PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) melaporkan kenaikan signifikan pada transaksi pembelian hewan kurban melalui kanal digital dan kartu pembiayaan selama Idul Adha 1447 Hijriah. Total nilai transaksi tersebut menyentuh angka Rp 22,5 miliar.
Pencapaian ini terdiri dari transaksi via aplikasi Byond by BSI sebesar Rp 2,5 miliar dan penggunaan BSI Hasanah Card yang mencapai hampir Rp 20 miliar. Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyebutkan tren ini menandakan masyarakat semakin nyaman beribadah melalui teknologi.
Peningkatan Minat Kurban Digital
Dibandingkan tahun sebelumnya, total transaksi kurban di BSI melonjak hingga dua kali lipat. Anggoro menyatakan rasa bangganya atas antusiasme nasabah dalam mengadopsi aplikasi Byond untuk keperluan ibadah.
Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan masyarakat memilih hewan kurban hingga memastikan proses penyembelihan berjalan sesuai syariat. Di sisi lain, BSI Hasanah Card menawarkan kemudahan cicilan sesuai prinsip syariah yang memberikan fleksibilitas finansial bagi nasabah.
BSI menjalin kolaborasi dengan sejumlah pihak untuk menjamin keamanan dan kualitas ibadah kurban:
- Bekerja sama dengan 25 Lembaga Amil Zakat (LAZ) resmi untuk penyaluran hewan ke seluruh wilayah.
- Menjamin pemotongan hewan kurban dilakukan di rumah potong hewan (RPH) yang terstandarisasi.
- Memastikan seluruh hewan dalam kondisi sehat sebagai syarat sah ibadah kurban.
Layanan ini bertujuan menjawab kekhawatiran masyarakat mengenai transparansi dan aspek syariah dalam berkurban secara daring. Dengan sistem yang terintegrasi, nasabah tidak perlu ragu akan status kesehatan maupun proses amanah penyaluran hewan mereka.
Kontribusi Nyata untuk Ekonomi Kerakyatan
Selain memfasilitasi transaksi nasabah, BSI sendiri menyiapkan 24.053 ekor hewan kurban untuk disebarkan ke berbagai penjuru Indonesia. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 57 persen jika dibandingkan dengan kurban tahun lalu yang berjumlah 15.272 ekor.
Penyaluran hewan tersebut menyasar wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta lokasi-lokasi yang terdampak bencana alam. Total nilai hewan kurban yang disalurkan perusahaan mencapai Rp 67,8 miliar.
Berikut adalah rincian jumlah hewan dan cakupan manfaat dari program kurban BSI tahun ini:
| Kategori Data | Jumlah / Nilai |
|---|---|
| Jumlah Sapi | Hampir 1.000 ekor |
| Jumlah Kambing | Sekitar 23.000 ekor |
| Total Nilai Kurban | Rp 67,8 Miliar |
| Estimasi Penerima Manfaat | Lebih dari 600.000 orang |
Data tersebut menggambarkan skala besar dari kontribusi sosial yang dilakukan BSI selama hari raya kurban. Program ini diproyeksikan mampu menjangkau lebih dari 600.000 masyarakat sebagai penerima manfaat daging kurban.
Program kurban ini juga berdampak positif pada penguatan ekonomi lokal melalui kemitraan dengan para peternak. BSI melibatkan 37 peternak lokal dalam proses pengadaan hewan, di mana 19 di antaranya merupakan pelaku UMKM dan desa binaan.
Langkah ini diambil untuk memastikan pertumbuhan ekonomi berlangsung dari sektor hulu hingga ke hilir. Dengan memberikan kepastian pasar bagi peternak binaan, kualitas stok hewan kurban pun dapat terjaga dengan lebih baik.