Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta (UPNVJ) kembali membuka peluang bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan melalui jalur seleksi mandiri. Kesempatan ini tersedia bagi mereka yang sebelumnya belum berhasil lolos dalam seleksi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.
Pihak kampus menetapkan batas akhir pendaftaran jalur Seleksi Mandiri UPNVJ (SEMA UPNVJ) hingga hari Kamis, 4 Juni 2026, tepat pada pukul 15.00 WIB. Calon mahasiswa dapat melakukan proses pendaftaran secara praktis melalui platform daring pada alamat situs resmi https://pendaftaran.upnvj.ac.id/.
Terdapat dua skema jalur yang bisa dimanfaatkan oleh para peminat, yaitu jalur akademik dan jalur prestasi. Namun, ada satu hal unik yang membedakan proses seleksi di PTN ini dibandingkan universitas negeri lainnya di Indonesia.
Setiap peserta yang mengikuti SEMA UPNVJ diwajibkan untuk memiliki skor dari Tes Literasi Bela Negara sebagai salah satu komponen penilaian utama. Kewajiban ini merupakan bagian dari identitas kampus yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dalam proses penyaringan mahasiswanya.
Mengenal Tes Literasi Bela Negara UPNVJ
Berdasarkan informasi resmi yang dirilis melalui laman SEMA UPNVJ, Tes Literasi Bela Negara adalah tahapan krusial yang tidak boleh dilewatkan oleh seluruh peserta. Ujian ini dirancang untuk mengukur sejauh mana pemahaman calon mahasiswa terhadap konsep bela negara dan wawasan kebangsaan.
Pihak panitia telah menetapkan sejumlah aturan teknis dan mekanisme pelaksanaan ujian agar proses seleksi berjalan dengan transparan dan kompetitif. Berikut adalah rincian lengkap mengenai aturan dan cakupan materi dalam tes tersebut.
Materi dan rincian pelaksanaan Tes Literasi Bela Negara meliputi poin-poin berikut:
- Pelaksanaan tes dilakukan dari rumah masing-masing secara daring, kecuali untuk calon mahasiswa baru di program studi S1 Kedokteran yang memiliki ketentuan khusus.
- Cakupan materi ujian meliputi Literasi Bela Negara dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris secara mendalam.
- Terdapat materi Literasi Numerasi dalam Konsep Bela Negara serta pemahaman terkait Kewarganegaraan.
- Peserta juga akan diuji mengenai pemahaman terhadap Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.
- Waktu pengerjaan soal disediakan selama 110 menit untuk menyelesaikan seluruh materi yang ada.
- Total soal yang harus dikerjakan terdiri dari 100 butir soal dalam format pilihan ganda dengan opsi jawaban A sampai E.
- Sistem penilaian memberikan poin 1 untuk jawaban benar, poin minimal 0,25 untuk jawaban salah, dan nilai nol untuk soal yang tidak dijawab.
- Peserta perlu berhati-hati karena sistem tidak mengizinkan peserta untuk kembali ke pertanyaan yang sudah dilewati atau dijawab sebelumnya.
Selain materi ujian, para peserta juga harus mempersiapkan infrastruktur teknis yang memadai di lokasi masing-masing. Hal ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kendala teknis yang dapat merugikan peserta saat waktu pengerjaan berlangsung.
Kebutuhan perangkat dan tata tertib teknis selama ujian berlangsung antara lain:
- Peserta wajib menyediakan satu unit laptop atau komputer yang dilengkapi kamera aktif untuk menjalankan aplikasi ujian utama.
- Satu unit ponsel berkamera juga diperlukan untuk menjalankan aplikasi Zoom sebagai sarana pengawasan ujian oleh panitia.
- Kamera ponsel pada aplikasi Zoom harus diposisikan agar dapat memperlihatkan peserta serta layar laptop yang digunakan secara jelas.
- Ketersediaan daya listrik yang stabil dan koneksi internet yang lancar menjadi tanggung jawab penuh peserta selama durasi ujian.
- Pastikan aplikasi ujian dan Zoom sudah terpasang dengan benar sebelum jadwal pelaksanaan tes dimulai.
