SIAL Interfood 2026 Targetkan Peserta dari 25 Negara, Buka Peluang Ekspor F&B RI

SIAL Interfood 2026 Targetkan Peserta dari 25 Negara, Buka Peluang Ekspor F&B RI
Foto: Ilustrasi SIAL Interfood 2026 Targetkan Peserta dari 25 Negara, Buka Peluang Ekspor F&B RI.
Ukuran teks

Pameran industri makanan dan minuman berskala internasional, SIAL Interfood 2026, akan kembali menyapa para pelaku bisnis di Indonesia. Ajang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 4 hingga 6 November 2026 mendatang.

Lokasi penyelenggaraan tetap mengambil tempat di Hall B dan C JIExpo Kemayoran, Jakarta, sebagai pusat pertemuan para profesional. Pameran bisnis ke bisnis (B2B) ini dirancang untuk mempertemukan produsen dengan pembeli potensial dari berbagai belahan dunia.

CEO Food and Beverage Division Comexposium, Rodolphe Lameyse, menekankan bahwa gelaran tahun ini memiliki peran yang sangat krusial bagi industri. Hal ini berkaitan erat dengan kondisi ekonomi global yang masih dinamis serta adanya disrupsi besar di sektor pangan.

Lameyse menjelaskan bahwa saat ini tantangan bagi para pengusaha semakin berat karena adanya perubahan selera dan apresiasi dari konsumen. Pelaku usaha kini membutuhkan wadah yang tepat untuk bisa beradaptasi dengan perubahan pasar tersebut.

Pernyataan Rodolphe Lameyse mengenai kebutuhan platform bisnis :

"Para pelaku industri memerlukan sebuah platform yang mampu membantu mereka dalam membangun kepercayaan konsumen serta mengejar keuntungan komersial. Melalui wadah ini, mereka bisa mengembangkan produk baru sekaligus terhubung dengan pasar yang benar-benar relevan," ungkap Lameyse dalam konferensi pers di Jakarta pada Rabu, 14 Mei 2026.

Lameyse juga menyoroti posisi strategis Indonesia yang kini menjadi fokus utama di kawasan Asia Tenggara. Indonesia dianggap bukan sekadar pasar domestik yang luas, melainkan juga pusat jaringan distribusi pangan di regional.

Atas dasar pertimbangan tersebut, pihak penyelenggara memilih Jakarta untuk ke-12 kalinya sebagai tuan rumah pameran ini. Target peserta yang akan berpartisipasi dalam ajang ini mencakup lebih dari 25 negara berbeda.

Informasi jangkauan pasar internasional di SIAL Interfood :

Melalui pameran di Jakarta ini, para pengusaha memiliki kesempatan emas untuk menjalin relasi dengan investor serta pembeli dari berbagai wilayah. Jaringan tersebut meliputi pasar China, wilayah Eropa, negara-negara di Timur Tengah, hingga tetangga seperti Malaysia dan Vietnam.

Lameyse menambahkan bahwa koneksi global tersebut merupakan kebutuhan mendasar agar bisnis F&B lokal bisa naik kelas. Tujuannya adalah agar produk mereka tidak hanya jago di dalam negeri, tetapi juga mampu menembus pasar mancanegara.

Memahami tren pasar memang sangat penting, namun melihat inovasi secara langsung melalui pameran fisik memberikan pengalaman yang berbeda. Hal terpenting yang dijamin oleh penyelenggara adalah membangun kepercayaan melalui kurasi ketat terhadap seluruh peserta pameran.

Agenda dan Program Unggulan SIAL Interfood 2026

SIAL Interfood 2026 akan menampilkan spektrum produk yang sangat luas, mulai dari inovasi makanan dan minuman hingga teknologi terbaru. Pengunjung dapat mengeksplorasi sektor kopi, teh, makanan beku, bahan baku pangan, hingga teknologi pengolahan dan pengemasan terkini.

