Mengapa Penderita Diabetes Lebih Cepat Kena Katarak? Ini Penjelasan Medis Terbaru 2026

Mengapa Penderita Diabetes Lebih Cepat Kena Katarak? Ini Penjelasan Medis Terbaru 2026
Foto: Mengapa Penderita Diabetes Lebih Cepat Kena Katarak? Ini Penjelasan Medis Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Diabetes tidak hanya berdampak pada kadar gula darah, tetapi juga dapat mempengaruhi kesehatan mata secara serius. Salah satu komplikasi yang cukup sering dialami adalah katarak diabetik, yaitu katarak yang disebabkan oleh diabetes.

Menurut penjelasan dokter mata di Jakarta Eye Center, Nina Asrini Noor, risiko katarak pada penderita diabetes lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak memiliki diabetes. Kondisi ini bahkan dapat berkembang lebih cepat dan memengaruhi kualitas penglihatan sehari-hari.

Katarak adalah kondisi lensa mata yang mengalami kekeruhan sehingga menyebabkan penglihatan menjadi kabur, berkabut, atau silau. Pada penderita diabetes, kekeruhan ini bisa terjadi lebih awal karena tingginya kadar gula darah yang tidak terkontrol.

Penyebab diabetes bisa memicu katarak :

Menurut Nina, hubungan antara diabetes dan katarak sangat erat. Kadar gula darah tinggi dalam jangka waktu panjang dapat memengaruhi keseimbangan cairan, metabolisme, dan struktur lensa mata. Berikut adalah beberapa alasan diabetes dapat menyebabkan katarak:

  • Kerusakan pembuluh darah di mata
    Kadar gula darah yang terlalu tinggi dapat membuat tubuh kesulitan menggunakan insulin secara optimal, mengakibatkan penumpukan glukosa dalam darah. Kondisi ini dapat merusak pembuluh darah kecil di berbagai organ tubuh, termasuk mata, sehingga distribusi oksigen dan nutrisi ke lensa mata menjadi tidak optimal. Akibatnya, katarak diabetik bisa muncul lebih cepat.
  • Cairan mata mengalami perubahan
    Di dalam mata terdapat cairan yang dinamakan aqueous humor yang bertugas menyalurkan oksigen dan nutrisi ke lensa mata. Pada penderita diabetes, glukosa dalam cairan ini dapat meningkat, menyebabkan lensa menyerap lebih banyak cairan dan membengkak. Pembengkakan ini mengaburkan penglihatan dan mempercepat perkembangan katarak.
  • Penumpukan sorbitol di lensa mata
    Glukosa berlebihan pada lensa mata dapat diubah menjadi sorbitol, yang kemudian menumpuk dan membuat lensa lebih keruh. Penumpukan ini terjadi secara perlahan, tetapi memburuk jika gula darah tidak terkontrol, meningkatkan risiko katarak diabetik.

Gejala katarak akibat diabetes

Katarak diabetik umumnya berkembang secara bertahap. Beberapa gejala yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Penglihatan kabur atau berkabut
  • Mata lebih sensitif terhadap cahaya
  • Sulit melihat pada malam hari
  • Warna terlihat lebih pudar
  • Sering mengganti ukuran kacamata
  • Muncul lingkaran cahaya saat melihat lampu

"Jika mengalami gejala tersebut, penderita diabetes dianjurkan segera memeriksakan mata agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin," kata Nina.

Apakah penderita diabetes bisa operasi katarak?

Penderita diabetes masih dapat menjalani operasi katarak. Namun, ada hal-hal yang perlu diperhatikan. Dokter biasanya memastikan bahwa kadar gula darah pasien stabil terlebih dahulu. Selain itu, masalah mata lain akibat diabetes, seperti retinopati diabetik atau edema makula, juga harus ditangani sebelum operasi dilakukan.

Rutin memonitor kadar gula darah sebelum dan sesudah operasi juga dianjurkan untuk membantu proses pemulihan berjalan baik. Menjaga gula darah tetap terkontrol adalah langkah penting dalam mencegah kerusakan mata akibat diabetes, termasuk memperlambat munculnya katarak.

Artikel terkait

Rekomendasi