- Data username dan kata sandi yang tertera pada Kartu Tanda Peserta Ujian harus digunakan saat masuk ke sistem ujian.
- Identitas diri di aplikasi Zoom wajib disesuaikan dengan nama yang tercantum pada kartu peserta untuk memudahkan verifikasi.
- Kamera pada kedua perangkat harus dipastikan selalu aktif dan berfungsi dengan baik sepanjang jalannya proses seleksi.
- Peserta sudah harus bergabung di ruang Zoom setidaknya 45 menit sebelum tes dimulai untuk proses pengecekan awal.
- Keterlambatan dengan alasan apa pun akan mengakibatkan peserta dilarang mengikuti ujian dan dianggap gugur.
Panitia juga menerapkan pengawasan ketat terhadap barang-barang yang ada di sekitar peserta selama ujian mandiri daring ini berlangsung. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat berujung pada sanksi serius bagi calon mahasiswa yang bersangkutan.
Daftar barang yang dilarang keras untuk digunakan atau dibawa saat ujian meliputi:
- Daftar logaritma, berbagai jenis alat hitung atau kalkulator, serta kertas coretan dalam bentuk apa pun.
- Buku, catatan kecil, atau referensi fisik lainnya yang berkaitan maupun tidak berkaitan dengan materi tes.
- Alat komunikasi seluler, kecuali satu ponsel yang secara khusus digunakan untuk menjalankan aplikasi Zoom pengawas.
- Jam tangan, kamera tambahan, atau perangkat elektronik lainnya yang memiliki kemampuan untuk merekam gambar atau suara.
Interaksi dengan pihak luar juga sangat dibatasi, di mana peserta dilarang keras berbicara dengan siapa pun selama tes literasi ini berlangsung. Sistem aplikasi ujian dirancang akan tertutup secara otomatis begitu waktu pengerjaan selama 110 menit telah habis.
Jika peserta meninggalkan ruangan ujian sebelum waktu berakhir dan tidak kembali lagi, maka mereka akan dianggap telah menyelesaikan tes secara permanen. Segala bentuk kecurangan atau kelalaian dalam memenuhi syarat teknis ini akan menjadi bahan pertimbangan panitia untuk melakukan diskualifikasi secara sepihak.
Ketentuan Pendaftaran Seleksi Mandiri UPNVJ 2026
Selain memahami mekanisme tes bela negara, calon pendaftar juga harus memperhatikan syarat umum yang ditetapkan oleh pihak universitas. Jalur mandiri ini memang terintegrasi dengan data nasional yang telah ada sebelumnya.
Syarat dan ketentuan umum pendaftaran SEMA UPNVJ 2026 adalah sebagai berikut:
| Kategori Ketentuan | Detail Informasi |
|---|---|
| Syarat Utama Peserta | Wajib terdaftar sebagai peserta UTBK-SNBT Tahun 2026. |
| Riwayat Pilihan SNBT | Terbuka bagi peserta yang pada SNBT tidak memilih UPN Veteran Jakarta. |
| Pilihan Program Studi | Boleh memilih prodi yang sama atau berbeda dengan pilihan saat SNBT 2026. |
| Jumlah Maksimal Prodi | Pendaftar hanya diperbolehkan memilih maksimal 2 program studi saja. |
| Biaya Pendaftaran | Ditetapkan sebesar Rp 375.000 untuk setiap pendaftar. |
Ketentuan di atas menunjukkan bahwa UPNVJ memberikan fleksibilitas bagi calon mahasiswa untuk mencoba peruntungan di jurusan yang berbeda dari seleksi nasional sebelumnya. Hal ini memberikan kesempatan kedua yang cukup luas bagi mereka yang ingin berganti konsentrasi studi.
Informasi lebih mendalam mengenai detail teknis lainnya terkait seleksi mandiri ini dapat diakses secara berkala melalui kanal resmi universitas. Bagi para calon pendaftar, pastikan semua dokumen dan persyaratan teknis telah disiapkan dengan matang sebelum batas waktu pendaftaran ditutup.