Daftar program menarik yang akan memeriahkan jalannya pameran :

  • SIAL Innovation: Sebuah ajang kompetisi bergengsi yang bertujuan melakukan kurasi terhadap produk paling inovatif dari peserta pameran. Penilaian dilakukan oleh dewan juri ahli berdasarkan aspek orisinalitas serta potensi produk tersebut dalam menciptakan tren baru di pasar internasional.
  • International Cooking Competition: Kompetisi memasak tingkat dunia yang digelar melalui kolaborasi dengan Asosiasi Chef Internasional. Acara ini menjadi panggung bagi para koki profesional untuk menunjukkan kreativitas dan keahlian mereka di hadapan juri kelas dunia.
  • Barista Championship: Kompetisi khusus bagi para pengolah kopi untuk mendemonstrasikan teknik penyeduhan dan pemilihan biji kopi yang presisi. Ajang ini menantang kreativitas para barista dalam menciptakan inovasi rasa dan teknik presentasi terbaru.
  • Seminar & Talkshow Industri: Diskusi mendalam yang menghadirkan pakar serta praktisi untuk membedah isu-isu hangat di industri F&B. Topik yang diangkat mencakup keberlanjutan pangan (sustainability) hingga pemanfaatan teknologi digital dalam bisnis makanan.
  • Business Matching: Layanan khusus untuk mempertemukan eksibitor dengan pembeli potensial secara langsung. Sistem ini dirancang secara terstruktur guna memastikan efisiensi waktu dan mendorong terciptanya kemitraan bisnis yang bersifat jangka panjang.

Program-program di atas disusun sedemikian rupa untuk memberikan nilai tambah bagi setiap pengunjung dan peserta yang hadir. Selain mendapatkan wawasan baru, kegiatan ini membuka peluang kolaborasi strategis yang sangat luas di masa depan.

Dukungan Pemerintah dan Target Pengunjung

Penyelenggaraan SIAL Interfood 2026 mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Kolaborasi antara Seven Event dan Comexposium ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat posisi perdagangan pangan Indonesia di mata dunia.

Pihak penyelenggara berkomitmen untuk menyediakan fasilitas yang lengkap guna menciptakan suasana bisnis yang profesional dan produktif. Kehadiran area pameran yang komprehensif diharapkan dapat memfasilitasi setiap interaksi antar pelaku usaha dengan maksimal.

Harapan dari pihak penyelenggara pameran :

Andy Wismarsyah selaku Presiden Direktur Seven Event menyatakan harapannya agar setiap pertemuan di JIExpo Kemayoran membuahkan hasil nyata. Ia menargetkan pameran tahun ini dapat menarik minat hingga 20.000 pengunjung profesional dari berbagai latar belakang.

Ringkasan informasi penyelenggaraan SIAL Interfood 2026 :

Aspek Informasi Detail Penyelenggaraan
Tanggal Pelaksanaan 4 – 6 November 2026
Lokasi Acara JIExpo Kemayoran, Jakarta (Hall B & C)
Target Negara Peserta Lebih dari 25 Negara
Target Pengunjung Sekitar 20.000 Orang
Penyelenggara Seven Event & Comexposium

Data di atas menunjukkan skala pameran yang cukup masif dan fokus pada pengembangan jaringan bisnis internasional. Dengan persiapan yang matang, ajang ini diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi di sektor makanan dan minuman.

Rekam Jejak SIAL Network di Dunia

SIAL Interfood merupakan bagian integral dari SIAL Network yang telah berdiri sejak tahun 1964 sebagai tolok ukur inovasi pangan global. Jaringan ini telah sukses menghadirkan total 17.000 peserta pameran dan menarik lebih dari 700.000 pengunjung dari 205 negara.

Ekosistem SIAL global tersebar di berbagai kota besar dunia, mulai dari Paris, Kanada (Montreal dan Toronto), hingga China (Shanghai dan Guangzhou). Selain itu, terdapat juga ajang Food & Drinks Malaysia, Gourmet Selection, hingga ekspansi terbaru mereka di Vietnam.

Kehadiran SIAL secara resmi di Indonesia dimulai pada tahun 2015 untuk menangkap potensi besar di pasar Asia Tenggara. Pada debut perdananya, pameran ini mencatatkan sejarah dengan keterlibatan lebih dari 800 perusahaan dari 22 negara yang berbeda.

SIAL Interfood 2026 kini menjadi momentum penting untuk memperkuat daya saing industri pangan nasional di kancah global. Pameran ini bukan sekadar tempat transaksi, melainkan pusat pertukaran ilmu dan teknologi pangan yang sangat dinamis.

Diharapkan, melalui platform profesional ini, produk-produk unggulan Indonesia dapat semakin kompetitif dan dikenal luas oleh masyarakat dunia. Kolaborasi yang tercipta nantinya diharapkan mampu mendorong kemajuan industri secara berkelanjutan dan inovatif.

Artikel terkait

Rekomendasi