UNY Benarkan 4 Pelaku Riset Palsu Adalah Alumninya, Kampus: Itu Tindakan Individu 2026

UNY Benarkan 4 Pelaku Riset Palsu Adalah Alumninya, Kampus: Itu Tindakan Individu 2026
Foto: UNY Benarkan 4 Pelaku Riset Palsu Adalah Alumninya, Kampus: Itu Tindakan Individu 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait dugaan riset palsu yang menghebohkan konferensi internasional. Pihak kampus mengonfirmasi bahwa empat orang yang terlibat dalam skandal tersebut memang merupakan alumni mereka.

Empat alumni yang menjadi sorotan adalah Rifaldy Fajar, Prihantini, Rini Winarti, dan Riana Dwi Kurniawati. Berdasarkan data universitas, mereka tercatat telah menyelesaikan masa studinya di UNY dalam kurun waktu antara tahun 2019 hingga 2021.

Status Alumni dan Hubungan dengan Kampus

Pihak UNY menegaskan bahwa saat ini keempat individu tersebut sudah tidak lagi memiliki ikatan akademik secara struktural dengan kampus. Status mereka bukan lagi sebagai dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa aktif di lingkungan universitas.

Keterangan tertulis yang dirilis pada Selasa (2/6/2026) menyebutkan bahwa seluruh kegiatan akademik yang dilakukan keempatnya berada di luar tanggung jawab lembaga. UNY menyatakan tidak ada sangkut paut antara institusi dengan tindakan yang mereka ambil.

Wakil Rektor Bidang Akademik UNY, Prof. Nur Hidayanto Pancoro Setyo Putro, menekankan bahwa kasus ini merupakan tindakan personal. Menurutnya, perbuatan para alumni tersebut bersifat individu dan tidak mewakili kebijakan atau nama besar kampus.

Ketidaksesuaian Afiliasi Departemen

Selain masalah personel, UNY juga menyoroti pencantuman afiliasi penelitian yang digunakan oleh para pelaku dalam konferensi tersebut. Diketahui, mereka mencatatkan diri sebagai bagian dari unit riset tertentu di bawah naungan Yogyakarta State University (UNY).

Pihak kampus memberikan klarifikasi mengenai rincian nama departemen fiktif yang digunakan oleh para alumni tersebut:

Daftar departemen yang diklaim namun tidak ditemukan di UNY:
  • Department of Liver Transplant Surgery
  • Computational Biology and Medicine Laboratory

Unit-unit tersebut ditegaskan tidak pernah ada, baik di bawah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) maupun Fakultas Kedokteran UNY. Hal ini semakin memperkuat adanya indikasi pemalsuan data identitas riset oleh oknum terkait.

Koordinasi dengan Kementerian dan Komitmen Integritas

Untuk menindaklanjuti masalah ini, UNY saat ini sedang menjalin koordinasi intensif dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Langkah ini diambil untuk melakukan penelusuran lebih mendalam guna mengungkap fakta sebenarnya di balik kasus riset palsu ini.

UNY juga kembali menegaskan posisinya dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dalam dunia pendidikan. Pihak kampus berkomitmen penuh untuk menjaga integritas akademik dan sangat menentang segala bentuk pelanggaran terhadap etika penelitian.

Ringkasan Fakta Kasus Alumni UNY:

Aspek Kasus Keterangan Resmi UNY
Status Pelaku Alumni lulusan tahun 2019-2021 (Bukan staf/mahasiswa aktif).
Sifat Tindakan Murni tindakan individu di luar kegiatan resmi kampus.
Afiliasi Riset Departemen yang dicantumkan pelaku tidak ada di FMIPA atau FK UNY.
Langkah Lanjut Koordinasi dengan Kemdiktisaintek untuk penelusuran fakta.

Informasi di atas merangkum klarifikasi utama dari pihak universitas untuk meluruskan kesalahpahaman yang beredar di publik. UNY memastikan akan mendukung proses pemeriksaan demi menjaga marwah pendidikan tinggi di Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi