Tampil Nyentrik di French Open 2026, Gaya Modis Naomi Osaka Tuai Protes Lawan

Tampil Nyentrik di French Open 2026, Gaya Modis Naomi Osaka Tuai Protes Lawan
Foto: Tampil Nyentrik di French Open 2026, Gaya Modis Naomi Osaka Tuai Protes Lawan. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Petenis kenamaan Naomi Osaka kembali mencuri perhatian publik melalui keberaniannya bereksperimen dalam berbusana di lapangan tenis. Pada ajang bergengsi French Open 2026, ibu satu anak ini menunjukkan bahwa gaya modis dan performa atletik bisa berjalan beriringan.

Pada pertandingan yang berlangsung Sabtu, 30 Mei 2026, Osaka tampil memukau saat melangkah menuju lapangan untuk menghadapi Iva Jovic. Ia terlihat mengenakan gaun berwarna perunggu yang memiliki detail ekor panjang hingga menyapu permukaan lantai.

Penampilan tersebut semakin dramatis dengan tambahan jaket reflektif yang senada dengan potongan peplum yang cukup mencolok. Melansir laporan InStyle pada Minggu, 31 Mei 2026, jaket berstruktur tersebut dilapisi dengan cakram payet emas yang berkilau.

Keunikan busana ini terlihat pada bagian lengan yang mengembang serta detail peplum yang berani di area pinggang. Osaka juga bermain dengan siluet melalui ekor tulle panjang berwarna cokelat muda yang terpasang pada bagian belakang rok mininya.

Setelah memberikan pertunjukan gaya yang teatrikal saat memasuki arena, Osaka kemudian melepas lapisan luar busananya tersebut. Ia siap bertanding dengan mengenakan gaun tenis mini dari brand Nike yang didominasi warna emas.

Gaun ketat tersebut memiliki detail rumbai-rumbai kecil pada bagian rok dan bertabur payet emas yang memberikan kesan mewah. Penampilan ini membuat sang bintang terlihat bersinar saat bergerak aktif mengejar bola di lapangan tanah liat.

Untuk melengkapi gayanya, ia mengikat rambut hitamnya dan mengenakan topi baseball hitam guna melindungi wajah dari terik matahari. Pilihan alas kakinya jatuh pada sepatu tenis berwarna merah muda salmon yang kontras namun tetap harmonis.

Pertandingan tersebut menjadi momen bersejarah karena Osaka berhasil mencatatkan kemenangan ke-100 dalam turnamen Grand Slam. Kemenangan ini sekaligus menjadi jawaban elegan atas kritik yang sebelumnya datang dari lawan mainnya.

Beberapa hari sebelumnya, tepatnya pada Selasa, 26 Mei 2026, petenis Jerman Laura Siegemund sempat melontarkan kritik terkait gaya Osaka. Namun, Osaka tetap tampil percaya diri dan berhasil menumbangkan perlawanan Siegemund dengan performa gemilang.

Konsep Busana Couture di Lapangan Hijau

Gaya busana Naomi Osaka memang selalu menjadi topik hangat sejak awal turnamen dimulai. Saat pertama kali tiba di Stade Roland Garros tahun ini, ia mengenakan korset hitam yang dipadukan dengan rok tulle panjang menyapu lantai.

Melansir People, busana tersebut merupakan karya dari Kevin Germanier, seorang desainer yang dikenal dengan kreasi berbahan daur ulang. Melalui unggahan di Instagram, Osaka menyebut konsep busananya sebagai "Court-ture", sebuah permainan kata dari couture dan lapangan tenis.

Menariknya, material busana tersebut berasal dari koleksi pakaian tenis Nike miliknya yang sudah lama tidak terpakai. Di balik rok dan korset tersebut, tersimpan gaun mini berwarna emas yang desainnya terinspirasi dari kemegahan Menara Eiffel di Prancis.

Konsep serupa sebelumnya juga pernah ia terapkan saat menghadiri ajang Met Gala 2026. Sebagai penghormatan pada tema malam itu, Osaka mengenakan mantel putih bervolume dengan hiasan ornamen merah yang megah.

