Kawasan Taman Cibeunying Utara di Bandung kini menyuguhkan pemandangan yang jauh berbeda dibandingkan beberapa tahun silam. Area yang dulunya dikenal sebagai deretan kios barang-barang antik dan loak tersebut kini telah bersalin rupa menjadi salah satu destinasi wisata kuliner paling estetik di Kota Kembang.
Bagi Anda yang berencana menghabiskan masa libur panjang di Bandung, kawasan ini menawarkan alternatif yang menyegarkan selain Cihapit atau Gempol. Dengan suasana kios sederhana yang kini terasa lebih hangat dan modern, Taman Cibeunying menjadi tempat yang sangat nyaman untuk berburu santapan lezat di bawah rindang pepohonan.
Kota Bandung memang tidak pernah kehabisan daya tarik, terutama dalam hal inovasi kuliner yang menggabungkan cita rasa otentik dengan tempat yang nyaman. Berikut adalah beberapa rekomendasi tempat makan dan jajan menarik di sekitar Taman Cibeunying yang patut Anda coba.
Pilihan Kuliner Legendaris dan Kekinian di Taman Cibeunying
Daftar rekomendasi tempat makan terbaik yang wajib Anda kunjungi saat berada di kawasan ini:
- Sate Pak Gito: Salah satu pelopor kuliner di kawasan ini yang menawarkan pengalaman makan tradisional dengan piring gerabah.
- Toko Bubur DPR: Kedai bubur ala Kanton yang sangat populer dan sering viral karena topping premiumnya yang melimpah.
- Warung Obun: Kedai sarapan unik menggunakan mobil van yang menyajikan menu nasi kuning dengan harga sangat terjangkau.
- Sate Khas Abah Asli: Warung sate yang terkenal dengan bumbu kacang medenya yang gurih dan tekstur daging yang empuk.
- Bakmie 96: Kedai mi yang menempati kios bekas pasar loak dengan pilihan mi kecil atau mi karet yang menggugah selera.
- Way Up Warkop: Tempat nongkrong asik bagi pecinta kopi yang ingin merasakan suasana vintage dengan dekorasi barang antik.
Setiap tempat memiliki karakteristik unik, mulai dari suasana hingga variasi menu yang ditawarkan kepada para pengunjung. Berikut adalah rincian mengenai fasilitas dan jam operasional dari masing-masing tempat kuliner tersebut.
1. Sate Pak Gito
Sate Pak Gito merupakan salah satu kedai angkatan pertama yang menetap di wilayah ini dan tetap eksis hingga sekarang. Tempat ini sangat cocok bagi Anda yang mencari makanan berat seperti sate, tongseng, atau gulai dengan sentuhan nuansa tradisional.
Keunikan kedai ini terletak pada penyajiannya yang menggunakan piring dan mangkuk dari gerabah tanah liat sehingga aroma masakan lebih terasa. Porsinya juga dirancang pas agar pelanggan tidak merasa terlalu kekenyangan setelah menyantap hidangan di sini.
Harga yang ditawarkan sangat bersahabat, berkisar antara Rp25.000 hingga Rp50.000 saja per porsi. Jika ingin berkunjung, disarankan datang pada siang hari karena tempat ini akan sangat padat pengunjung saat menjelang sore hingga malam hari.
2. Toko Bubur di Bawah Pohon Rindang (DPR)
Kedai bubur yang satu ini sempat mencuri perhatian publik di media sosial karena lokasinya yang asri di pinggir taman. Toko Bubur DPR menyajikan bubur ala Kanton dengan pilihan topping yang tergolong mewah seperti udang, kepiting, hingga daging sapi saikoro.
Untuk menikmati semangkuk bubur premium ini, Anda cukup menyiapkan anggaran sekitar Rp25.000 hingga Rp50.000. Karena peminatnya sangat banyak, antrean di sini biasanya sudah mengular sejak pagi hari.
Kedai ini melayani pelanggan dari pukul 06.00 hingga 22.00 WIB setiap harinya, kecuali pada hari Jumat. Agar tidak kehabisan atau mengantre terlalu lama, sangat disarankan bagi Anda untuk tiba di lokasi sebelum pukul 07.00 pagi.
3. Warung Obun Foodtruck
Menggunakan konsep foodtruck dengan mobil van, Warung Obun menjadi salah satu primadona bagi pencinta sarapan rumahan di Bandung. Menu yang paling banyak dicari adalah Nasi Kuning Gureh yang memiliki rasa gurih yang khas dan bumbu yang meresap sempurna.
Selain nasi kuning, tersedia juga berbagai pilihan kudapan ringan bagi Anda yang menginginkan sarapan yang lebih praktis. Harganya pun sangat ekonomis, yakni berada pada rentang Rp10.000 hingga Rp15.000 saja.
