Wardah secara resmi memperkenalkan pebalap wanita asal Uni Emirat Arab (UEA), Amna Al Qubaisi, sebagai wajah global terbaru mereka. Kolaborasi ini mengusung kampanye kosmetik tahan lama yang terinspirasi dari dinamika dunia balap motor yang penuh tantangan.
Pemilihan Amna didasari oleh sosoknya yang merepresentasikan keberanian perempuan muda dalam menembus industri yang selama ini didominasi pria. Wardah melihat Amna sebagai figur inspiratif yang mampu mendobrak batasan di lintasan balap internasional.
Mendorong Keberanian Perempuan Lewat Kolaborasi Global
Vivi Novia Lusinta Sari, Halal Beauty Dekoratif Marketing Head of Paragon Corp, menyampaikan visi di balik kerja sama ini dalam jumpa pers di Jakarta. Ia berharap figur Amna dapat memotivasi kaum perempuan agar tidak gentar dalam mencoba hal-hal baru yang menantang.
Menurut Vivi, hambatan atau tantangan yang ada di depan mata seharusnya tidak menjadi alasan bagi perempuan untuk menyerah. Semangat inilah yang ingin ditularkan Wardah melalui kampanye terbaru mereka bersama sang pebalap profesional.
Bagi Amna Al Qubaisi sendiri, kemitraan dengan jenama kosmetik asal Indonesia ini memiliki makna yang sangat personal dan mendalam. Ia merasa kolaborasi tersebut bukan sekadar urusan estetika atau kecantikan semata.
Ia memandang kerja sama ini sebagai bentuk nyata dukungan terhadap perempuan Muslim agar bisa terus berkembang dan bersinar di kancah global. Amna sangat mengapresiasi peran Wardah dalam menciptakan sejarah baru bagi keterwakilan perempuan di industri olahraga.
Beberapa poin utama mengenai latar belakang dan pencapaian Amna Al Qubaisi:
- Memulai perjalanan karier di dunia balap sejak usia 14 tahun.
- Mengikuti jejak sang ayah yang juga merupakan seorang pebalap profesional.
- Menjadi satu-satunya pebalap perempuan yang berkompetisi di ajang Porsche Carrera Cup Asia.
- Berhasil menempati posisi sembilan dalam balapan kompetitif di Fuji Speedway, Jepang.
- Aktif mempromosikan gaya hidup sehat dengan rutinitas olahraga dua jam setiap hari.
Daftar pencapaian di atas menunjukkan dedikasi Amna yang luar biasa dalam menjalani profesi yang penuh tekanan fisik dan mental. Ia membuktikan bahwa perempuan mampu bersaing secara adil di lingkungan yang kompetitif.
Dedikasi Amna di Lintasan Balap Dunia
Terbiasa berada di lingkungan yang mayoritas diisi laki-laki, Amna mengaku kondisi tersebut bukan lagi hambatan besar baginya. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya saat berada di balik kemudi adalah meraih kemenangan, tanpa memedulikan perbedaan gender.
Saat mengenakan helm balap, Amna melupakan fakta bahwa dirinya adalah satu-satunya perempuan di lintasan tersebut. Ambisinya tetap sama dengan pebalap lainnya, yakni melewati garis finis di posisi terdepan dan mencetak prestasi terbaik.
Amna membawa misi mulia untuk membuka jalan bagi lebih banyak perempuan Muslim agar berani memasuki sektor-sektor maskulin. Ia memiliki impian melihat lebih banyak representasi perempuan di dunia balap maupun bidang profesional lainnya di masa depan.
Informasi produk terbaru yang diluncurkan dalam kampanye ini:
| Nama Produk | Keunggulan Utama | Durasi Ketahanan |
|---|---|---|
| Wardah Staylast Lip Matte | Formula tahan lama untuk aktivitas ekstrem | Hingga 20 Jam |
| Wardah Glasting | Memberikan hasil akhir berkilau dan tetap awet | Hingga 20 Jam |
Produk-produk di atas dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan perempuan dengan mobilitas tinggi yang aktif di luar ruangan. Formulasinya dipastikan tetap terjaga meski pengguna melakukan aktivitas fisik yang berat atau olahraga ekstrem.
Menjangkau Pasar Global dan Komunitas Aktif
Langkah Wardah menggandeng Amna juga menjadi bagian dari strategi strategis untuk memperluas jangkauan pasar ke komunitas perempuan aktif. Tren ketertarikan perempuan terhadap dunia motorsport seperti Formula 1 kini sedang meningkat pesat secara global.
Vivi menjelaskan bahwa Wardah ingin menjadi bagian dari tren dunia tersebut melalui sosok yang dianggap memenuhi kriteria brave beauties. Karakter Amna yang pantang menyerah dinilai sangat selaras dengan visi dan nilai yang dipegang oleh brand.
Proses kolaborasi ini ternyata bermula dari komunikasi yang cukup sederhana melalui surat elektronik antara tim Wardah dan pihak Amna. Kedua belah pihak segera menemukan kesamaan visi terkait pemberdayaan perempuan Muslim di tingkat internasional.
Melalui proyek internasional ini, Wardah berharap dapat memperkuat citranya sebagai merek kecantikan halal kelas dunia. Selain ekspansi di Asia Tenggara, langkah ini diharapkan menjadi pintu masuk ke pasar negara-negara lain di masa mendatang.
Amna pun menambahkan bahwa dunia kecantikan sebenarnya memiliki keterkaitan erat dengan rasa percaya diri seorang atlet saat bertanding. Ia mengaku selalu memperhatikan penampilan rambut dan riasannya, bahkan sesaat setelah menyelesaikan balapan yang melelahkan.
Bagi Amna, kecantikan adalah bentuk ekspresi diri yang memberikan kekuatan tambahan saat menghadapi tekanan tinggi di arena lomba. Kehadiran perempuan di industri maskulin saat ini dipandang sebagai sumber inspirasi yang sangat kuat bagi generasi muda.
Visi ini sejalan dengan keinginan Wardah untuk menghadirkan produk yang mendukung penuh seluruh aktivitas perempuan modern. Dengan dukungan kosmetik yang tepat, perempuan diharapkan tetap percaya diri dalam menunjukkan identitas dan kemampuan mereka di panggung global.