Pendapatan Manulife Syariah Indonesia Tembus Rp 302,1 Miliar di 2026: Mengejutkan!

Pendapatan Manulife Syariah Indonesia Tembus Rp 302,1 Miliar di 2026: Mengejutkan!
Foto: Pendapatan Manulife Syariah Indonesia Tembus Rp 302,1 Miliar di 2026: Mengejutkan!. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks
Rangkuman Kinerja Manulife Syariah Indonesia Tahun 2025

PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Syariah (Manulife Syariah Indonesia) memaparkan total pendapatan usaha mencapai Rp 302,1 miliar selama tahun 2025. Peningkatan ini jauh lebih tinggi dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 66,5 miliar.

Presiden Direktur & CEO Manulife Syariah Indonesia, Fauzi Arfan, menyatakan bahwa peluncuran resmi entitas independen di Desember 2024 berkontribusi pada pertumbuhan aset hingga Rp 1,55 triliun. “Peningkatan minat masyarakat terhadap proteksi berbasis syariah menunjukkan kepercayaan yang tumbuh pada pendekatan nilai dalam keamanan finansial. Tahun pertama operasional kami sebagai bisnis syariah independen menunjukkan respon pasar yang positif," ujarnya dalam rilis resmi pada Kamis (28/5/2026).

Baca juga: Manulife Syariah Indonesia Resmi Beroperasi, Dorong Pertumbuhan Keuangan Syariah di Indonesia

Rasio solvabilitas Manulife Syariah Indonesia mencatatkan angka kuat, dengan Rasio Solvabilitas Dana Tabarru’ dan Dana Tanahud mencapai 797 persen, serta Dana Perusahaan sebesar 5.433 persen, lebih dari cukup sesuai ketentuan OJK.

Sepanjang tahun 2025, manfaat sudah disalurkan kepada peserta dengan pembayaran klaim mencapai Rp 83,9 miliar. Angka ini meningkat sekitar 99 persen dibandingkan dengan yang tercatat sebelumnya. Selain itu, surplus underwriting dana tabarru’ mencapai Rp 766 juta, menegaskan pengelolaan dana peserta yang sehat.

Baca juga: Ekonomi Syariah Dinilai Tak Bisa Hanya Besar di Statistik

Seiring dengan kinerja bisnis, Manulife Syariah Indonesia terus mewujudkan nilai-nilai dalam berbagi, bertumbuh, dan berdampak. Komitmen ini terlihat dari solusi proteksi berbasis syariah dan berbagai inisiatif sosial yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

Salah satu program utama mereka adalah Wakaf Air. Program ini mendukung akses air bersih dan meningkatkan kualitas hidup mereka yang memerlukan, selaras dengan prinsip dampak dan keberlanjutan dalam keuangan syariah.

Baca juga: Perbankan Syariah RI Makin Moncer, Pembiayaan Capai Rp 716 Triliun

Artikel terkait

Rekomendasi