Victoria's Secret kini tengah memulai pencarian bakat baru untuk mengisi posisi sebagai "Angel" dalam ajang Victoria’s Secret Fashion Show 2026. Peragaan busana yang sangat dinantikan ini dijadwalkan bakal digelar pada musim gugur tahun depan.
Kesempatan ini disambut antusias oleh ratusan model muda yang berbondong-bondong mengikuti audisi terbuka. Mereka berharap bisa menjadi bagian dari panggung ikonis yang telah melambungkan banyak nama besar di industri mode.
Salah satu peserta yang sangat bersemangat adalah Sarah Grossi, model berusia 22 tahun asal Massachusetts. Demi mewujudkan impian menjadi seorang Angel, ia bahkan mengambil keputusan besar untuk pindah dan menetap di New York.
Melansir laporan dari New York Post, Grossi yang merupakan lulusan New York University (NYU) tahun 2026, mengaku telah memimpikan posisi ini sejak lama. Baginya, tampil di panggung Victoria’s Secret bukan sekadar karier, melainkan ambisi hidup.
Grossi menceritakan bahwa saat lulus SMA, ia menuliskan keinginan menjadi model Victoria’s Secret di buku tahunannya. Ketertarikan mendalam ini bahkan ia tuangkan ke dalam esai lamaran kuliahnya saat mendaftar ke NYU beberapa tahun lalu.
Ambisi tersebut terus ia bawa hingga ke bangku perkuliahan, di mana ia terus mengasah kemampuannya di dunia modeling. Selama tinggal di New York, ia fokus membangun portofolio agar bisa lebih dekat dengan panggung impiannya.
Menariknya, kecintaan Grossi terhadap brand ini juga memengaruhi sisi akademisnya di universitas. Ia pernah menulis tugas akhir setebal 12 halaman yang membedah fenomena Victoria's Secret dari sudut pandang sosiologi.
Dalam tulisannya, ia membahas bagaimana ajang fashion tersebut menjadi fenomena budaya yang sangat berpengaruh. Ia juga menjelaskan peran besar acara itu dalam membentuk identitas dan cita-cita hidupnya selama ini.
Format Casting yang Lebih Terbuka dan Inklusif
Pada proses seleksi kali ini, Victoria’s Secret menerapkan kebijakan yang cukup berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Mereka kini lebih terbuka dan tidak mencantumkan kriteria fisik yang terlalu kaku bagi para calon pelamar.
Pihak penyelenggara diketahui tidak menetapkan persyaratan khusus terkait standar berat badan maupun tinggi badan tertentu. Kebijakan ini menjadi sinyal kuat bahwa brand tersebut ingin merangkul standar kecantikan yang lebih beragam.
Berikut adalah beberapa poin utama mengenai proses casting Victoria's Secret Fashion Show 2026:- Pendaftaran audisi ini terbuka secara umum bagi perempuan dalam rentang usia 18 hingga 28 tahun.
- Tidak ada batasan tinggi badan minimum atau berat badan maksimal yang diwajibkan bagi para peserta.
- Model yang berhasil terpilih akan mendapatkan kontrak eksklusif dengan agensi ternama dunia, IMG Models.
- Pemenang casting akan bersanding dengan deretan model papan atas di panggung runway musim gugur 2026.
Langkah ini memberikan harapan baru bagi banyak model yang sebelumnya merasa terhalang oleh standar industri yang ketat. Penjelasan mengenai persyaratan yang lebih fleksibel ini juga menarik perhatian publik secara luas di media sosial.
Model yang berhasil lolos dipastikan akan mendapatkan lompatan karier yang sangat signifikan melalui kontrak IMG Models. Agensi ini dikenal sebagai rumah bagi model legendaris seperti Tyra Banks, Naomi Campbell, hingga Gigi dan Bella Hadid.
Transformasi Citra Menuju Keberagaman
Kembalinya Victoria’s Secret Fashion Show pada tahun 2024 dan 2025 merupakan babak baru setelah sempat vakum sejak akhir 2019. Penghentian sementara tersebut sebelumnya dipicu oleh berbagai kritik tajam mengenai kurangnya inklusivitas di atas panggung.
Dahulu, brand ini sering dikecam karena dianggap hanya mempromosikan satu standar kecantikan yang sangat spesifik. Salah satu pemicunya adalah pernyataan kontroversial dari mantan petinggi mereka yang menolak kehadiran model plus-size.
Selain masalah citra, perusahaan induknya saat itu, L Brands, juga sempat diterpa isu negatif terkait hubungan kepemimpinannya di masa lalu. Namun kini, manajemen baru berusaha keras untuk memperbaiki reputasi dan memulihkan kepercayaan konsumen.
Upaya membangun citra yang lebih inklusif terlihat nyata dalam proses audisi untuk peragaan busana tahun 2026. Berbagai model dengan latar belakang yang sangat unik mulai bermunculan dan menunjukkan kepercayaan diri mereka.
Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah Grace, seorang model plus-size yang mengumumkan dirinya berhasil melaju ke tahap audisi kedua. Kehadirannya menjadi bukti nyata perubahan arah kebijakan perusahaan dalam memilih wajah baru.
Selain itu, ada pula Stella Kae, seorang model pin-up dengan tinggi badan 178 cm yang tampil memukau menggunakan kursi roda. Partisipasinya menunjukkan bahwa panggung runway kini mulai terbuka bagi setiap perempuan tanpa terkecuali.
Kisah Kailyn Shepherd: Antara Akademik dan Modeling
Di antara kerumunan model berbakat, nama Kailyn Shepherd turut mencuri perhatian publik. Perempuan asal New Jersey dengan tinggi 175 cm ini memiliki latar belakang pendidikan yang sangat mengesankan sebelum terjun ke dunia mode.
Kailyn dikenal sebagai siswi yang sangat cerdas dan unggul dalam bidang akademis sejak masih di sekolah berasrama. Prestasi gemilangnya terus berlanjut hingga ia berhasil menyelesaikan studinya di Amherst College yang bergengsi.
Meski memiliki reputasi sebagai "anak pintar", Kailyn tidak pernah mengubur keinginan masa kecilnya untuk menjadi model. Pada tahun 2023, ia mulai memberanikan diri untuk menunjukkan bakatnya secara profesional kepada publik.
Ia mulai aktif mengunggah video latihan catwalk serta konten seputar dunia fashion di akun media sosial miliknya. Berkat konsistensi dan pesona yang kuat, ia perlahan mulai dilirik oleh berbagai rumah mode internasional.
Perjuangannya membuahkan hasil saat ia berhasil tampil di panggung besar seperti New York Fashion Week dan London Fashion Week. Namun, perempuan berusia 25 tahun ini mengaku sering menghadapi stigma negatif terkait profesi barunya.
Kailyn merasa sering dikotak-kotakkan oleh masyarakat yang menganggap bahwa kecantikan fisik tidak bisa sejalan dengan kecerdasan. Ia menyayangkan persepsi orang yang cenderung menyepelekan pendapatnya hanya karena ia bekerja sebagai model.
Ia menegaskan bahwa kecantikan luar tidak seharusnya menghapus pencapaian intelektual yang telah ia raih dengan susah payah. Melalui audisi Victoria's Secret ini, ia berharap bisa membuktikan bahwa seorang model juga bisa memiliki pemikiran yang kritis.
Ambisi Kailyn dan para model lainnya menunjukkan bahwa panggung Victoria's Secret 2026 akan menjadi ajang yang sangat berbeda. Pencarian Angel baru kali ini bukan sekadar soal penampilan, melainkan juga tentang kepribadian dan representasi yang lebih luas.