Musik seringkali dianggap sebagai bahasa universal yang mampu menyatukan berbagai perbedaan melalui harmoni irama dan melodi. Alunan suara yang apik dipadukan dengan lirik menyentuh menjadikan musik sebagai sarana efektif untuk mempererat hubungan antarwarga dunia.
Semangat inilah yang mendasari BPK PENABUR Jakarta untuk kembali menyelenggarakan PENABUR International Choir Festival (PICF) 2024. Ajang bergengsi ini menjadi wadah bagi komunitas paduan suara internasional untuk merajut persahabatan lintas negara.
Ketua BPK PENABUR Jakarta, Kenny Lim, menjelaskan bahwa ajang dua tahunan ini merupakan tempat bertemunya para pecinta paduan suara dari berbagai belahan bumi. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga berkesempatan untuk belajar bersama satu sama lain.
Kenny juga menegaskan bahwa PICF merupakan bentuk nyata komitmen lembaga dalam mendukung minat dan bakat siswa di luar bidang akademik. Program ini dirancang untuk memberikan ruang bagi ekspresi seni yang berkualitas tinggi bagi para pelajar.
Khusus bagi para peserta didik, kompetisi ini juga selaras dengan nilai-nilai Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Poin-poin seperti kemandirian, gotong royong, hingga kreativitas dan kebinekaan global menjadi landasan penting dalam setiap proses latihan dan penampilan.
Tema dan Fokus PICF 2024
Pada penyelenggaraan yang keenam ini, PICF mengusung tema bertajuk "Enhance your well-being through choral singing". Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 14 September 2024 mendatang.
Pusat kegiatan akan berlokasi di Kompleks PENABUR International Kelapa Gading yang berada di kawasan Jakarta Utara. Perhelatan tahun ini menandai kembalinya format luring secara penuh setelah pada 2022 lalu dilaksanakan secara daring akibat pandemi.
Avip Priatna selaku Artistic Director & President of the Jury PICF 2024 menjelaskan filosofi di balik pemilihan tema tahun ini. Menurutnya, bernyanyi dalam kelompok paduan suara mampu memberikan energi positif yang berdampak baik bagi kesehatan fisik dan mental.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa aktivitas vokal kelompok ini memiliki pengaruh sosial yang luas bagi para pelakunya. Selain membangun kedisiplinan, paduan suara juga melatih empati dan kemampuan bekerja sama dalam sebuah tim besar.
Peserta dan Kategori Lomba
PICF 2024 berhasil menarik minat yang luar biasa dengan total 5.038 peserta yang berasal dari berbagai penjuru tanah air. Tercatat ada 12 provinsi di Indonesia yang mengirimkan perwakilannya dalam kompetisi skala internasional ini.
Daftar provinsi di Indonesia yang mengirimkan delegasi dalam ajang ini antara lain:
- Sumatera Utara dan Lampung.
- Banten dan Daerah Khusus Jakarta.
- Jawa Barat, Jawa Tengah, serta DI Yogyakarta.
- Jawa Timur dan Bali.
- Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, hingga Sulawesi Utara.
Selain peserta dari dalam negeri, ajang ini juga dimeriahkan oleh kehadiran peserta mancanegara yang berasal dari Filipina. Seluruh partisipan tersebut terbagi ke dalam 126 tim paduan suara yang siap unjuk kebolehan di atas panggung.
Kompetisi ini dibagi menjadi dua kategori besar untuk memastikan penilaian yang adil dan sesuai dengan tingkat usia serta keahlian. Penyelenggara menyusun pembagian kategori sebagai berikut agar mencakup seluruh jenjang usia.
Berikut adalah rincian kategori yang diperlombakan dalam PICF 2024:
| Jenis Kategori | Kelompok Peserta |
|---|---|
| School Categories | Kindergarten, Primary School, Junior High School, dan Senior High School. |
| General Categories (Usia Muda) | Children’s Choir (9-17 tahun) dan Mixed Youth Choir (17-23 tahun). |
| General Categories (Dewasa) | Mixed Choir, Equal Voices (di atas 17 tahun), dan Senior Choir (di atas 40 tahun). |
| Kategori Khusus | Folklore, Music of Religion, Pop & Jazz Choir, serta Gospel & Spiritual. |
Penjelasan di atas menunjukkan fleksibilitas kompetisi ini yang merangkul berbagai jenis genre musik vokal. Mulai dari lagu daerah (folklore) hingga musik religi dan jazz, semuanya mendapatkan tempat untuk ditampilkan.
Program Edukasi dan Juri Internasional
Selain kompetisi utama, PICF 2024 juga menawarkan berbagai kegiatan edukatif seperti workshop, master class, dan choral clinic. Program ini menghadirkan para ahli profesional dari dalam dan luar negeri untuk berbagi pengetahuan teknis.