Saat mantel tersebut dilepaskan di tangga Museum Metropolitan of Art, tampak gaun merah dengan desain punggung terbuka. Ia melengkapi penampilannya dengan sarung tangan opera merah panjang yang menonjolkan kuku merahnya yang ikonik.

Alasan di Balik Pilihan Fashion yang Eksentrik

Dalam sebuah konferensi pers, Osaka mengungkapkan alasan mengapa dirinya kerap tampil nyentrik dan berbeda dari petenis lainnya. Ia merasa bahwa pakaian adalah sarana komunikasi yang paling efektif bagi kepribadiannya yang pendiam.

Poin penting mengenai visi fashion Naomi Osaka di lapangan:

  • Fashion menjadi cara baginya untuk berbicara tanpa harus banyak mengeluarkan kata-kata kepada publik.
  • Ia senang bereksperimen dengan warna, pola, hingga jenis kain yang mencolok untuk menunjukkan jati dirinya.
  • Penggunaan busana unik bertujuan untuk mengembalikan rasa senang dan kegembiraan dalam pertandingan tenis.
  • Inspirasi utamanya berasal dari gaya ikonik kakak beradik Serena dan Venus Williams di masa lalu.
  • Ia berharap penampilannya dapat memberikan pengaruh positif bagi anak-anak yang memiliki kesamaan identitas dengannya.

Penjelasan tersebut menggambarkan bahwa setiap helai kain yang dikenakannya memiliki makna mendalam bagi perjalanan kariernya. Ia mengakui bahwa dirinya memiliki selera fashion yang sedikit dramatis dan menyukai hal tersebut sebagai bagian dari hiburan.

Kecintaan Osaka terhadap mode juga terlihat dari bagaimana ia sering mengingat tahun pertandingan hanya berdasarkan pakaian yang dikenakan atlet saat itu. Setelah melewati Siegemund dan Jovic, petenis berusia 28 tahun ini terus melaju ke babak selanjutnya dengan penuh percaya diri.

Inspirasi dari Buku Cerita dan Alam

Sebelum tampil modis di Prancis, Osaka juga sempat menghebohkan publik pada turnamen Australian Open 2026 di awal tahun. Saat itu, ia mengenakan busana yang dijuluki sebagai "gaun ubur-ubur" karena siluetnya yang unik.

Ide busana tersebut muncul saat ia sedang membacakan buku cerita untuk putrinya yang masih kecil, Shai. Gambar ubur-ubur di buku tersebut membuat putrinya sangat gembira, sehingga Osaka memutuskan untuk membawa elemen itu ke lapangan.

Data kolaborasi dan detail busana ubur-ubur Naomi Osaka:

Aspek Desain Detail Informasi
Inspirasi Utama Gambar ubur-ubur dari buku cerita putri Osaka, Shai.
Elemen Visual Lapisan tipis yang memberikan efek gerakan dan fluiditas.
Desainer Kolaborator Robert Wun (Desainer berbasis di London).
Visi Kreatif Menggabungkan kekuatan atletik dengan keindahan tekstur.

Tabel di atas merangkum bagaimana proses kreatif di balik salah satu busana paling ikonik yang pernah dikenakan oleh Naomi Osaka. Kolaborasi ini melibatkan Robert Wun yang merupakan penggemar berat olahraga tenis dalam kehidupan sehari-harinya.

Bagi Wun, bekerja sama dengan Osaka adalah momen spesial karena ia sangat memahami kebutuhan seorang atlet profesional. Ia berhasil menerjemahkan keinginan Osaka ke dalam busana yang tetap fungsional namun memiliki nilai seni tinggi.

Melalui berbagai penampilannya, Naomi Osaka membuktikan bahwa lapangan tenis bisa diubah menjadi panggung runway yang spektakuler. Meskipun sering mendapatkan reaksi beragam, ia tetap konsisten mempertahankan jati dirinya sebagai ikon olahraga dan fashion dunia.

Artikel terkait

Rekomendasi