Meghan Markle kembali menarik perhatian publik melalui langkah bisnis terbarunya di dunia mode. Duchess of Sussex dilaporkan tengah berupaya mengumpulkan pundi-pundi keuntungan dengan memamerkan koleksi busana pribadinya melalui platform berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama OneOff.
Kabar mengenai strategi monetisasi gaya busana ini mencuat setelah Meghan diketahui melakukan kunjungan singkat ke Inggris tanpa didampingi suaminya, Pangeran Harry. Langkah ini mempertegas eksistensi Meghan sebagai figur yang mampu mengubah pengaruh gaya hidupnya menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.
Eksplorasi Koleksi Mewah Meghan Markle Lewat Platform AI
Melalui platform OneOff yang telah menjalin kerja sama sejak awal 2026, Meghan memamerkan berbagai pakaian dan aksesori dengan nilai total mencapai £92.834 atau sekitar Rp2,1 miliar. Video promosi yang diunggah di Instagram pribadinya menampilkan aktivitas santai seperti memetik bunga dan menikmati waktu di dapur sambil mengenakan busana mewah.
Setiap item yang dikenakan Meghan, mulai dari kaos sederhana hingga perhiasan berlian, dirinci secara mendalam oleh platform tersebut untuk menarik minat kolektor dan penggemar mode. Beberapa busana merupakan koleksi dari label ternama seperti The Row, Anine Bing, hingga Celine yang memiliki harga fantastis.
Berikut adalah beberapa rincian busana dan aksesori yang dikenakan Meghan Markle dalam video promosinya:
- Kaus Anine Bing Amani seharga £67 (Rp1,5 juta) yang dipadukan dengan celana wol The Row seharga £1.250 (Rp29 juta).
- Kalung tenis berlian Logan Hollowell Fortuna yang memiliki nilai sangat tinggi mencapai £47.578 atau setara Rp1,1 miliar.
- Anting Birks Diamond Cluster Jacket seharga £5.135 (Rp122 juta) yang menambah kesan elegan pada penampilannya.
- Sweater wol dari label The Row seharga £1.480 (Rp35 juta) dan £1.620 (Rp38 juta).
- Cincin Pippa Small yang dibuat secara manual (handmade) di Jaipur, India, dengan harga £950 (Rp22 juta).
Rangkaian koleksi ini menunjukkan variasi gaya Meghan yang mampu memadukan pakaian kasual sehari-hari dengan perhiasan kelas atas yang sangat mahal. Penggunaan platform AI ini memungkinkan penggemar untuk melihat lebih dekat detail dari setiap elemen mode yang ia kenakan.
Gaya Ikonis yang Mengingatkan pada Gaun Pernikahan
Salah satu penampilan yang paling mendapatkan sorotan adalah sebuah busana elegan yang desainnya dianggap menyerupai gaun resepsi pernikahan kedua Meghan. Saat itu, ia mengenakan gaun halter-neck dari Oscar de la Renta yang dipadukan dengan jaket diagonal wol dari Celine seharga £2.250 atau sekitar Rp53 juta.
Keunikan dari gaun Oscar de la Renta ini adalah harganya yang tidak dipublikasikan secara umum, sehingga calon pembeli harus mengajukan permintaan khusus untuk mengetahuinya. Hal ini menambah kesan eksklusif dan mewah pada koleksi busana yang dipromosikan oleh ibu dua anak tersebut.
Daftar perbandingan harga dan merek untuk tampilan kasual mewah lainnya:
| Item Busana | Merek | Estimasi Harga (Rupiah) |
|---|---|---|
| Kemeja Oxford | Polo Ralph Lauren | Rp3,6 Juta |
| Celana Jeans Upper Village | Tracey James Collection | Rp5,7 Juta |
| Gelang Love Bracelet | Cartier | Rp167 Juta |
| Jam Tangan Tank Française | Cartier (Emas 18 Karat) | Rp523 Juta |
| Sepatu Balet | Chanel | Rp19,4 Juta |
Tabel di atas memperlihatkan bagaimana Meghan tetap tampil dengan kesan "effortless" namun tetap menggunakan barang-barang dari rumah mode papan atas dunia. Kombinasi ini telah menjadi ciri khas penampilannya yang banyak diikuti oleh para pecinta fesyen secara global.
Aktivitas Global dan Kunjungan Singkat ke Inggris
Sebelum berita mengenai koleksi busananya ini viral, Meghan sempat berada di Swiss untuk menghadiri Sidang Majelis Kesehatan Dunia ke-79 yang diselenggarakan oleh WHO. Dalam acara tersebut, ia memberikan pidato penting mengenai isu keamanan daring (online safety) bagi anak-anak di seluruh dunia.
Setelah agenda di Jenewa berakhir, ia melakukan perjalanan pulang menuju Los Angeles dan sempat transit di London pada hari Senin pekan lalu. Kunjungan singkat ini merupakan momen yang jarang terjadi, mengingat Meghan terakhir kali menginjakkan kaki di Inggris saat pemakaman Ratu Elizabeth II pada tahun 2022.
Meskipun berada di tanah kelahiran suaminya, Meghan dilaporkan hanya menghabiskan waktu beberapa jam di area eksklusif Windsor Suite di Bandara Heathrow. Tidak ada informasi resmi mengenai pertemuan dengan anggota keluarga kerajaan lainnya selama masa singgah singkat tersebut.
Menariknya, kepulangannya ke Amerika Serikat terjadi sesaat sebelum perayaan ulang tahun pernikahannya yang kedelapan dengan Pangeran Harry. Untuk memperingati momen spesial tersebut, Meghan membagikan beberapa foto pernikahan di Windsor yang sebelumnya belum pernah dipublikasikan melalui akun Instagram resminya.
Secara keseluruhan, aktivitas Meghan Markle belakangan ini menunjukkan perpaduan antara advokasi isu sosial, kehidupan pribadi, dan strategi bisnis di industri gaya hidup. Fokusnya pada platform AI mode mengindikasikan bahwa ia akan terus mengeksplorasi potensi ekonomi dari statusnya sebagai ikon mode global.