Waskita Beton (WSBP) Resmi Rombak Direksi 2026, Lasino Jadi Direktur Operasi Terbaru

Waskita Beton (WSBP) Resmi Rombak Direksi 2026, Lasino Jadi Direktur Operasi Terbaru
Foto: Waskita Beton (WSBP) Resmi Rombak Direksi 2026, Lasino Jadi Direktur Operasi Terbaru. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) baru saja melakukan perubahan signifikan dalam jajaran manajemennya melalui penunjukan direktur baru. Keputusan ini diresmikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang berlangsung di Gedung Waskita Karya, Jakarta Timur.

Emiten manufaktur beton precast yang merupakan anak usaha BUMN ini secara resmi mengangkat Lasino sebagai Direktur Operasi yang baru. Langkah penyegaran kepemimpinan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kinerja operasional perusahaan di masa depan.

Rapat besar tersebut dilaksanakan pada hari Jumat, 22 Mei 2026, dan dihadiri oleh mayoritas pemegang kepentingan perusahaan. Tercatat sebanyak 35,73 miliar saham atau sekitar 65,04% dari total seluruh pemilik hak suara yang sah turut serta dalam pengambilan keputusan tersebut.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang dirilis melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), agenda perombakan pengurus ini mendapatkan dukungan yang sangat kuat. Mayoritas mutlak pemegang saham, yakni sebesar 99,27%, menyetujui pergantian pada posisi Direktur Operasi tersebut.

“Menyetujui pengangkatan Lasino sebagai Direktur Operasi PT Waskita Beton Precast Tbk,” demikian bunyi keterangan resmi yang disampaikan oleh manajemen WSBP pada Kamis, 28 Mei 2026. Penetapan ini menjadi poin penting dalam mata acara kelima rapat tahunan tersebut.

Pihak manajemen juga menegaskan bahwa proses transisi ini dilakukan sesuai dengan standar tata kelola perusahaan yang berlaku. Hasil pengangkatan Lasino akan segera dilaporkan kepada Badan Pengaturan (BP) BUMN untuk pembaruan data internal dalam waktu dekat.

Sesuai prosedur, laporan tersebut harus disampaikan maksimal lima hari kerja setelah pelaksanaan rapat melalui pembaruan di Portal HC. Hal ini merupakan bagian dari transparansi administrasi yang wajib dipenuhi oleh perusahaan di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara.

Struktur Baru Dewan Komisaris dan Direksi WSBP

Dengan adanya perubahan pada posisi Direktur Operasi, susunan pimpinan di tubuh Waskita Beton Precast kini telah diperbarui. Berikut adalah daftar lengkap pejabat yang kini menduduki kursi dewan komisaris dan jajaran direksi perseroan:

Susunan Dewan Komisaris WSBP terbaru :

  • Indra Utama menjabat sebagai Komisaris Utama.
  • Ahmad Subagya menduduki posisi sebagai Komisaris Independen.
  • Heri Sebayang berperan sebagai Komisaris Independen.

Daftar Anggota Direksi WSBP terbaru :

  • Anak Agung Gede Sumadi tetap sebagai Direktur Utama.
  • Koento Wahyudiat mengisi posisi Direktur Keuangan, HCM, dan Manajemen Risiko.
  • Lasino secara resmi menjabat sebagai Direktur Operasi.

Formasi kepemimpinan yang baru ini diharapkan mampu menavigasi perusahaan dalam menghadapi tantangan industri konstruksi yang dinamis. Selain itu, komposisi ini mencerminkan komitmen perseroan dalam menjaga keseimbangan antara operasional dan manajemen risiko.

Pengesahan Laporan Keuangan dan Kinerja Tahunan

Selain merombak jajaran direksi, RUPST tersebut juga menjadi ajang pelaporan kinerja keuangan perusahaan selama satu tahun penuh. Para pemegang saham memberikan restu secara bulat untuk laporan tahun buku yang berakhir pada akhir Desember 2025.

