Sebuah tragedi memilukan menimpa pasangan suami istri asal Austria saat berwisata di Air Terjun Cunca Wulang, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Jurgen Perjul (55) dan Astrid Perjul (57) dinyatakan tewas setelah jatuh dari jembatan gantung setinggi 20 meter yang tiba-tiba ambruk.
Pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari tahu penyebab pasti insiden tersebut. Hasil investigasi mengungkap bahwa kondisi infrastruktur jembatan memang sudah rusak parah dan sangat tidak layak digunakan oleh pengunjung.
Temuan Kondisi Jembatan yang Memprihatinkan
Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, menjelaskan bahwa kecelakaan maut ini disebabkan oleh rapuhnya material kayu pada jembatan. Saat kedua korban melintas, papan kayu yang menjadi pijakan mendadak jebol hingga mereka terjatuh ke dasar sungai berbatu.
Petugas menemukan adanya lubang besar sepanjang 1,20 meter pada bagian lantai jembatan yang patah. Kayu penyangga yang menjadi struktur utama jembatan tersebut juga dipastikan telah lapuk dimakan usia sehingga tidak kuat menahan beban.
Selain struktur utama yang rapuh, fasilitas keamanan pendukung di lokasi tersebut juga ditemukan dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Berikut adalah detail kerusakan fisik yang ditemukan oleh tim penyidik di lapangan:
Daftar kerusakan fasilitas jembatan Cunca Wulang:
- Jaring pengaman (safety net) di sisi kiri dan kanan jembatan telah hilang atau rusak hingga 90 persen.
- Mayoritas papan kayu untuk tumpuan kaki sudah goyang dan terlepas dari rangka besi pengikatnya.
- Material kayu penyangga utama mengalami pembusukan alami akibat faktor usia dan cuaca.
- Tidak tersedianya rambu peringatan bahaya di area-area yang memiliki risiko tinggi.
Meskipun pemandu wisata sempat memberikan peringatan mengenai jalur pendakian yang licin, polisi tetap menyoroti buruknya fasilitas sebagai penyebab utama. Infrastruktur yang tidak memadai dianggap sebagai faktor penentu yang mengakibatkan hilangnya nyawa wisatawan tersebut.
Kelalaian Manajemen dan Ketiadaan Prosedur Keamanan
Polres Manggarai Barat juga memberikan sorotan tajam terhadap manajemen keselamatan di destinasi wisata Air Terjun Cunca Wulang. Dinas terkait yang mengelola lokasi ini dinilai lalai dalam menyediakan sistem keamanan yang memadai bagi para pelancong.
Penyidik menemukan fakta bahwa tidak ada Standar Operasional Prosedur (SOP) tertulis mengenai pemeliharaan rutin jembatan gantung tersebut. Kondisi ini diperparah dengan ketiadaan jaminan asuransi kecelakaan bagi setiap wisatawan yang telah membayar tiket masuk.
Untuk mendalami unsur kelalaian atau potensi tindak pidana, kepolisian telah memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan. Pihak-pihak yang diperiksa mencakup otoritas setempat hingga saksi mata yang berada di lokasi kejadian.
Pihak yang diperiksa sebagai saksi kunci:
- Kepala Desa Cunca Wulang selaku otoritas wilayah setempat.
- Petugas yang berjaga di pos retribusi tiket masuk lokasi wisata.
- Pemandu wisata (tour guide) lokal yang mendampingi pasangan turis tersebut.
- Sopir mobil sewaan yang digunakan korban selama di Labuan Bajo.
- Anggota Bhabinkamtibmas yang pertama kali melakukan pengamanan di lokasi kejadian.
Pihak kepolisian berkomitmen menjalankan proses hukum ini secara transparan guna memberikan kepastian bagi keluarga korban. Kasus ini juga menjadi peringatan keras bagi pengelola wisata di wilayah Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo.
Rencana Pemulangan Jenazah ke Austria
Proses hukum yang berjalan beriringan dengan koordinasi diplomatik untuk menangani jenazah kedua warga negara asing tersebut. Pihak kepolisian terus berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Austria di Jakarta untuk memastikan segala administrasi terpenuhi.
Jadwal pemulangan jenazah Jurgen dan Astrid ke negara asalnya direncanakan berlangsung pada hari Selasa (26/5). Segala persiapan logistik dan dokumen keberangkatan telah diselesaikan setelah rangkaian penyidikan awal di lokasi kejadian dianggap cukup.
Sebagai ringkasan, tabel berikut merangkum poin-poin utama terkait insiden jatuhnya wisatawan di jembatan Cunca Wulang.
Ringkasan informasi insiden jembatan Cunca Wulang:
| Kategori | Detail Informasi |
|---|---|
| Identitas Korban | Jurgen Perjul (55) dan Astrid Perjul (57) asal Austria. |
| Lokasi Kejadian | Jembatan Gantung Air Terjun Cunca Wulang, Manggarai Barat. |
| Penyebab Utama | Material jembatan lapuk dan tidak layak fungsi. |
| Status Pengelolaan | Di bawah pengawasan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan setempat. |
| Tindakan Polisi | Pemeriksaan 5 saksi dan evaluasi SOP keselamatan wisata. |
Data di atas menunjukkan adanya kegagalan sistem pengawasan infrastruktur yang berakibat fatal pada keselamatan pengunjung. Evaluasi menyeluruh diharapkan dapat mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa depan.