Perlu diingat bahwa Warung Obun hanya beroperasi dari hari Kamis hingga Minggu, mulai pukul 06.30 sampai 12.30 WIB. Jika ingin menghindari keramaian, Anda bisa mencoba datang setelah pukul 09.00 saat antrean mulai sedikit berkurang.
4. Sate Khas Abah Asli
Pilihan sate lainnya di kawasan Taman Cibeunying Utara adalah Sate Khas Abah Asli yang memiliki keunggulan pada bumbunya. Mereka menggunakan kacang mede sebagai bahan utama bumbu kacangnya, sehingga memberikan sensasi rasa yang lebih kaya dan lembut.
Pilihan menunya cukup beragam, mulai dari sate jando yang kenyal, sate kambing, sup dengkul, hingga nasi goreng kambing yang kaya rempah. Lokasinya berada dalam satu area dengan Toko Bubur DPR, sehingga Anda memiliki pilihan area duduk indoor maupun outdoor.
Harga hidangan di sini cukup kompetitif, mulai dari Rp20.000 sampai Rp40.000 per porsi. Suasana backyard yang disediakan membuat pengalaman makan sate di sini terasa lebih santai dan nyaman bagi keluarga.
5. Bakmie 96
Bagi Anda yang sedang tidak ingin menyantap nasi, Bakmie 96 yang berlokasi di salah satu kios bekas pasar loak bisa menjadi pilihan tepat. Meskipun tempatnya terbatas dan seringkali penuh, cita rasa mi yang ditawarkan sebanding dengan perjuangan mencari tempat duduk.
Pengunjung bisa memilih dua varian mi, yaitu mi kecil yang teksturnya lembut atau mi karet yang lebih kenyal dan tebal. Tersedia dua pilihan rasa utama, yakni versi manis atau asin, dengan harga berkisar antara Rp25.000 hingga Rp37.000.
Warung bakmi ini mulai melayani pelanggan setiap hari dari pukul 12.00 siang. Pada hari kerja tutup pukul 20.00 WIB, sedangkan pada akhir pekan jam operasionalnya diperpanjang hingga pukul 21.00 WIB.
6. Way Up Warkop
Way Up Warkop hadir sebagai opsi tempat bersantai bagi Anda yang hanya ingin menikmati kopi tanpa makan berat. Menariknya, warkop ini tetap mempertahankan estetika kios aslinya dengan memajang berbagai barang jadul sebagai elemen dekorasi utama.
Menu kopi yang disajikan umumnya menggunakan biji kopi jenis Arabika dengan harga yang sangat terjangkau bagi semua kalangan. Tempat ini sangat cocok dijadikan lokasi diskusi atau sekadar mengobrol santai hingga larut malam bersama teman-teman.
Warkop ini buka setiap hari dari pukul 15.00 hingga 24.00 WIB. Mengingat area yang terbatas, Anda mungkin harus bersabar saat jam sibuk di sore hari karena banyaknya pengunjung yang ingin menikmati suasana senja di sana.
Berikut adalah ringkasan informasi operasional beberapa kuliner di Taman Cibeunying:
| Nama Tempat | Jam Operasional | Kisaran Harga |
|---|---|---|
| Sate Pak Gito | 12.00 - 22.00 WIB | Rp25rb - Rp50rb |
| Toko Bubur DPR | 06.00 - 22.00 WIB (Jumat Tutup) | Rp25rb - Rp50rb |
| Warung Obun | 06.30 - 12.30 WIB (Kamis-Minggu) | Rp10rb - Rp15rb |
| Bakmie 96 | 12.00 - 20.00/21.00 WIB | Rp25rb - Rp37rb |
| Way Up Warkop | 15.00 - 24.00 WIB | Terjangkau |
Tabel di atas merangkum jadwal buka dan estimasi biaya yang perlu Anda siapkan saat mengunjungi spot kuliner populer di kawasan tersebut. Pastikan Anda memperhatikan hari libur operasional agar tidak kecewa saat sampai di lokasi.
Sebagai saran tambahan, sebaiknya gunakan kendaraan roda dua atau transportasi umum saat berkunjung ke Taman Cibeunying karena keterbatasan lahan parkir. Datanglah lebih awal agar Anda bisa memilih tempat duduk terbaik dan menikmati hidangan tanpa harus menunggu terlalu lama.
Kawasan Taman Cibeunying kini membuktikan bahwa ruang publik yang ditata dengan baik bisa menghidupkan ekonomi kreatif tanpa menghilangkan identitas aslinya. Selamat menikmati petualangan kuliner Anda di sudut Kota Bandung yang menawan ini.