Mantan istri Ruben Onsu, Sarwendah, kini tengah menjadi sorotan publik akibat dugaan penggunaan jasa buzzer. Isu ini mencuat setelah video permintaan maafnya dibanjiri komentar positif yang terlihat tidak alami.
Kabar ini pertama kali viral melalui unggahan akun Threads @arfdeatan pada Jumat, 5 Juni 2026. Akun tersebut membongkar bukti berupa tangkapan layar yang diduga berisi arahan untuk memoles citra sang artis.
Bukti Instruksi Komentar Positif
Dalam unggahan tersebut, terlihat instruksi yang meminta orang-orang memberikan tanda suka dan komentar positif pada video Sarwendah. Pesan tersebut mencantumkan bayaran atau fee sebesar "Rp350p" untuk setiap tugas yang diselesaikan.
Berikut adalah beberapa poin instruksi yang diduga diberikan kepada para buzzer tersebut:
- Target Platform: Memberikan dukungan melalui fitur like dan komentar positif di media sosial Facebook.
- Contoh Narasi: Menggunakan kalimat seperti "Tetap semangat" atau "Semoga menjadi pembelajaran yang baik di masa depan".
- Larangan Menyalin: Setiap pemberi komentar diminta untuk berkreasi dan tidak sekadar menyalin teks agar tidak terlihat seragam.
- Upah Tugas: Nominal pembayaran yang tertulis adalah Rp350p, meski belum dipastikan apakah "p" merujuk pada satuan perak atau ribuan.
Meskipun ada arahan khusus, pemilik akun Threads tersebut memilih untuk menolak tawaran itu. Ia bahkan secara terang-terangan mengejek nominal bayaran yang dianggap terlalu kecil atau "receh".
Reaksi Pedas dari Netizen
Beredarnya bukti instruksi tersebut memicu beragam reaksi sinis dari warganet di berbagai platform digital. Banyak yang merasa miris karena seorang figur publik diduga harus menggunakan jasa bayaran demi menjaga nama baik.
Salah satu netizen berkomentar bahwa tindakan ini sangat memalukan dan seharusnya menjadi pelajaran bagi publik figur lain. Mereka menekankan pentingnya menyaring ucapan sebelum bertindak agar tidak perlu melakukan pembersihan citra lewat buzzer.
Ada juga spekulasi bahwa upaya ini dilakukan untuk menjaga performa penjualan produk yang dipromosikan Sarwendah. Netizen menduga sang artis khawatir skandal tersebut akan berdampak buruk pada promosi besar atau kampanye belanja mendatang.
Ringkasan dugaan isu buzzer Sarwendah:
| Aspek Isu | Keterangan Detail |
|---|---|
| Sumber Awal | Akun Threads @arfdeatan |
| Dugaan Bayaran | Rp350 per aksi (berdasarkan tangkapan layar) |
| Platform Target | Facebook dan media sosial lainnya |
| Tujuan Utama | Membanjiri video permintaan maaf dengan dukungan positif |
Hingga saat ini, pihak Sarwendah belum memberikan klarifikasi resmi terkait kebenaran tangkapan layar yang beredar luas tersebut. Sementara itu, perdebatan mengenai keaslian dukungan di kolom komentarnya terus mengalir deras.