Kabar gembira bagi para fotografer dan pecinta satwa di tanah air. Taman Safari Indonesia kembali menyelenggarakan ajang bergengsi Animal Photo and Video Competition (AIPVC) untuk tahun 2026.
Kompetisi ini terbuka bagi siapa saja yang ingin menunjukkan bakatnya dalam memotret keindahan fauna. Syarat utamanya adalah objek hewan yang diabadikan harus berada di wilayah Indonesia.
Tema dan Misi AIPVC 2026
Perhelatan tahun ini menandai konsistensi Taman Safari yang telah menggelar kompetisi serupa selama 35 tahun berturut-turut. Pada edisi kali ini, tema yang diusung adalah "From Lens to Legacy".
Agus Santoso, selaku Board of Advisory Taman Safari Indonesia, menjelaskan filosofi di balik tema tersebut. Menurutnya, karya visual bukan sekadar gambar, melainkan alat untuk membangun kesadaran akan kelestarian alam.
Melalui lensa kamera, para peserta diharapkan mampu meninggalkan warisan bermakna bagi generasi mendatang. Pesan konservasi inilah yang ingin disampaikan melalui setiap bingkai foto dan video yang dikompetisikan.
Kolaborasi Global dan Dampak Wisata
Taman Safari Indonesia juga menggandeng White Captain International untuk memperluas jangkauan inspirasi dalam skala global. Kolaborasi ini bertujuan untuk mempertukarkan perspektif mengenai semangat konservasi lintas negara.
Agus meyakini bahwa AIPVC bukan sekadar perlombaan biasa, melainkan sebuah gerakan nyata. Acara ini diharapkan mampu memperkenalkan kekayaan hayati atau biodiversitas Indonesia kepada mata dunia.
Selain itu, kompetisi ini bertujuan memicu semangat generasi muda untuk menjadi kreator konten sekaligus penjaga alam. Karya visual yang dihasilkan diharapkan menjadi media bercerita yang kuat tentang kekayaan alam kita.
Berikut adalah jangkauan wilayah kepesertaan AIPVC 2026 yang semakin meluas:
- Wilayah kedaulatan Indonesia secara menyeluruh.
- Negara-negara di kawasan Asia Tenggara (South East Asia).
- Negara Australia sebagai bagian dari perluasan kompetisi global.
Perluasan wilayah ini mempertegas posisi AIPVC sebagai salah satu kompetisi visual satwa liar paling terkemuka di tingkat internasional. Hal ini juga memberikan tantangan lebih bagi para fotografer domestik untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
Kategori Lomba dan Jadwal Pendaftaran
Bagi Anda yang tertarik bergabung, tersedia sembilan kategori berbeda dalam Wildlife Photo Competition tahun ini. Kategori tersebut dirancang untuk mengakomodasi berbagai teknik fotografi dan gaya penceritaan visual.
Peserta diberikan ruang luas untuk mengeksplorasi kreativitas serta kualitas teknis mereka. Penilaian akan menitikberatkan pada keunikan sudut pandang dalam menangkap keberagaman satwa liar.
Pendaftaran karya akan mulai dibuka pada periode Juli hingga Agustus 2026 mendatang. Pastikan Anda menyiapkan karya terbaik agar tidak melewatkan kesempatan dalam ajang prestisius ini.
Rincian penting mengenai penyelenggaraan AIPVC 2026 dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
| Aspek Kompetisi | Keterangan Detail |
|---|---|
| Tema Utama | From Lens to Legacy |
| Jumlah Kategori | 9 Kategori Wildlife Photo & Video |
| Periode Pendaftaran | Juli - Agustus 2026 |
| Cakupan Wilayah | Indonesia, Asia Tenggara, dan Australia |
Tabel di atas merangkum informasi dasar yang perlu diketahui oleh calon peserta sebelum mendaftarkan karyanya. Dengan adanya sembilan kategori, peluang untuk menang terbuka lebar bagi fotografer amatir maupun profesional.
Peresmian Komunitas Foto IAPVC
Bersamaan dengan peluncuran kompetisi, Taman Safari juga secara resmi menghadirkan Komunitas Foto IAPVC. Wadah ini dibentuk sebagai tempat berkumpulnya para pecinta fotografi satwa dan alam.
Kehadiran komunitas ini diharapkan menjadi tempat untuk saling berbagi ilmu dan inspirasi antar fotografer. Melalui wadah ini, pesan mengenai pentingnya konservasi diharapkan bisa tersampaikan secara lebih masif dan konsisten.