Fase akhir operasional ibadah haji 1447 H/2026 M telah dimulai dengan pergerakan jemaah haji gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah. Sebanyak 5.499 jemaah yang terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter) dijadwalkan berangkat pada hari Minggu (7/6/2026).
Proses mobilisasi massal ini menandai babak baru bagi jemaah sebelum akhirnya mereka dijadwalkan kembali ke tanah air. Keberangkatan perdana dilakukan dari Hotel Manazel Al-Hoor, Makkah, yang dihuni oleh jemaah asal Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 18).
Ihsan Faisal, selaku Kepala Daerah Kerja Makkah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, memastikan seluruh tahapan telah terencana dengan matang. Pengaturan jadwal keberangkatan dilakukan secara bertahap demi menjaga kenyamanan serta kelancaran aliran jemaah.
Pihak penyelenggara menetapkan bahwa aktivitas pemberangkatan dimulai sejak pukul 07.00 hingga 18.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Kebijakan ini diambil untuk memastikan keamanan mobilitas jemaah selama menempuh perjalanan antarkota.
Ihsan menjelaskan bahwa tidak ada jadwal perjalanan yang dimulai pada malam hari dari Makkah. Namun, ia menambahkan bahwa bagi jemaah yang berangkat sore hari, kemungkinan besar baru akan tiba di Madinah saat malam tiba.
Daftar lengkap kloter yang dijadwalkan berangkat menuju Madinah pada hari pertama :
- Kloter 18 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 18).
- Kloter 21 Embarkasi Kertajati (KJT 21).
- Kloter 57, 58, 59, 60, dan 62 Embarkasi Surabaya (SUB).
- Kloter 13 Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS 13).
- Kloter 12 Embarkasi Lombok (LOP 12).
- Kloter 22 Embarkasi Makassar (UPG 22).
- Kloter 2 Embarkasi Banda Aceh (BTJ 2).
- Kloter 12 Embarkasi Padang (PDG 12).
- Kloter 44 dan 45 Embarkasi Solo (SOC 44 & SOC 45).
Daftar kloter tersebut mencakup ribuan jemaah dari berbagai wilayah di Indonesia yang siap menjalani ibadah di Kota Nabi. Keberangkatan ini merupakan hasil koordinasi intensif antara petugas lapangan dan berbagai instansi terkait di Arab Saudi.
Prosedur Mobilisasi Secara Bertahap
Pihak PPIH menekankan bahwa perpindahan jemaah ini mengikuti standar operasional prosedur yang sangat ketat. Petugas di setiap sektor terus menjalin koordinasi dengan pihak markaz dan syarikah untuk urusan administrasi.
Salah satu fokus utama adalah memastikan seluruh dokumen perjalanan jemaah sudah lengkap dan siap sebelum bus diberangkatkan. Ihsan menyebutkan bahwa skema pergerakan ini sebenarnya serupa dengan saat jemaah pertama kali tiba dari Madinah ke Makkah.
Verifikasi dokumen dilakukan setidaknya sehari sebelum jadwal keberangkatan untuk menghindari kendala teknis. Petugas bekerja sama dengan pihak syarikah guna memvalidasi identitas dan izin perjalanan setiap jemaah.
Mengenai transportasi, bus pengangkut telah dipastikan tiba di lokasi hotel lebih awal dari jam keberangkatan. Ihsan menyampaikan bahwa bus harus sudah bersiaga di depan hotel sekitar empat jam sebelum waktu yang ditentukan.
Manajemen Logistik dan Bagasi Jemaah
Sistem pengangkutan barang bawaan jemaah juga mendapatkan perhatian khusus agar tidak menghambat mobilitas manusia. PPIH menerapkan kebijakan pemisahan antara pengangkutan jemaah dengan barang-barang berukuran besar.
Koper besar milik jemaah akan dikirimkan menggunakan kendaraan angkut khusus secara terpisah dari bus penumpang. Langkah ini diambil untuk menjaga ketertiban dan mempercepat proses bongkar muat barang saat tiba di Madinah kelak.
Setelah dokumen diverifikasi dan bagasi mulai diproses, jemaah baru akan diberangkatkan sesuai dengan jam yang telah disepakati. Skema ini terbukti efektif dalam meminimalisir potensi keterlambatan di tengah kepadatan lalu lintas Arab Saudi.
Setibanya di Madinah, jemaah gelombang kedua ini akan menjalani masa tinggal selama beberapa hari. Selama periode tersebut, mereka memiliki kesempatan untuk melaksanakan ibadah di Masjid Nabawi dan mengunjungi berbagai situs bersejarah.
Informasi ringkasan mengenai detail operasional keberangkatan ke Madinah :
| Kategori Informasi | Detail Operasional |
|---|---|
| Jumlah Jemaah Hari Ini | Sekitar 5.499 orang |
| Total Kelompok Terbang | 14 Kloter |
| Waktu Keberangkatan | 07.00 - 18.00 WAS |
| Lokasi Awal | Makkah Al-Mukarramah |
| Tujuan Perjalanan | Madinah Al-Munawwarah |
| Ketentuan Bagasi | Koper besar dikirim via kendaraan terpisah |
Tabel di atas merangkum teknis pergerakan jemaah haji gelombang kedua yang mulai bergeser ke Madinah. Manajemen waktu dan logistik menjadi kunci utama dalam memastikan ribuan jemaah tiba dengan selamat dan nyaman.
Pergerakan jemaah gelombang kedua ke Madinah ini berlangsung bersamaan dengan fase pemulangan jemaah gelombang pertama. Sebagian besar jemaah gelombang pertama saat ini sudah mulai terbang kembali ke berbagai debarkasi di tanah air.
PPIH terus mengimbau jemaah agar tetap menjaga kesehatan dan mematuhi instruksi petugas selama masa transisi ini. Kerja sama yang baik antara jemaah dan petugas diharapkan dapat menutup rangkaian ibadah haji tahun ini dengan sukses dan lancar.