Kabar menggembirakan datang dari sektor pariwisata tanah air, di mana tingkat keterisian atau okupansi hotel mewah di Indonesia kini telah pulih sepenuhnya. Pencapaian ini bahkan disebut sudah menyamai level yang tercatat sebelum pandemi COVID-19 melanda dunia.
Regional Vice President-Asia Pacific STR, Jesper Palmsqvuit, mengungkapkan bahwa segmen hotel premium menunjukkan ketahanan atau resiliensi yang jauh lebih kuat. Pertumbuhan di kelas ini bahkan tercatat melampaui kinerja kategori akomodasi lainnya di pasar nasional.
Berikut adalah ringkasan data pertumbuhan hotel mewah dibandingkan segmen lainnya berdasarkan laporan terbaru:
- Okupansi Hotel Mewah: Berhasil menyentuh angka 64 persen, setara dengan kondisi normal sebelum masa pandemi.
- Segmen Hotel Lainnya: Tingkat keterisian saat ini masih berada di angka 59 persen, sedikit di bawah rata-rata prapandemi.
- Kenaikan Tarif Kamar: Harga sewa rata-rata harian telah melonjak hingga lebih dari 40 persen jika dibandingkan dengan data tahun 2019.
Lonjakan ini mencerminkan tingginya minat wisatawan domestik terhadap pengalaman wisata kelas atas di berbagai destinasi unggulan. Data tersebut dihitung berdasarkan periode 12 bulan yang berakhir pada Maret 2026.
Potensi Properti Hunian Mewah di Bali
Bali tetap menjadi pusat pertumbuhan utama dalam sektor wisata premium, khususnya untuk kategori properti hunian mewah atau branded residence. Berdasarkan riset C9 Hotelworks, Pulau Dewata menyumbang sekitar 25 persen dari total nilai pasar hunian mewah di Indonesia.
Saat ini, terdapat lebih dari 70 proyek pengembangan aktif yang sedang berjalan di berbagai kawasan strategis. Pembangunan ini tersebar mulai dari wilayah Canggu, Berawa, Uluwatu, Seminyak, hingga kawasan Sanur yang legendaris.
Faktor pendukung dan tantangan dalam pengembangan sektor pariwisata premium di Indonesia:
| Fokus Pengembangan | Kebutuhan Utama / Tantangan |
|---|---|
| Infrastruktur Dasar | Perbaikan akses air bersih di Bali Selatan dan manajemen sampah yang lebih baik. |
| Fasilitas Penunjang | Pembangunan sekolah serta rumah sakit standar internasional untuk menambah durasi tinggal. |
| Aksesibilitas Destinasi | Kemudahan transportasi menuju lokasi wisata baru untuk menarik kunjungan wisatawan. |
| Kualitas Layanan | Integrasi layanan hotel dengan hunian mewah atau branded residence secara maksimal. |
Tabel di atas merangkum poin-poin penting yang perlu diperhatikan pemerintah dan pelaku industri untuk menjaga momentum pertumbuhan ini. Koordinasi antara penyediaan fasilitas dan kemudahan akses menjadi kunci utama pembukaan destinasi baru.
Direktur Pacific Asia Horwath HTL, Matt Gebbie, menekankan bahwa kunci untuk memperluas lokasi wisata mewah adalah kemudahan akses bagi pelancong. Menurutnya, ketika aksesibilitas terpenuhi, secara otomatis tingkat hunian di destinasi baru tersebut akan ikut terdongkrak.
Di sisi lain, Director Harmoni Bali, Edward Kusma, menyarankan agar pemerintah lebih serius mematangkan infrastruktur pendukung di wilayah wisata. Hal ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi wisatawan asing maupun domestik yang mencari kemewahan dan kenyamanan.
Sektor pariwisata premium Indonesia kini diprediksi memiliki prospek masa depan yang sangat cerah. Dengan tren positif ini, pelaku industri optimistis bahwa pasar kelas atas akan terus menjadi motor penggerak utama ekonomi pariwisata nasional.