Naomi Osaka kembali mencuri perhatian dunia lewat aksi nyentriknya di lapangan tenis French Open 2026. Atlet legendaris ini tidak hanya datang untuk bertanding, tetapi juga mengubah arena tanah liat tersebut menjadi panggung peragaan busana pribadinya.
Pada pertandingan putaran pertama yang digelar Selasa, 26 Mei 2026, juara Grand Slam berusia 38 tahun ini tampil memukau saat memasuki lapangan. Ia mengenakan korset hitam yang dipadukan dengan rok panjang menyapu lantai dengan warna senada.
Busana megah tersebut merupakan karya dari desainer ternama Kevin Germanier. Sang perancang dikenal luas karena dedikasinya dalam menciptakan pakaian kelas atas menggunakan material daur ulang yang ramah lingkungan.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Osaka memberikan julukan khusus untuk gayanya tersebut dengan istilah "Court-ture". Sebutan ini merupakan permainan kata antara lapangan tenis (court) dan busana kelas atas (couture).
Setelah menarik perhatian dengan gaun hitam berpayet karya Germanier, Osaka segera melepas lapisan luar tersebut sebelum memulai pertandingan. Di baliknya, ia mengenakan gaun mini berwarna emas mengkilap dari merek olahraga Nike.
Pilihan warna emas ini memberikan efek visual yang dramatis di bawah terik matahari Paris. Setiap kali Osaka bergerak untuk melakukan servis atau memukul bola, gaun tersebut tampak memantulkan cahaya dengan sangat cerah.
Gaun bertanding tersebut memiliki detail kerah tinggi yang memberikan kesan elegan namun tetap fungsional. Desain rok bertingkat dengan aksen lipit serta garis-garis payet di bagian bawah semakin memperkuat kesan mewah pada penampilannya.
Dalam sesi konferensi pers, Osaka menjelaskan alasannya memilih gaya yang berani di lapangan. Ia mengaku bukan tipe orang yang banyak bicara secara verbal, sehingga pakaian menjadi media komunikasinya.
Petenis asal Jepang ini merasa bebas mengekspresikan diri melalui pilihan warna, pola, hingga jenis kain yang ia gunakan. Baginya, proses bereksperimen dengan fesyen adalah bagian paling menyenangkan dari karier profesionalnya.
Inspirasi di Balik Gaya Unik Naomi Osaka
Osaka mengungkapkan bahwa kesenangan dalam berbusana sempat terasa hilang di dunia tenis profesional. Ia bertekad untuk membawa kembali keceriaan tersebut melalui penampilan-penampilan ikonik yang terinspirasi dari pendahulunya.
Dua sosok yang menjadi inspirasi utamanya adalah kakak beradik legendaris, Serena dan Venus Williams. Ia mengaku tumbuh besar dengan melihat bagaimana keduanya tampil megah dan berani di tengah lapangan.
Saking kagumnya, Osaka bahkan merasa mampu menebak tahun sebuah pertandingan hanya dengan melihat foto pakaian yang dikenakan Williams bersaudara. Ia berharap tindakannya ini juga bisa menginspirasi anak-anak muda lain yang melihatnya.
Meskipun mengakui bahwa selera fesyennya cenderung dramatis, performa Osaka di lapangan tetap tidak tergoyahkan. Ia sukses mengalahkan petenis Jerman, Laura Siegemund, dan melaju ke babak kedua turnamen tersebut.
Ibu satu anak ini memang sudah sering melakukan eksperimen busana yang tidak biasa di berbagai turnamen besar. Salah satu penampilan yang paling banyak dibicarakan adalah busana bertema ubur-ubur yang ia pakai di Australian Open.
Ide unik mengenai tema ubur-ubur tersebut muncul secara tidak sengaja saat ia sedang membacakan buku untuk putrinya, Shai. Sang putri tampak sangat antusias ketika melihat gambar makhluk laut tersebut di dalam buku.
Ketertarikan putrinya menjadi landasan bagi Osaka untuk mengintegrasikan elemen ubur-ubur ke dalam perlengkapan tandingnya. Hasilnya adalah sebuah busana dengan lapisan tipis yang memberikan kesan gerakan yang sangat cair dan indah.
Proses penyelesaian desain tersebut dibantu oleh Robert Wun, seorang desainer yang berbasis di London. Osaka merasa karyanya dan visi Wun berada di dunia kreatif yang sama sehingga kolaborasi berjalan lancar.
Robert Wun sendiri menyambut baik proyek tersebut karena ia merupakan penggemar berat olahraga tenis. Baginya, bisa berbagi momen kreatif dengan atlet sebesar Naomi Osaka adalah sebuah pengalaman yang sangat istimewa.
Penampilan Ikonik di Met Gala 2026
Selain eksis di arena olahraga, Naomi Osaka juga membuktikan pengaruhnya di dunia fesyen melalui kehadirannya di Met Gala 2026. Pada ajang tersebut, ia sukses menerjemahkan tema "Fashion is Art" dengan sangat mendalam.
Osaka tampil hampir tidak dikenali dengan mengenakan topi putih berukuran besar yang sangat artistik. Penampilannya dilengkapi dengan gaun mantel serasi yang memiliki detail bahu arsitektural dan kancing yang tersembunyi.
Busana tersebut memberikan kesan dramatis dengan aksen bulu merah halus yang menyerupai noda darah. Di balik mantel tersebut, tersimpan kejutan berupa gaun merah ketat yang dihiasi dengan kristal Swarovski di seluruh permukaannya.
Rincian pengerjaan busana Met Gala Naomi Osaka yang sangat detail:
- Waktu pengerjaan tangan yang mencapai 3.280 jam untuk penyulaman kristal.
- Penggunaan sarung tangan opera transparan berwarna merah yang elegan.
- Penambahan aksesori berupa cincin permata dan anting-anting serasi dari brand Lagos.
- Desain punggung berenda yang memberikan sentuhan sensual pada gaun merahnya.
Daftar di atas menunjukkan betapa seriusnya komitmen Osaka dalam mempersiapkan setiap penampilannya di depan publik. Setiap detail yang ia kenakan memiliki makna filosofis dan proses pengerjaan yang tidak sebentar.
Melalui berbagai aksi busananya, Osaka berhasil membuktikan bahwa olahraga dan seni tingkat tinggi bisa berjalan beriringan. Ia terus mendefinisikan ulang apa artinya menjadi seorang atlet modern di era sekarang.
| Turnamen/Acara | Tema Busana | Desainer/Kolaborator |
|---|---|---|
| French Open 2026 | Court-ture (Material Daur Ulang) | Kevin Germanier & Nike |
| Australian Open 2026 | Ubur-ubur (Jellyfish) | Robert Wun & Marty Harper |
| Met Gala 2026 | Costume Art (Bulu Merah & Kristal) | Custom Couture |
Tabel ini merangkum evolusi gaya Naomi Osaka yang fenomenal dalam satu tahun terakhir. Penampilannya yang konsisten membawa pesan artistik menjadikannya ikon mode sekaligus inspirasi bagi generasi muda di seluruh dunia.