21.550.
- Kawasan Perdagangan Bebas (FTZ) Batam: Pertamax Rp 11.750, Pertamax Turbo Rp 19.700, Dexlite Rp 21.850, dan Pertamina Dex Rp 23.550.
Terdapat keistimewaan harga di wilayah FTZ (Free Trade Zone) karena adanya kebijakan khusus perpajakan yang berbeda dari wilayah reguler lainnya. Hal ini membuat harga bahan bakar di kawasan tersebut cenderung lebih kompetitif dibandingkan daerah sekitarnya.
Selanjutnya, berikut rincian harga untuk wilayah Indonesia bagian Tengah dan Timur:
- DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur: Pertamax Rp 12.300, Pertamax Turbo Rp 20.750, Pertamax Green 95 Rp 12.900, Dexlite Rp 23.000, dan Pertamina Dex Rp 24.800.
- Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur: Pertamax Rp 12.300, Pertamax Turbo Rp 20.750, Dexlite Rp 23.000, dan Pertamina Dex Rp 24.800.
Informasi yang bersumber dari Pertamina Patra Niaga ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam merencanakan pengeluaran operasional kendaraan. Dengan adanya daftar harga yang transparan, konsumen dapat memilih jenis bahan bakar yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka.
Pihak Pertamina mengimbau agar konsumen selalu memantau perkembangan harga secara berkala melalui saluran resmi perusahaan. Penyesuaian harga ini merupakan bagian dari evaluasi rutin mengikuti tren harga minyak dunia dan nilai tukar mata uang.