Rise Tower Riyadh: Calon Gedung Tertinggi di Dunia Terbaru 2026 yang Mengejutkan

Rise Tower Riyadh: Calon Gedung Tertinggi di Dunia Terbaru 2026 yang Mengejutkan
Foto: Rise Tower Riyadh: Calon Gedung Tertinggi di Dunia Terbaru 2026 yang Mengejutkan. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Dominasi Burj Khalifa di Dubai sebagai gedung tertinggi di dunia tampaknya akan segera berakhir dalam waktu dekat. Pasalnya, Arab Saudi kini tengah menyiapkan proyek ambisius bernama Rise Tower yang direncanakan memiliki ketinggian jauh melampaui rekor saat ini.

Gedung ikonik yang akan dibangun di Riyadh ini ditargetkan memiliki tinggi mencapai 2.000 meter atau sekitar 2 kilometer. Proyek raksasa tersebut mendapat dukungan pendanaan penuh dari Saudi Public Investment Fund (PIF), sebuah raksasa finansial milik negara tersebut.

Firma arsitektur ternama dunia, HKS, telah merilis proposal desain untuk bangunan yang akan membelah langit Riyadh ini. Berdasarkan rencana awal, Rise Tower akan memiliki tinggi dua kali lipat lebih dari Burj Khalifa yang hanya setinggi 828 meter.

Fasilitas Mewah di Dalam Rise Tower

Gedung pencakar langit ini dirancang tidak hanya sekadar tinggi, tetapi juga menjadi pusat gaya hidup kelas atas yang sangat eksklusif. Di dalamnya akan tersedia berbagai fasilitas premium bagi para penghuni maupun pengunjung internasional.

Berikut adalah beberapa fasilitas utama yang direncanakan hadir di dalam Rise Tower:

  • Total 678 lantai yang difungsikan untuk berbagai kebutuhan komersial dan gaya hidup.
  • Deretan hotel mewah serta restoran fine-dining kelas dunia dengan pemandangan dari ketinggian.
  • Dek observasi tertinggi di planet bumi untuk melihat keindahan kota dari titik terjauh.
  • Area perkantoran eksklusif yang ditujukan bagi perusahaan-perusahaan besar global.

Rise Tower nantinya akan menjadi titik sentral dari pengembangan kawasan "North Pole". Kawasan masa depan ini memiliki luas lahan mencapai 306 kilometer persegi di wilayah Riyadh.

Meskipun proposal desain sudah dirilis, pengerjaan fisik proyek bersejarah ini masih dalam tahap perencanaan matang. Pengembang memastikan setiap detail teknis dipertimbangkan secara cermat mengingat skala proyek yang sangat masif.

Persaingan dengan Proyek Jeddah Tower

Selain Rise Tower di Riyadh, Arab Saudi juga sedang mengebut pengerjaan mega-proyek lainnya yang bernama Jeddah Tower. Proyek yang sempat terhenti selama satu dekade ini dipastikan telah kembali berlanjut secara penuh.

Kingdom Holding Company, perusahaan milik miliarder Pangeran Alwaleed bin Talal, mengonfirmasi kemajuan pesat pembangunan gedung ini. Jeddah Tower diproyeksikan memiliki tinggi minimal 1 kilometer, dengan potensi struktur penopang mencapai 1,5 kilometer.

Informasi mengenai perkembangan pembangunan Jeddah Tower dapat dilihat pada tabel berikut:

Aspek Pembangunan Keterangan Detail
Target Ketinggian Minimal 1.000 meter (1 KM)
Status Konstruksi Telah melampaui lantai 91 (sekitar 370 meter)
Jumlah Tenaga Kerja 5.200 pekerja terampil di lokasi proyek
Kecepatan Pengerjaan Rata-rata 5 hari untuk menyelesaikan satu lantai
Target Penyelesaian Tahun 2028

Saat ini, pemasangan fasad kaca di bagian luar gedung dilaporkan sudah mulai dilakukan secara bertahap. Arsitek di balik mahakarya ini adalah Adrian Smith, sosok yang juga merancang Burj Khalifa di Dubai.

Jeddah Tower akan berdiri sebagai pusat dari kawasan Jeddah Economic Company City seluas 5,3 juta meter persegi. Kehadiran dua menara super-tinggi ini membuktikan ambisi Arab Saudi untuk menjadi pusat arsitektur modern dunia di masa depan.

Artikel terkait

Rekomendasi