Bos BP Dicopot Usai Temui Investor Aktivis Secara Diam-diam, Publik Terkejut

Bos BP Dicopot Usai Temui Investor Aktivis Secara Diam-diam, Publik Terkejut
Foto: Bos BP Dicopot Usai Temui Investor Aktivis Secara Diam-diam, Publik Terkejut. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

LONDON, KOMPAS.com - Albert Manifold, yang baru-baru ini dicopot sebagai Ketua BP, dilaporkan sempat bertemu dengan pemegang saham aktivis Elliott Management tanpa melibatkan anggota dewan direksi lainnya. Informasi ini diungkap oleh dua sumber yang mengetahui situasi tersebut kepada Reuters. Pertemuan itu terjadi ketika Manifold masih menjabat dalam posisinya di BP.

Pekan ini, BP secara resmi memutuskan untuk menggantikan Manifold setelah kurang dari delapan bulan menjabat sebagai ketua. Langkah ini berdampak pada penurunan harga saham perusahaan migas tersebut. Dalam pernyataannya, BP menyatakan pencopotan Manifold terkait masalah tata kelola serta perilaku kepemimpinan.

Menurut laporan Reuters pada Jumat (28/5/2026), sumber menyebut bahwa pertemuan Manifold dengan Elliott tidak melanggar aturan dan bukan alasan utama pemecatannya. Namun demikian, tindakan tersebut dinilai menunjukkan sikap yang tidak transparan terhadap dewan lainnya. Sumber lain menambahkan bahwa pertemuan tersebut tidak sepenuhnya dirahasiakan dari perusahaan. Tim hubungan investor BP diketahui mendapat laporan dari Manifold mengenai ada-tidaknya pertemuan tersebut.

"Semua interaksi dengan pemegang saham seharusnya dilaporkan kepada dewan sebagai bagian dari pembaruan rutin hubungan investor," kata salah satu sumber. Elliott Management, hedge fund asal Amerika Serikat, sebelumnya mengumumkan penguasaan lebih dari 5 persen saham BP. Mereka juga mendorong BP untuk menekan biaya, mengurangi perhatian pada proyek energi terbarukan, dan fokus pada investasi minyak dan gas.

Reuters juga mengabarkan adanya kekhawatiran dewan direksi terkait perilaku intimidatif Manifold yang dilaporkan oleh berbagai sumber. Selama menjabat di BP, Manifold disebut sering bersikap agresif terhadap staf eksekutif dan karyawan, sehingga posisinya dianggap tidak bisa dipertahankan.

Sebagai hasil dari situasi ini, BP menunjuk Ian Tyler sebagai ketua sementara menggantikan Manifold. Menanggapi pencopotan tersebut, Manifold membantah tuduhan yang diarahkan kepadanya. Ia merasa pemecatannya berlangsung tanpa peringatan dan siap menantang narasi yang dianggapnya tidak benar.

"Apakah mungkin dalam upaya saya mendorong perubahan terkait biaya, kinerja, neraca keuangan, dan komunikasi dengan pemegang saham, saya terlalu keras dan menantang orang secara langsung? Ya, mungkin saja," ungkap Manifold. "Namun, saya tidak menerima jika kebohongan disebarkan tentang saya, atau ada pihak yang bersembunyi di balik anonimitas untuk mengomentari masa kerja saya di BP," tambahnya.

Pencopotan Manifold terjadi kurang dari delapan bulan setelah ia mulai menjabat pada Oktober 2025. Kepergiannya sekaligus menandai perubahan mendadak ketiga dalam jajaran petinggi BP dalam tiga tahun terakhir, mengikuti jejak eks CEO Bernard Looney dan Murray Auchincloss.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang.

Artikel terkait

Rekomendasi