Kondisi Kesehatan Putri Thailand Memburuk Usai 3 Tahun Koma, Publik Cemas Update 2026

Kondisi Kesehatan Putri Thailand Memburuk Usai 3 Tahun Koma, Publik Cemas Update 2026
Foto: Kondisi Kesehatan Putri Thailand Memburuk Usai 3 Tahun Koma, Publik Cemas Update 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Pihak Istana Thailand baru saja merilis informasi terkini mengenai kondisi kesehatan Putri Bajrakitiyabha Mahidol pada Kamis (21/5/2026). Putri sulung Raja Thailand tersebut dilaporkan masih menjalani perawatan intensif setelah tidak sadarkan diri selama tiga tahun terakhir.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa kondisi kesehatan wanita yang akrab disapa Putri Bha ini terus mengalami penurunan yang signifikan. Tanda-tanda vital sang putri dilaporkan tidak stabil, yang memicu kekhawatiran besar di lingkungan kerajaan.

Berdasarkan laporan medis, Putri Bha saat ini berjuang dengan tekanan darah yang rendah serta detak jantung yang tidak beraturan. Selain itu, tim dokter juga menemukan adanya gangguan pada proses pembekuan darah sang putri.

Kronologi Awal Gangguan Kesehatan Putri Bha

Kondisi kritis ini bermula pada Desember 2022 ketika Putri Bha sedang mengikuti sesi pelatihan anjing militer. Secara tiba-tiba, ia jatuh pingsan dan kehilangan kesadaran akibat adanya gangguan mendadak pada fungsi jantungnya.

Setelah mendapatkan penanganan awal di rumah sakit setempat, Putri Bha segera dipindahkan ke Bangkok menggunakan helikopter. Ia kemudian menjalani perawatan lanjutan di Rumah Sakit Chulalongkorn untuk pemeriksaan medis yang lebih komprehensif.

Perjuangan Melawan Infeksi Berat

Dalam proses perawatannya, tim medis menemukan adanya infeksi serius yang masuk ke dalam aliran darah sang putri. Dokter pun segera memberikan dosis antibiotik serta obat-obatan khusus guna menjaga tekanan darahnya agar tetap stabil.

Pihak istana sempat menyatakan bahwa fungsi paru-paru dan ginjal Putri Bha masih berjalan baik dengan bantuan alat medis. Namun, pada Agustus 2025, fungsi ginjalnya mulai menurun sehingga ia memerlukan tindakan dialisis atau cuci darah.

Berikut adalah ringkasan perkembangan kondisi medis Putri Bajrakitiyabha selama masa perawatan:

  • Desember 2022: Mengalami gagal jantung mendadak dan mulai jatuh koma.
  • Januari 2023: Ditemukan infeksi berat pada aliran darah yang memerlukan antibiotik intensif.
  • Agustus 2025: Mengalami penurunan fungsi ginjal dan mulai menjalani prosedur cuci darah secara rutin.
  • April 2026: Terdeteksi mengalami infeksi lambung yang menyebabkan peradangan pada saluran usus.
  • Mei 2026: Kondisi kesehatan memburuk secara drastis dengan tanda vital yang tidak stabil dan infeksi yang menyebar.

Data di atas menunjukkan bagaimana komplikasi kesehatan mulai muncul secara bertahap selama sang putri berada dalam kondisi koma. Tim dokter terus berupaya memberikan pengobatan terbaik untuk mengatasi setiap infeksi baru yang muncul.

Kondisi Terkini dan Komplikasi Organ

Memasuki April 2026, situasi kesehatan Putri Bha semakin pelik akibat munculnya infeksi lambung yang memicu peradangan usus. Biro Rumah Tangga Kerajaan mengungkapkan bahwa infeksi tersebut kini menjadi sulit untuk dikendalikan.

Pihak istana menjelaskan bahwa penyebaran infeksi ini telah mulai memengaruhi fungsi organ-organ tubuh lainnya. Hal ini membuat kondisi fisik Putri Bha semakin melemah meski berada di bawah pengawasan ketat tim medis.

Hingga saat ini, Putri Bha masih bergantung sepenuhnya pada peralatan medis pendukung hidup (life support) dan obat-obatan. Dokter spesialis terus memantau setiap perubahan kondisinya selama 24 jam penuh di rumah sakit.

Ringkasan status kesehatan terakhir Putri Thailand:

Aspek Kesehatan Keterangan Medis Terakhir
Status Kesadaran Masih dalam kondisi koma selama 3 tahun.
Tanda Vital Tidak stabil, tekanan darah rendah, dan detak jantung tidak teratur.
Sistem Pernapasan Membutuhkan bantuan penuh dari alat medis.
Fungsi Organ Ginjal memerlukan dialisis; terdapat peradangan pada lambung dan usus.

Tabel ini menggambarkan kompleksitas penanganan medis yang saat ini sedang dihadapi oleh tim dokter di Bangkok. Meskipun fasilitas medis yang digunakan sangat canggih, kondisi infeksi yang tidak terkendali tetap menjadi tantangan terbesar.

Publik Thailand terus memantau perkembangan ini dengan harapan adanya mukjizat bagi kesembuhan sang putri. Pihak kerajaan berjanji akan terus memberikan informasi transparan terkait setiap perkembangan medis yang terjadi.

Artikel terkait

Rekomendasi