PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam menyokong ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga periode April 2026, bank pelat merah ini tercatat telah mengucurkan dana sebesar Rp65,95 triliun.
Langkah strategis ini berhasil menjangkau sekitar 1,3 juta debitur di berbagai wilayah Indonesia. Program pembiayaan tersebut difokuskan untuk membantu para pelaku usaha mikro agar lebih berdaya secara finansial.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan bahwa KUR menjadi instrumen utama perusahaan dalam mendukung sektor produktif. Pernyataan resmi ini disampaikan pada Kamis (28/5/2026) sebagai bentuk transparansi kinerja perusahaan.
Penyaluran dana tersebut mayoritas dialokasikan ke sektor-sektor yang memiliki dampak langsung terhadap produksi pangan dan barang. Sektor produksi mendapatkan porsi sebesar 66,47% dari total keseluruhan dana yang dikucurkan.
Fokus Penyaluran dan Target Sektor
Sektor pertanian tercatat sebagai penerima manfaat terbesar dalam penyaluran subsidi modal ini. BRI mengalokasikan dana senilai Rp27,95 triliun atau setara dengan 42,38% dari total target KUR yang ada.
Berikut adalah rincian profil penerima manfaat KUR BRI selama empat bulan pertama tahun 2026:
Daftar kelompok masyarakat yang mendapatkan akses permodalan KUR:
- Petani di berbagai daerah dengan jumlah mencapai 558.000 orang.
- Nelayan yang tersebar di wilayah pesisir sebanyak 23.000 orang.
- Pelaku industri pengolahan yang mendukung penciptaan nilai tambah produk.
- Pelaku usaha mikro lainnya yang berkontribusi pada ekonomi lokal.
Kehadiran modal kerja ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. Selain itu, akses keuangan yang mudah juga mendorong kemandirian ekonomi bagi masyarakat kecil di pedesaan maupun perkotaan.
Dampak Terhadap Ekonomi Nasional
Penyaluran kredit ini tidak sekadar memberikan bantuan berupa uang tunai kepada masyarakat. Akhmad menjelaskan bahwa fokus utama BRI adalah meningkatkan produktivitas serta kapasitas usaha para debitur.
Melalui permodalan yang tepat, diharapkan muncul lapangan kerja baru di berbagai daerah Indonesia. Hal ini secara otomatis akan mempercepat perputaran roda ekonomi di tingkat akar rumput.
Berikut adalah ringkasan data penyaluran KUR BRI hingga April 2026:
| Kategori Data | Keterangan Capaian |
|---|---|
| Total Dana Disalurkan | Rp65,95 Triliun |
| Jumlah Total Debitur | 1,3 Juta Orang |
| Alokasi Sektor Pertanian | Rp27,95 Triliun |
| Porsi Sektor Produksi | 66,47% dari Total |
Data di atas menunjukkan dominasi sektor pangan dalam penyerapan modal usaha tahun ini. Dengan dukungan dana tersebut, para petani dan nelayan diharapkan mampu meningkatkan skala usaha mereka secara signifikan.