UNRI Latih Guru SD di Pekanbaru Terapkan Koding dan AI dalam Pembelajaran

UNRI Latih Guru SD di Pekanbaru Terapkan Koding dan AI dalam Pembelajaran
Foto: Ilustrasi UNRI Latih Guru SD di Pekanbaru Terapkan Koding dan AI dalam Pembelajaran.
Ukuran teks

Universitas Riau (UNRI) berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru dalam sebuah program pengabdian masyarakat yang inovatif. Inisiatif ini difokuskan pada penguatan kapasitas guru Sekolah Dasar (SD) dalam menghadapi era digital.

Pelatihan tersebut memberikan pemahaman mendalam mengenai metode deep learning, pemrograman atau koding, hingga pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 4 hingga 6 Mei 2026.

Sebanyak 123 tenaga pendidik yang mewakili 101 sekolah dasar di seluruh wilayah Pekanbaru turut serta dalam agenda ini. Program ini didanai melalui hibah dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemendiktisaintek tahun anggaran 2026.

Dalam pelaksanaannya, UNRI juga menggandeng Rumah Edukasi sebagai mitra strategis. Kemitraan ini bertujuan untuk mendukung penerapan model pembelajaran yang berbasis teknologi serta mendorong lahirnya inovasi di lingkungan sekolah.

Transformasi Paradigma Pendidikan di Pekanbaru

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy, memberikan apresiasi besar saat membuka acara tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional.

Tommy menekankan bahwa paradigma pembelajaran saat ini harus mulai bertransformasi agar lebih relevan dengan perkembangan zaman. Ia mendorong agar setiap guru dapat menyampaikan materi teknologi secara lebih mendalam kepada para siswa.

Poin utama yang ditekankan dalam pengembangan kompetensi guru tersebut adalah:

  • Penerapan konsep koding sebagai alat untuk melatih kemampuan berpikir logis anak.
  • Penyampaian materi teknologi yang dikemas dengan cara yang bermakna dan menyenangkan.
  • Pemanfaatan AI untuk mendukung efektivitas proses belajar mengajar di dalam kelas.
  • Peningkatan peran strategis guru sebagai fasilitator teknologi bagi generasi muda.

Melalui daftar tersebut, terlihat bahwa penguasaan koding bukan lagi sekadar keahlian teknis semata. Syafrian Tommy menegaskan bahwa koding merupakan metode efektif untuk melatih pola pikir kritis siswa sejak dini.

Berikut adalah rincian mengenai administrasi dan dasar hukum pelaksanaan program pelatihan guru tersebut:

Aspek Program Keterangan Detail
Penyelenggara Universitas Riau & Disdik Pekanbaru
Waktu Pelaksanaan 4 – 6 Mei 2026
Jumlah Peserta 123 Guru dari 101 Sekolah Dasar
Nomor Kontrak DPPM 266/UN19.5.1.3/AL.04/2026
Mitra Implementasi Rumah Edukasi

Data tabel di atas menunjukkan landasan resmi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh UNRI. Program ini diharapkan dapat berkelanjutan untuk memastikan pemerataan kualitas pendidikan berbasis teknologi di Pekanbaru.

Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan guru-guru tidak lagi asing dengan istilah deep learning maupun AI. Transformasi digital di tingkat sekolah dasar menjadi kunci utama dalam mencetak generasi masa depan yang siap bersaing di kancah global.

Artikel terkait

Rekomendasi