PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI tengah menyiapkan langkah besar untuk memperkuat konektivitas transportasi publik di Jakarta. Perusahaan pelat merah ini berencana mengintegrasikan Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City yang berada di koridor Commuter Line.
Proyek ambisius ini ditargetkan selesai sepenuhnya pada November 2026 mendatang. Jadwal ini mengalami pergeseran dari target awal yang sebelumnya direncanakan rampung pada Desember 2025 karena berbagai pertimbangan teknis.
Meningkatkan Efisiensi dan Kenyamanan Penumpang
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa penggabungan ini bertujuan untuk menciptakan layanan transportasi yang lebih efisien bagi masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu memudahkan mobilisasi penumpang di kawasan pusat bisnis Jakarta.
Bobby menegaskan komitmen KAI untuk mulai mengerjakan proyek ini dalam waktu dekat agar fasilitas baru bisa segera dinikmati. "Kami berupaya membuatnya senyaman mungkin dan menargetkan penyelesaian pada akhir tahun, sekitar November atau Desember," ujarnya di Komplek Parlemen, Jakarta.
Fasilitas pendukung utama yang akan dibangun KAI untuk mempermudah akses penumpang:
- Pembangunan infrastruktur travelator atau eskalator datar yang menghubungkan kedua area stasiun.
- Penyediaan fasilitas perpindahan penumpang yang modern layaknya standar pelayanan di bandara internasional.
- Optimalisasi ruang tunggu dan area transit guna meningkatkan kenyamanan pengguna Commuter Line di wilayah Jabodetabek.
Infrastruktur travelator dipilih sebagai solusi agar penumpang dapat berpindah stasiun dengan lebih praktis tanpa perlu merasa lelah. KAI ingin menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih modern dan mulus bagi para penggunanya di ibu kota.
Alasan Keamanan dan Jarak Operasional
Rencana integrasi ini didasari oleh fakta bahwa letak Stasiun Karet dan Stasiun BNI City yang sangat berdekatan. Bobby mengungkapkan bahwa jarak antara kedua titik pemberhentian tersebut hanya berkisar 150 meter.
Kondisi ini dinilai kurang efektif dari sisi operasional perkeretaapian. Jarak yang terlalu dekat membuat pengaturan lalu lintas kereta menjadi lebih kompleks dan kurang maksimal dalam melayani penumpang secara keseluruhan.
Tabel perbandingan rencana integrasi Stasiun Karet dan Stasiun BNI City:
| Aspek Informasi | Detail Rencana Integrasi |
|---|---|
| Target Penyelesaian | November 2026 |
| Fasilitas Penghubung | Travelator (Eskalator Datar) |
| Jarak Antar Stasiun | Sekitar 150 Meter |
| Tujuan Utama | Efisiensi Operasional & Keselamatan |
Melalui penggabungan ini, risiko keselamatan perjalanan kereta api juga dapat diminimalisir. Pasalnya, ruang pergerakan kereta di antara dua stasiun yang sangat rapat seringkali menjadi tantangan teknis dalam operasional harian.
KAI berharap integrasi ini akan memperkuat kualitas pelayanan secara menyeluruh bagi masyarakat Jabodetabek. Dengan sistem yang lebih terpadu, perjalanan menggunakan kereta api diharapkan menjadi pilihan utama yang lebih andal dan efisien.