Angka persetujuan untuk Laporan Tahunan serta Laporan Keuangan Audited ini mencapai 99,14%, sebuah dukungan yang sangat solid dari para investor. Dengan disahkannya laporan ini, operasional WSBP sepanjang tahun lalu dianggap telah sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku.

Sejalan dengan pengesahan tersebut, rapat memberikan status pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya atau volledig acquit et de charge. Hal ini ditujukan kepada seluruh jajaran direksi dan komisaris atas tindakan pengurusan serta pengawasan yang dilakukan selama 2025.

Pemberian status ini menandakan bahwa para pemegang saham menerima seluruh laporan kerja dan tidak memberikan tuntutan atas tindakan manajemen pada periode tersebut. Langkah ini memberikan kepastian hukum bagi pengurus lama maupun yang tetap bertahan dalam struktur organisasi.

Namun demikian, tidak semua agenda dalam rapat tersebut dapat diputuskan oleh para pemegang saham yang hadir. Terdapat satu poin penting yang terpaksa ditunda pembahasannya karena kendala administratif mengenai jumlah kehadiran peserta rapat.

Agenda yang dibatalkan adalah mengenai Perubahan Anggaran Dasar Perseroan, khususnya terkait rencana ekspansi ke bidang usaha baru. Keputusan ini tidak dapat diambil karena jumlah kehadiran pemegang saham untuk mata acara tersebut belum mencapai kuorum yang ditetapkan.

Meskipun ada satu agenda yang tertunda, WSBP tetap menunjukkan optimisme yang kuat dalam menjalankan rencana bisnisnya di tahun berjalan. Perusahaan ini bahkan telah mematok target yang cukup ambisius untuk mendulang kontrak-kontrak baru di pasar konstruksi tanah air.

Sebagai informasi tambahan, WSBP memiliki target untuk meraih kontrak baru senilai Rp2,6 triliun pada tahun 2026. Target ini mencerminkan ambisi anak usaha Waskita Karya tersebut untuk terus tumbuh di tengah ketatnya persaingan industri beton precast di Indonesia.

Kehadiran Lasino sebagai Direktur Operasi yang baru diharapkan menjadi motor penggerak utama dalam mencapai target kontrak besar tersebut. Dengan pengalaman dan kepemimpinan barunya, sinergi internal perusahaan diprediksi akan semakin kuat untuk menyelesaikan proyek-proyek strategis nasional.

Ringkasan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) WSBP :

Agenda Utama Hasil Keputusan Persentase Suara
Pengangkatan Direktur Operasi Baru Menyetujui Lasino sebagai pejabat baru 99,27% Setuju
Laporan Keuangan Audited 2025 Disahkan sepenuhnya 99,14% Setuju
Perubahan Anggaran Dasar Dibatalkan/Ditunda Tidak Kuorum
Status Pengurus 2025 Pemberian pembebasan tanggung jawab (Acquit) Mayoritas Mutlak

Tabel di atas merangkum poin-poin krusial yang diputuskan dalam rapat tahunan untuk memastikan transparansi kepada publik. Hasil ini menunjukkan bahwa secara umum, pemegang saham masih memberikan kepercayaan tinggi terhadap arah kebijakan manajemen WSBP.

Penyegaran di kursi direksi ini terjadi tak lama setelah adanya perubahan di level komisaris utama sebelumnya. Dinamika kepemimpinan ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan perusahaan untuk memperkuat fondasi bisnis dan meningkatkan nilai bagi para pemangku kepentingan.

Waskita Beton Precast terus berkomitmen untuk menjaga standar kualitas produknya di pasar domestik maupun internasional. Dengan susunan pengurus yang lebih segar, perseroan siap menyambut berbagai peluang infrastruktur yang sedang berkembang pesat di berbagai wilayah Indonesia.

Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan informasi publik dan tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk melakukan transaksi saham. Segala keputusan mengenai investasi tetap menjadi tanggung jawab penuh dari masing-masing individu pembaca.

Artikel terkait

Rekomendasi