Meski Dikritik Pedas, Scary Movie Terbaru 2026 Sukses Cetak Rekor Box Office

Meski Dikritik Pedas, Scary Movie Terbaru 2026 Sukses Cetak Rekor Box Office
Foto: Meski Dikritik Pedas, Scary Movie Terbaru 2026 Sukses Cetak Rekor Box Office. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Meski mendapatkan ulasan negatif dari para kritikus, film Scary Movie terbaru berhasil membuktikan taringnya dengan mencetak pendapatan fantastis di pekan perdana penayangannya. Film parodi ini sukses memikat hati penonton dan langsung menguasai puncak box office Amerika Utara.

Berdasarkan data dari Box Office Mojo hingga Senin (8/6), Scary Movie 6 tercatat mengantongi pendapatan domestik sebesar US$55 juta. Angka ini dianggap sebagai pencapaian luar biasa bagi Paramount Pictures mengingat biaya produksinya hanya berkisar di angka US$30 juta.

Kesuksesan film ini tidak hanya terjadi di pasar Amerika Serikat, tetapi juga merambah ke kancah internasional. Di luar pasar domestik, film ini berhasil menambah pundi-pundi sebesar US$50,5 juta.

Secara keseluruhan, pendapatan global Scary Movie pada pekan pembukaannya telah menyentuh angka US$105,5 juta. Pencapaian ini sekaligus menandai kembalinya waralaba komedi tersebut setelah vakum cukup lama sejak tahun 2013.

Kebangkitan Waralaba Parodi Horor

Proyek layar lebar ini diarahkan oleh sutradara Michael Tiddes dengan melibatkan keluarga Wayans dalam penulisan naskahnya. Marlon, Shawn, Keenen Ivory, hingga Craig Wayans turun tangan langsung bersama Rick Alvarez untuk menggarap ceritanya.

Scary Movie 6 juga menghadirkan kembali wajah-wajah ikonik yang sudah akrab bagi para penggemar setianya. Nama-nama seperti Anna Faris dan Regina Hall kembali beradu akting dengan duo Marlon serta Shawn Wayans.

Analis industri perfilman menyebutkan bahwa hasil ini merupakan lompatan besar bagi kelangsungan seri tersebut. David A. Gross dari FranchiseRe menyatakan bahwa ini adalah performa pembukaan yang sangat mengesankan untuk sebuah sekuel komedi.

Ia menambahkan bahwa pencapaian ini menjadi momen kebangkitan yang signifikan setelah film pendahulunya di tahun 2013 dianggap gagal di pasaran. Antusiasme penonton terlihat jauh lebih besar dibandingkan dengan rilisan-rilisan sebelumnya.

Berikut adalah rincian data pendapatan Scary Movie di pekan debutnya:

Kategori Pendapatan Jumlah (USD)
Pasar Domestik (Amerika Utara) $55 Juta
Pasar Internasional $50,5 Juta
Total Pendapatan Global $105,5 Juta
Estimasi Anggaran Produksi $30 Juta

Data di atas menunjukkan bahwa Scary Movie berhasil meraih keuntungan bersih yang besar hanya dalam waktu singkat. Angka tersebut diprediksi akan terus bertambah seiring berjalannya masa penayangan di bioskop.

Kontras Antara Penilaian Kritikus dan Penonton

Secara alur cerita, Scary Movie (2026) membawa penonton bernostalgia dengan kembalinya karakter Cindy Campbell dan rekan-rekannya. Mereka kembali berhadapan dengan pembunuh bertopeng misterius yang dulu meneror mereka di film pertama.

Namun, kepopuleran di bioskop ternyata berbanding terbalik dengan penilaian para kritikus film profesional. Di situs Rotten Tomatoes, film ini hanya mampu mendapatkan skor rendah sebesar 24 persen pada indikator Tomatometer.

Meski dihujat kritikus, suara penonton justru menunjukkan hasil yang lebih positif. Hal ini terbukti dari nilai Popcornmeter yang mencapai 69 persen, mencerminkan adanya perbedaan selera yang tajam antara pakar dan masyarakat umum.

Di sisi lain, persaingan box office juga diramaikan oleh beberapa judul besar lainnya yang rilis bersamaan. Berikut adalah rangkuman posisi tiga besar box office domestik pada periode tersebut.

Daftar tiga besar film terlaris di Box Office domestik pekan ini:

  • Scary Movie: Menempati posisi pertama dengan pendapatan debut sebesar US$55 juta.
  • Masters of the Universe: Menduduki peringkat kedua dengan raihan US$29,3 juta di pasar domestik.
  • Backrooms: Bertahan di posisi ketiga dengan tambahan US$25,9 juta pada pekan kedua penayangannya.

Meskipun berada di posisi kedua, Masters of the Universe masih harus berjuang keras untuk menutupi biaya produksinya yang sangat besar. Film tersebut dilaporkan menelan anggaran antara US$170 juta hingga US$200 juta.

Sementara itu, film horor Backrooms terus mencetak sejarah bagi studio A24 dengan total pendapatan global mencapai US$212,6 juta. Perolehan ini sangat fantastis mengingat film tersebut hanya diproduksi dengan modal US$10 juta saja.

Artikel terkait

Rekomendasi