Istana Thailand baru saja merilis kabar terbaru mengenai kondisi kesehatan putri sulung Raja Thailand, Putri Bajrakitiyabha Mahidol. Hingga hari ini, sang putri dilaporkan masih dalam kondisi koma dan telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama tiga tahun terakhir.
Kabar yang beredar menyebutkan bahwa kondisi wanita yang akrab disapa Putri Bha tersebut kini semakin kritis. Hal ini diperburuk dengan sejumlah indikator tanda vital yang menunjukkan ketidakstabilan secara signifikan.
Kronologi Awal Jatuh Sakitnya Putri Bha
Krisis kesehatan ini bermula pada Desember 2022 ketika Putri Bha tiba-tiba kehilangan kesadaran akibat gangguan jantung yang mendadak. Saat kejadian, putri yang kala itu berusia 45 tahun langsung dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Setelah kondisinya dinilai cukup stabil untuk dipindahkan, pihak kerajaan segera mengevakuasinya menggunakan helikopter menuju Bangkok. Ia kemudian dirawat secara khusus di Rumah Sakit Chulalongkorn untuk menjalani serangkaian pemeriksaan medis yang lebih mendalam.
Komplikasi Infeksi Parah dalam Darah
Selama masa perawatan di Rumah Sakit Palang Merah Chulalongkorn, tim medis menemukan adanya infeksi parah yang menyerang aliran darah sang putri. Kondisi ini memaksa dokter untuk memberikan dosis antibiotik yang kuat serta obat-obatan khusus demi menjaga tekanan darahnya tetap stabil.
Pihak istana sempat mengabarkan bahwa organ vital seperti paru-paru dan ginjal Putri Bha masih bisa bekerja dengan bantuan alat medis. Namun, pada Agustus 2025, fungsi ginjalnya mulai menurun drastis sehingga ia harus menjalani prosedur dialisis secara rutin.
Beberapa faktor medis yang memperumit kondisi kesehatan Putri Bha selama perawatan :
- Infeksi parah pada aliran darah yang sulit dikendalikan sejak awal perawatan.
- Tekanan darah yang sangat rendah dan irama detak jantung yang tidak beraturan.
- Terjadinya proses pembekuan darah yang abnormal dalam tubuh pasien.
- Munculnya peradangan pada saluran usus akibat infeksi lambung pada April 2026.
Kombinasi dari berbagai gangguan organ tersebut membuat penanganan medis menjadi sangat kompleks bagi tim dokter yang bertugas. Meskipun telah diberikan pengobatan spektrum luas, kondisi fisik sang putri terus menunjukkan tren penurunan.
Kondisi Terkini yang Kian Memprihatinkan
Memasuki Mei 2026, Biro Rumah Tangga Kerajaan menyampaikan bahwa situasi kesehatan sang putri kini berada pada tahap yang sangat serius. Infeksi yang semula hanya berada di aliran darah dilaporkan telah menyebar luas dan mulai merusak organ tubuh lainnya.
Hingga saat ini, Putri Bha sepenuhnya bergantung pada dukungan alat medis serta obat-obatan untuk menopang sisa fungsi paru-paru dan ginjalnya. Tim dokter terus berjaga selama 24 jam untuk memantau setiap perkembangan dan memberikan tindakan medis yang diperlukan.
Berikut adalah ringkasan perjalanan medis Putri Bajrakitiyabha Mahidol :
| Waktu Kejadian | Detail Kondisi Medis |
|---|---|
| Desember 2022 | Kehilangan kesadaran akibat masalah jantung mendadak. |
| Agustus 2025 | Fungsi ginjal menurun drastis dan mulai rutin dialisis. |
| April 2026 | Ditemukan infeksi lambung dan peradangan pada usus. |
| Mei 2026 | Kondisi semakin kritis dengan tanda vital yang tidak stabil. |
Data di atas menunjukkan bagaimana kondisi kesehatan sang putri terus mengalami komplikasi bertubi-tubi selama masa koma. Rakyat Thailand dan dunia terus memantau informasi resmi dari istana terkait perkembangan lebih lanjut dari proses perawatan ini.