Waspada, Makan Jeroan Berlebih Bisa Picu Gagal Ginjal dan Nyeri Sendi Parah 2026

Waspada, Makan Jeroan Berlebih Bisa Picu Gagal Ginjal dan Nyeri Sendi Parah 2026
Foto: Waspada, Makan Jeroan Berlebih Bisa Picu Gagal Ginjal dan Nyeri Sendi Parah 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Perayaan Idul Adha identik dengan berlimpahnya stok daging dan jeroan di meja makan. Hidangan seperti gulai kikil, sate hati, hingga paru goreng sering kali menjadi santapan favorit keluarga saat hari raya kurban tiba.

Namun, di balik cita rasanya yang lezat, konsumsi jeroan dalam jumlah banyak menyimpan risiko bagi kesehatan. Kebiasaan ini dapat memberikan beban kerja berlebih pada organ tubuh, khususnya hati dan ginjal.

Secara medis, jeroan memang memiliki sisi positif karena kaya akan zat besi, vitamin B12, dan protein. Meski begitu, bagian organ dalam hewan ini juga menyimpan kadar kolesterol, lemak, dan purin yang sangat tinggi.

Dampak Buruk Konsumsi Jeroan Berlebih

Pakar kesehatan dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH, memperingatkan bahaya mengonsumsi jeroan tanpa kontrol. Ia menjelaskan bahwa kebiasaan ini akan memicu lonjakan kadar asam urat secara signifikan.

Kenaikan asam urat yang tidak terkendali akan berdampak buruk pada persendian dan kesehatan organ vital lainnya. Jika terus dibiarkan, kondisi ini dapat memicu berbagai komplikasi kesehatan yang serius.

Berikut adalah beberapa gangguan kesehatan yang muncul akibat penumpukan asam urat:

  • Artritis Gout: Peradangan sendi mendadak yang menimbulkan rasa nyeri hebat dan pembengkakan.
  • Batu Saluran Ginjal: Terbentuknya kristal keras di ginjal akibat urine yang terlalu asam dan tinggi kadar asam urat.
  • Gangguan Artritis Lainnya: Berbagai masalah peradangan sendi yang dapat menghambat mobilitas sehari-hari.

Kondisi batu asam urat sering kali ditandai dengan munculnya rasa nyeri luar biasa pada area pinggang. Selain itu, penderita mungkin akan mengalami mual hingga gangguan saat buang air kecil.

Risiko Kesehatan Jeroan dan Daging

Agar lebih waspada saat menikmati hidangan Idul Adha, penting untuk memahami perbandingan zat di dalam jeroan. Berikut adalah ringkasan kandungan yang perlu diperhatikan.

Informasi kandungan dan risiko kesehatan pada jeroan:

Kandungan Utama Risiko Bagi Tubuh
Purin Tinggi Menyebabkan asam urat dan nyeri sendi (gout).
Kolesterol & Lemak Meningkatkan risiko gangguan jantung dan pembuluh darah.
Kadar Asam Tinggi Memicu pembentukan batu ginjal dan gangguan fungsi ginjal.

Ringkasan di atas menunjukkan bahwa meskipun jeroan bernutrisi, batasan konsumsi sangat diperlukan untuk mencegah penyakit kronis. Penumpukan zat-zat tersebut dalam jangka panjang akan memperberat kerja sistem ekskresi manusia.

Menikmati daging kurban sebenarnya tetap bisa dilakukan dengan aman dan bebas rasa khawatir. Kuncinya terletak pada cara pengolahan yang tepat dan kesadaran untuk tidak makan secara berlebihan.

Dengan menjaga porsi makan, risiko kolesterol dan asam urat tinggi dapat dikelola dengan lebih baik. Pastikan juga untuk mengimbangi asupan serat agar kesehatan tubuh tetap terjaga selama masa hari raya.

Artikel terkait

Rekomendasi