Penyelenggara juga berencana menggelar "friendship concert" yang akan diadakan di ruang publik seperti mall dan gereja di sekitar lokasi acara. Hal ini bertujuan agar kemeriahan festival dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas di Jakarta.
Kualitas penilaian dalam ajang ini tidak perlu diragukan lagi karena melibatkan dewan juri mancanegara yang memiliki reputasi dunia. Dukungan penuh juga datang dari Kemendikbud Ristek serta Kemenparekraf sebagai bentuk apresiasi terhadap kemajuan seni suara.
Deretan juri internasional yang hadir untuk memberikan penilaian objektif meliputi:
- Ursa Lah dan Ragnar Rasmussen yang berasal dari Norwegia.
- Andre Van Der Merwe, pakar paduan suara dari Afrika Selatan.
- Brada Allred perwakilan dari Amerika Serikat.
- Darius Lim yang merupakan konduktor ternama asal Singapura.
Kehadiran tokoh-tokoh dunia tersebut dilengkapi dengan partisipasi juri-juri ahli dari Indonesia seperti Avip Priatna, Ivan Yohan, dan Ken Steven. Selain itu, terdapat pula nama Agustinus B Jusana, Jessica F Amadea, hingga maestro vokal Aning Katamsi.
Avip Priatna menambahkan bahwa mengundang juri internasional adalah langkah strategis agar peserta bisa menimba ilmu langsung dari pakarnya. Di sisi lain, hal ini menjadi momen untuk memperkenalkan kekayaan tradisi paduan suara Indonesia kepada mata dunia.
Persiapan Matang Para Peserta
Keberhasilan di masa lalu menjadi motivasi bagi peserta tahun ini, sebagaimana diungkapkan oleh pemenang edisi sebelumnya. Tamao Shimizu dari kelompok Voces Fidelis asal Jepang mengenang kebahagiaannya saat berhasil meraih juara pada PICF 2019.
Kesan mendalam juga dirasakan oleh Seonha Jeon, konduktor Angelus Domini dari Korea Selatan pada gelaran tahun 2022. Ia mengaku sangat bangga saat kelompoknya berhasil membawa pulang penghargaan bergengsi kategori "The Best Conductor".
Salah satu tim yang sangat serius melakukan persiapan tahun ini adalah "K11 Choir" dari TKK 11 PENABUR untuk kategori Taman Kanak-kanak. Mereka telah memulai latihan intensif sejak tiga bulan sebelum kompetisi dimulai.
Tities Sandrariasti selaku Kepala TKK 11 PENABUR menjelaskan bahwa anak-anak didampingi oleh pelatih vokal profesional. Mereka diajarkan teknik pernapasan dasar hingga cara memproduksi suara yang baik dengan metode yang menyenangkan bagi anak usia dini.
Selain aspek teknis vokal, para guru juga menekankan pentingnya kerja sama tim dan kemampuan berkomunikasi antar teman. Fokus utama lainnya adalah melatih daya nalar kritis dan kreativitas yang selaras dengan keterampilan abad ke-21.
Membentuk Karakter Melalui Seni
Kenny Lim berharap festival ini dapat menumbuhkan sikap tekun, disiplin, dan sportivitas yang tinggi pada diri setiap peserta. Melalui seni paduan suara, diharapkan muncul kecintaan yang lebih dalam terhadap budaya Indonesia.
Interaksi dengan peserta mancanegara juga dipandang penting untuk memperluas wawasan dan membangun kepercayaan diri para siswa. Hal ini sejalan dengan upaya pembentukan profil lulusan BPK PENABUR yang dikenal dengan akronim BEST.
Nilai-nilai BEST yang ingin ditanamkan kepada para siswa melalui ajang ini adalah:
- Be Tough: Memiliki jati diri dan karakter yang tangguh serta berpegang pada nilai spiritual.
- Excel Worldwide: Mampu menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, serta bahasa internasional untuk kepemimpinan positif.
- Share with Society: Menghargai kemajemukan dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan sosial.
- Trust in God: Mengedepankan sikap mengandalkan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari.
Dengan pelaksanaan PICF 2024, BPK PENABUR Jakarta berupaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berimbang bagi generasi muda. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa prestasi akademik dan seni dapat berjalan beriringan secara harmonis.
Publik diundang untuk hadir dan menyaksikan langsung talenta-talenta luar biasa yang akan tampil di panggung internasional ini. Acara ini akan menjadi saksi bagaimana bakat dan persahabatan tumbuh melalui keindahan suara yang dipadukan secara sempurna.