Maybank Syariah Gandeng Mufti Menk, Program Terbaru 2026 yang Paling Dinanti

Maybank Syariah Gandeng Mufti Menk, Program Terbaru 2026 yang Paling Dinanti
Foto: Maybank Syariah Gandeng Mufti Menk, Program Terbaru 2026 yang Paling Dinanti. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Bloomberg Technoz, Jakarta - Acara dakwah "Connect 2: Light Upon Light in Times of Hardship" yang diselenggarakan oleh The Strong Minor Project berlangsung pada Minggu (21/7) di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC). The Strong Minor Project adalah gerakan sosial yang fokus memperkuat identitas dan kepercayaan komunitas Muslim di lingkungan minoritas. Tahun ini, acara Connect menghadirkan konsep lebih spesial dengan membawa Mufti Menk, tokoh Muslim global asal Zimbabwe, bersama Dr. Muhammad Salah dari Mesir dan Brother Wael Ibrahim dari Australia. Dari Indonesia, hadir juga Ustaz Khalid Basalamah, Ustaz Subhan Bawazier, Ustaz Ali Hasan Bawazier, dan Abdullah Qymnastiar atau Aa Qym.

Dzaki Maulana Irfan dari The Strong Minor Project menyatakan, tujuan utama Connect 2 adalah memperluas jalinan dan koneksi peserta dengan individu dan komunitas dari berbagai belahan dunia. “Selain itu, Connect 2 menjadi kesempatan bagi peserta untuk berbagi pengalaman, gagasan, dan berbagai nilai budaya dari berbagai belahan dunia,” ungkapnya.

Mufti Menk yang telah empat kali mengunjungi Indonesia menyatakan kekagumannya atas perkembangan yang terjadi setiap kali ia datang. Mufti dari Zimbabwe ini sempat mencoba Woosh, kereta cepat Jakarta Bandung. “Kehadiran saya di Connect 2 adalah untuk membantu membimbing masyarakat di masa sulit. Apapun kesulitan yang kita hadapi, jangan sampai kehilangan harapan,” jelas Mufti yang bernama lengkap Ismail ibn Musa Menk.

Direktur Human Capital Maybank Indonesia, Irvandi Ferizal, hadir mewakili Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia, mengapresiasi kesempatan menjadi sponsor dalam acara ini. Irvandi menyatakan bahwa kolaborasi ini menunjukkan dukungan Maybank Indonesia untuk nasabah dan masyarakat Muslim. Tujuan acara ini adalah memberi manfaat dan motivasi dalam menghadapi tantangan hidup Islami dari para ulama terkemuka. “Kami harap acara ini dapat memperkuat ketakwaan kepada Allah SWT dan meneladani ajaran Nabi Muhammad SAW,” jelasnya.

Irvandi juga menjelaskan bahwa dalam perencanaan keuangan masa depan, nasabah dihadapkan dengan berbagai solusi khas. "My Shariah Wealth Management” diperkenalkan kembali sebagai solusi total yang end-to-end yang sejalan dengan jenjang kehidupan nasabah.

Dalam perencanaan dana masa depan, kata Irvandi, ada tiga pilar sebagai panduan. Wealth creation, wealth accumulation, dan wealth preservation adalah dasar pengembangan ini. “Namun, kami juga memiliki dua pilar tambahan, yaitu wealth purification dan wealth distribution untuk berbagi dan mempersiapkan waris,” tambahnya. Prinsip-prinsip ini dijalankan sesuai Syariah, memberikan ketenangan bagi nasabah dalam perkembangan kekayaan bagi generasi penerus.

Artikel terkait

Rekomendasi