Pemerintah dan pengelola pusaka kerajaan Inggris memutuskan untuk memperpanjang durasi pameran busana, topi, serta aksesori bersejarah milik mendiang Ratu Elizabeth II. Keputusan ini diambil setelah melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa besar sejak pameran tersebut resmi dibuka.
Ajang bertajuk "Queen Elizabeth II: Her Life in Style" ini awalnya direncanakan berakhir pada 18 Oktober 2026 mendatang. Namun, karena seluruh tiket sudah habis terjual dalam waktu singkat, jadwal pameran kini ditambah hingga 18 April 2027.
Pameran Terbesar dalam Sejarah Royal Collection
Pameran yang berlokasi di King's Gallery, tepat di samping Istana Buckingham ini, diprediksi akan mencatatkan rekor baru bagi Royal Collection Trust. Lembaga yang mengelola harta benda keluarga kerajaan ini memperkirakan setidaknya 400 ribu orang akan datang berkunjung.
Jumlah pengunjung yang membludak ini menjadikan eksibisi tersebut sebagai pameran yang paling banyak diminati dalam sejarah organisasi tersebut. Hal ini membuktikan bahwa pesona sang Ratu tetap abadi meski beliau telah tiada.
Daftar koleksi istimewa yang ditampilkan dalam pameran :
- Gaun masa kecil Ratu yang sebelumnya tidak pernah diperlihatkan kepada publik.
- Perhiasan sakral seperti kalung pernikahan dan tiara asli milik Ratu Elizabeth II.
- Replika gaun yang dipakai oleh pemeran pengganti Ratu dalam seremoni pembukaan Olimpiade London 2012.
- Berbagai busana couture tertua yang beberapa di antaranya telah berusia lebih dari 90 tahun.
- Sepasang gaun emas karya desainer legendaris Jeanne Lanvin untuk Putri Elizabeth dan Putri Margaret.
Hampir separuh dari benda-benda yang dipajang di galeri ini merupakan koleksi yang baru pertama kali dikeluarkan untuk konsumsi umum. Kurator pameran, Caroline de Guitaut, menyebutkan ada lebih dari 300 item yang bisa dipelajari pengunjung.
Caroline mengungkapkan bahwa koleksi ini merupakan bentuk pemeriksaan paling mendalam terhadap sejarah gaya berpakaian sang Ratu. Ia berharap masyarakat bisa mengerti mengapa aspek mode memegang peranan krusial dalam menjalankan tugas-tugas kerajaan.
Penghormatan untuk Seabad Sang Ratu
Direktur Royal Collection, Tim Knox, menyampaikan melalui pernyataan resmi pada 22 Mei 2026 bahwa respons publik benar-benar di luar dugaan. Perpanjangan durasi ini bertujuan agar lebih banyak orang dari berbagai belahan dunia bisa merasakan pengalaman langka ini.
Ia menekankan bahwa pameran ini merupakan penghormatan sekali seumur hidup untuk mengenang warisan Ratu Elizabeth II. Program ini juga sejalan dengan misi amal lembaga untuk menyebarluaskan pengetahuan tentang koleksi kerajaan seluas mungkin.
Salah satu temuan yang dianggap paling menarik oleh kurator adalah gaun emas kembar yang dibuat untuk Ratu dan adiknya di masa muda. Busana tersebut mencerminkan kedekatan tren mode antara Paris dan London pada era tersebut.
Caroline de Guitaut, yang sudah mengabdi selama tiga dekade di Royal Collection Trust, merasa busana tersebut memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi. Ia melihat gaun-gaun itu sebagai representasi perkembangan selera mode sang penguasa Inggris dari waktu ke waktu.
Koleksi Ikonik dari Berbagai Peristiwa Penting
Pihak penyelenggara juga menyertakan pakaian pengiring pengantin yang dipakai Ratu saat masih berusia delapan tahun pada pernikahan pamannya. Selain itu, pengunjung bisa melihat langsung gaun pernikahan asli serta gaun penobatan megah dari tahun 1953.
Terdapat satu koleksi unik berupa rok berwarna biru muda dengan motif Romeo dan Juliet yang memiliki cerita tersendiri. Rok tersebut merupakan hadiah dari kunjungan ke Ottawa, Kanada, pada tahun 1951 yang langsung dipakai Ratu untuk berdansa.
Informasi mengenai pameran dan peringatan ulang tahun ke-100 :
| Kategori Informasi | Detail Peringatan |
|---|---|
| Lokasi Utama | King's Gallery, Istana Buckingham, London |
| Batas Waktu Terbaru | Diperpanjang hingga 18 April 2027 |
| Buku Pendamping | "Queen Elizabeth II: Fashion and Style" |
| Program Tambahan | Pembukaan apartemen pribadi di Istana Holyroodhouse |
Penjelasan di atas merangkum bagaimana Kerajaan Inggris merayakan seabad kelahiran Ratu melalui berbagai akses publik. Masyarakat yang ingin datang sangat disarankan untuk melakukan reservasi tiket secara daring terlebih dahulu.
Membantah Mitos Mode Sang Ratu
Melalui pameran ini, Caroline de Guitaut juga ingin meluruskan persepsi publik tentang selera busana Ratu Elizabeth II. Selama ini, sang adik, Putri Margaret, sering dianggap sebagai sosok yang lebih modis karena kecintaannya pada brand Dior.
Namun, koleksi yang ada menunjukkan bahwa Ratu Elizabeth II sebenarnya sangat memperhatikan penampilannya secara mendalam. Beliau terlibat langsung dalam proses desain dan memiliki hubungan personal yang sangat akrab dengan para perancangnya.
Bagi mereka yang tidak sempat terbang ke London, telah tersedia buku pendamping resmi yang mengulas detail setiap pakaian. Buku tersebut diharapkan bisa menjadi sumber edukasi mengenai sejarah panjang gaya berpakaian keluarga kerajaan Inggris.
Sebagai bagian dari rangkaian acara yang sama, Istana Holyroodhouse di Edinburgh juga akan membuka apartemen pribadi milik Ratu. Tur spesial di kediaman resmi tersebut akan berlangsung selama 100 hari dan menjadi pertama kalinya dibuka untuk umum.