PT PII Jamin Proyek Legok Nangka: Solusi Energi dari Sampah Jawa Barat Terbaru 2026

PT PII Jamin Proyek Legok Nangka: Solusi Energi dari Sampah Jawa Barat Terbaru 2026
Foto: PT PII Jamin Proyek Legok Nangka: Solusi Energi dari Sampah Jawa Barat Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PT PII telah memberikan jaminan bagi proyek Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah Regional (TPPASR) Legok Nangka di Jawa Barat. Proyek ini menjadi proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) pertama di sektor persampahan yang didukung oleh PT PII.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PT PII, Andre Permana, menyatakan bahwa proyek pengelolaan sampah ini akan melayani Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Sumedang. Kapasitas pengolahan sampahnya mencapai 2.131 ton per hari.

Menurut Andre, proyek ini adalah bagian dari upaya nasional untuk menangani masalah pengelolaan sampah yang selama ini menjadi tantangan di Indonesia. Adanya penjaminan dari PT PII bertujuan meningkatkan kepastian investasi serta memperkuat daya tarik proyek, sehingga menggugah partisipasi sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Dukungan strategi PT PII:

  • PT PII bertindak sebagai SMV Kementerian Keuangan RI untuk mendukung proyek berskala besar dalam infrastruktur persampahan.
  • Penjaminan ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang diharapkan memberi dampak positif bagi masyarakat.

Andre juga menekankan bahwa penjaminan TPPASR Legok Nangka adalah pencapaian penting bagi PT PII. Ini adalah proyek KPBU pertama di sektor persampahan yang mereka jamin pada 2026, menawarkan manfaat besar untuk lingkungan dan ekonomi lokal melalui pengurangan sampah dan pengembangan energi.

Dia berharap, proyek ini dapat dijadikan model pengembangan infrastruktur persampahan berkelanjutan di masa depan. Dukungan dari PT PII diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap proyek-proyek lingkungan hidup.

Peranan teknologi waste-to-energy (WtE):

PT PII menilai bahwa teknologi ini berperan penting dalam mendukung keberlanjutan dan ekonomi sirkular. Teknologi WtE memungkinkan pengolahan sampah menjadi sumber daya baru berupa energi listrik dan panas, sekaligus mengurangi jumlah sampah yang harus dibuang.

Baca juga: PII Ingatkan Dampak Ekonomi Cuaca Ekstrem, Jalur Evakuasi Jadi Kunci Mitigasi.

Artikel terkait

Rekomendasi