Sekolah Vokasi Unpad Kaji Prodi Baru 2026, Jurusan AI Paling Banyak Dicari

Sekolah Vokasi Unpad Kaji Prodi Baru 2026, Jurusan AI Paling Banyak Dicari
Foto: Sekolah Vokasi Unpad Kaji Prodi Baru 2026, Jurusan AI Paling Banyak Dicari. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran (SV Unpad) sedang melakukan kajian mendalam untuk menghadirkan sejumlah program studi baru yang relevan dengan perkembangan zaman. Langkah strategis ini diambil guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sektor industri yang terus berkembang pesat.

Beberapa bidang yang kini masuk dalam radar kajian antara lain adalah Kecerdasan Buatan (AI), Keamanan Siber, hingga sektor Industri Kesehatan. SV Unpad menargetkan prodi-prodi baru tersebut memiliki potensi daya serap kerja yang sangat tinggi bagi para lulusannya di masa depan.

Transformasi Pendidikan Vokasi dan Kesiapan Kerja

Dekan SV Unpad, Dr. Kurniawan Saefullah, mengamati adanya perubahan tren di mana calon mahasiswa dan orang tua kini lebih realistis dalam memilih jurusan. Mereka cenderung mencari program pendidikan yang mampu memberikan jaminan kesiapan kerja yang nyata setelah lulus kuliah.

Ia menekankan bahwa kekuatan sekolah vokasi terletak pada kurikulumnya yang didominasi oleh aspek praktis. Mahasiswa akan lebih banyak menghabiskan waktu di laboratorium, mengikuti teaching factory, program magang, hingga pembelajaran berbasis proyek.

Dr. Kurniawan menjelaskan bahwa calon mahasiswa saat ini sangat teliti dan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan. Mereka mulai menyadari pentingnya membangun jejaring industri dan mengasah kombinasi keterampilan teknis (hard skills) serta kemampuan interpersonal (soft skills).

Mahasiswa pun didorong untuk mulai memproyeksikan karier mereka di institusi atau industri impian sejak masa perkuliahan. Hal ini penting agar mereka memiliki motivasi yang kuat selama menjalani proses pendidikan yang sarat dengan praktik lapangan.

Tingkat Keterserapan Lulusan di Dunia Kerja

Kualitas pendidikan di SV Unpad terbukti melalui data keterserapan lulusannya yang sangat positif dalam beberapa tahun terakhir. Banyak lulusan dari angkatan 2022 hingga 2024 yang berhasil mendapatkan pekerjaan dalam waktu kurang dari enam bulan.

Sebagai contoh, alumni dari program studi Kearsipan Digital mencatatkan angka keterserapan 100 persen dalam waktu singkat setelah mereka lulus. Sementara itu, lulusan prodi Manajemen Produksi Media mencapai tingkat serapan kerja sebesar 93 persen pada periode yang sama.

Fenomena menarik juga terjadi pada program studi Bahasa dan Budaya Tiongkok, di mana banyak mahasiswa yang sudah dipesan oleh perusahaan sejak masa magang. Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi lulusan vokasi sangat dinanti oleh para pengguna tenaga kerja.

Meskipun demikian, Dr. Kurniawan mengingatkan bahwa data tersebut merupakan angka rata-rata lulusan. Pihak kampus tetap berupaya maksimal agar seluruh alumni bisa segera berkontribusi di berbagai sektor profesional tanpa terkecuali.

Daftar Keketatan Prodi Sekolah Vokasi Unpad pada SNBT 2026

Berikut adalah rincian data peminat dan tingkat persaingan di Sekolah Vokasi Unpad melalui jalur UTBK SNBT 2026:

Program Studi Jumlah Peminat Daya Tampung Keketatan (%)
Kebidanan 1.782 15 0,84%
Administrasi Pemerintahan 2.046 22 1,08%
Bisnis Internasional 2.121 30 1,41%
Pemasaran Digital 1.291 19 1,47%
Teknologi Industri Kimia 1.186 18 1,52%
Kearsipan Digital 968 15 1,55%
Bahasa dan Budaya Tiongkok 1.075 17 1,58%
Bisnis Logistik 1.349 24 1,78%
Akuntansi Perpajakan 2.175 45 2,07%
Administrasi Keuangan Publik 1.289 27 2,09%
Manajemen Produksi Media 1.785 38 2,13%
Agroteknopreneur 1.261 34 2,70%
Pariwisata Bahari 1.423 53 3,72%
Akuntansi Sektor Publik 937 39 4,16%

Data di atas menunjukkan bahwa persaingan masuk ke SV Unpad sangat kompetitif, terutama pada prodi Kebidanan yang memiliki keketatan di bawah 1 persen. Calon mahasiswa diharapkan mempersiapkan diri dengan matang mengingat tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan vokasi saat ini.

Artikel terkait

Rekomendasi