Paus Leo XIV Pakai Sepatu Nike, Gaya Santai Pemimpin Vatikan Ini Curi Perhatian Dunia

Paus Leo XIV Pakai Sepatu Nike, Gaya Santai Pemimpin Vatikan Ini Curi Perhatian Dunia
Foto: Ilustrasi Paus Leo XIV Pakai Sepatu Nike, Gaya Santai Pemimpin Vatikan Ini Curi Perhatian Dunia.
Ukuran teks

Paus Leo XIV kembali mencuri perhatian publik melalui gaya berpakaiannya yang tidak biasa bagi seorang pemimpin tertinggi Gereja Katolik. Dalam sebuah cuplikan film dokumenter terbaru, pemimpin dunia tersebut terlihat tampil santai dengan mengenakan sepatu kets dari merek ternama, Nike.

Cuplikan video untuk dokumenter berjudul Leone a Roma menampilkan momen saat Paus Leo XIV tengah berjalan di sebuah area terbuka yang berumput hijau. Di balik jubah kepausan berwarna gading yang anggun, tampak jelas ia mengenakan sneakers putih dengan logo swoosh hitam khas Nike.

Pihak JustFreshKicks berhasil mengidentifikasi bahwa alas kaki yang digunakan adalah model Nike Franchise Low. Sepatu tenis ini memiliki sejarah panjang karena pertama kali diperkenalkan pada dekade 1970-an hingga 1980-an, sebelum akhirnya diproduksi kembali pada tahun 2008 dengan nama Franchise Low Plus.

Meskipun waktu pasti pengambilan foto tersebut tidak disebutkan secara rinci, laporan dari GQ menduga bahwa Paus Leo kemungkinan besar mendapatkan sepatu tersebut pada masa perilisan ulangnya. Penampilan ini menambah deretan momen unik sang Paus yang dikenal memiliki selera gaya yang modern dan personal.

Sebelum heboh soal sepatu Nike, Paus Leo XIV juga pernah menjadi pusat pembicaraan saat berada di Vatican City pada Juni 2025. Kala itu, ia terlihat mengenakan topi tim baseball Chicago White Sox yang langsung memicu reaksi luas di media sosial.

Akun resmi Instagram White Sox bahkan sempat mengunggah foto sang Paus yang lahir di Chicago tersebut saat mengenakan topi hitam kebanggaan mereka. Tim tersebut menuliskan keterangan bahwa Paus Leo XIV sedang mewakili tim favoritnya, lengkap dengan tambahan simbol api yang menunjukkan antusiasme.

Melansir laporan dari MLB.com, kabar mengenai Paus yang memakai atribut olahraga tersebut sampai ke telinga manajer White Sox, Will Venable. Dalam sebuah wawancara sebelum pertandingan pada 11 Juni 2025, Venable mengungkapkan rasa bangganya karena timnya mendapatkan dukungan dari sosok sebesar Paus.

Setelah sempat menjadi perdebatan mengenai tim olahraga mana yang ia dukung, terungkap bahwa kecintaan Paus Leo pada White Sox sudah tumbuh sejak lama. Ia tumbuh besar di Dolton, Illinois, yang lokasinya berdekatan dengan wilayah South Side, Chicago.

Kedekatan emosional ini dibuktikan dengan kehadiran beliau pada pertandingan pertama World Series tahun 2005 silam. Bahkan, kamera siaran Fox sempat menangkap sosoknya di tengah kerumunan penonton saat ia masih menjadi bagian dari komunitas di sana.

Dokumenter "Leone a Roma": Mengulik Kehidupan Paus di Italia

Film dokumenter bertajuk Leone a Roma merupakan karya orisinal Vatican Media yang dirancang untuk merayakan satu tahun kepemimpinan Paus Leo XIV. Film ini menyoroti perjalanan panjang Robert Francis Prevost, nama asli sang Paus, selama hampir dua dekade menetap di Roma.

Cerita di dalamnya dibangun melalui berbagai sudut pandang dan ingatan orang-orang terdekat yang mengenalnya selama di "Kota Abadi". Dokumenter ini menjadi sangat penting karena mencatat sejarah Paus pertama yang berasal dari Amerika Serikat tersebut.

Berikut adalah beberapa poin penting yang diulas dalam film dokumenter Leone a Roma:
  • Perjalanan awal kedatangannya ke Roma dari Chicago pada tahun 1981 sebagai diakon muda.
  • Masa-masa studi dan persaudaraan di Kolese Internasional Santa Monika.
  • Pengabdian sebagai Prior Jenderal Ordo Santo Agustinus yang dijalani selama dua periode (2001-2013).
  • Tugas penting sebagai Prefek Dikasteri untuk Para Uskup setelah ditunjuk oleh Paus Fransiskus.
  • Kesaksian pribadi dari rekan seordo, keluarga, hingga kaum muda tentang keseharian sang Paus.

Melalui dokumenter ini, penonton diajak melihat sisi manusiawi seorang pemimpin besar melalui pelayanan pastoral dan doa di berbagai tempat devosi. Film ini menunjukkan bagaimana pengalaman hidupnya di Roma sangat berperan dalam membentuk karakternya saat melayani Gereja secara universal.

Karya Sinematik Ketiga Tentang Paus Leo XIV

Film Leone a Roma bukanlah dokumenter pertama yang membahas kehidupan sang pemimpin Gereja Katolik ini. Sejak terpilih sebagai Paus ke-267 pada 8 Mei 2025, Vatican Media telah merilis dua film lainnya yang membahas fase kehidupan yang berbeda.

Informasi mengenai seri dokumenter Paus Leo XIV dapat dilihat pada tabel berikut:
Judul Dokumenter Waktu Rilis Fokus Utama Pembahasan
León de Perú Juni 2025 Tahun-tahun pengabdian sebagai misionaris di Peru.
Leo from Chicago November 2025 Asal-usul, keluarga, dan akar budayanya di Amerika Serikat.
Leone a Roma Mei 2026 Kehidupan spiritual dan karier gerejawi selama di Roma.

Tabel tersebut merangkum perjalanan sinematik yang mendokumentasikan transformasi Robert Francis Prevost hingga menjadi Paus Leo XIV. Setiap film memberikan gambaran mendalam tentang dedikasi dan perjalanan iman yang ia tempuh di berbagai belahan dunia.

Produksi film terbaru ini melibatkan jurnalis senior Vatican Media seperti Felipe Herrera-Espaliat, Salvatore Cernuzio, dan Tiziana Campisi. Sementara itu, proses penyuntingan dipercayakan kepada tim ahli yang terdiri dari Jaime Vizcaíno Haro serta Stefano Anella.

Rencananya, Leone a Roma akan ditayangkan secara luas melalui kanal resmi Vatikan dan juga tersedia bagi jaringan media internasional lainnya. Penayangan ini bertepatan dengan momen peringatan mulainya pelayanan kepausan beliau di Takhta Santo Petrus.

Melalui berbagai narasi visual ini, publik diharapkan dapat mengenal lebih dekat sosok Paus Leo XIV yang rendah hati dan bersahaja. Gaya santainya, termasuk penggunaan sepatu kets, menjadi simbol kedekatannya dengan gaya hidup masyarakat modern saat ini.

Artikel terkait

Rekomendasi