Kisah Tarisa: Raih Pengalaman Berharga Lewat Magang di CT ARSA

Kisah Tarisa: Raih Pengalaman Berharga Lewat Magang di CT ARSA
Foto: Ilustrasi Kisah Tarisa: Raih Pengalaman Berharga Lewat Magang di CT ARSA.
Ukuran teks

Mahasiswi Program Studi Psikologi Universitas Brawijaya, Tarisa Dewi Maisuri Nasution, mendapatkan pengalaman edukatif yang sangat berharga melalui partisipasinya dalam program magang kolaboratif bersama CT ARSA Foundation. Kegiatan yang dilaksanakan sejak Februari hingga Mei 2026 ini menitikberatkan pada penguatan literasi anak-anak dan intervensi psikologi sosial dengan tajuk utama "Aku Anak Hebat".

Sasaran utama dari program ini adalah anak-anak dengan latar belakang ekonomi rendah yang berada di wilayah binaan CT ARSA Foundation demi pemerataan pendidikan. Fokus utama dari kegiatan magang ini terbagi menjadi dua pilar penting, yakni pelaksanaan berbagai giat literasi serta implementasi intervensi psikologi sosial yang mendalam.

Dalam pilar giat literasi, Tarisa terlibat aktif dalam beragam agenda edukatif seperti program Kala Ceria Ramadan, peringatan Hari Bumi, serta berbagai aktivitas literasi interaktif lainnya. Perannya mencakup penyusunan materi literasi yang komprehensif, pengembangan media pembelajaran inovatif, hingga memfasilitasi aktivitas pendidikan yang memicu partisipasi aktif anak-anak di lapangan.

Aktivitas literasi tersebut tidak sekadar mengajarkan anak-anak kemampuan membaca atau memahami informasi secara mendasar, namun juga menyisipkan nilai-nilai sosial dan kepedulian lingkungan. Anak-anak diajak mengasah keterampilan berpikir kritis melalui metode pembelajaran berbasis pengalaman yang dikemas dalam bentuk permainan edukatif serta diskusi kelompok yang dinamis.

Di samping aspek literasi, Tarisa juga merancang sebuah program intervensi psikologi sosial berjudul "Aku Anak Hebat" yang bertujuan mengembangkan kesadaran diri dan kecerdasan emosional. Intervensi ini diawali dengan proses asesmen awal untuk memetakan kondisi psikososial peserta, khususnya dalam hal regulasi emosi dan kualitas hubungan sosial mereka.

Setelah tahap asesmen, Tarisa menyusun modul khusus dan melaksanakan sesi intervensi yang bersifat interaktif serta reflektif sebanyak empat kali pertemuan secara berkala. Melalui inisiatif ini, anak-anak dibimbing untuk lebih mengenali identitas diri mereka, memahami berbagai perasaan yang muncul, serta melatih cara mengekspresikan emosi tersebut dengan cara yang sehat.

Program "Aku Anak Hebat" juga memiliki visi untuk menanamkan perilaku prososial agar anak-anak terbiasa bekerja sama, saling membantu satu sama lain, serta menghargai sesama teman. Hasil dari pelaksanaan rangkaian program ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tingkat keterlibatan anak dalam setiap kegiatan literasi yang diadakan.

Secara psikologis, perkembangan kemampuan anak-anak dalam mengenali dan mengelola emosi pribadi terpantau mengalami kemajuan yang cukup positif setelah mengikuti rangkaian sesi. Mereka juga mulai memperlihatkan pola interaksi sosial yang jauh lebih positif, inklusif, serta memiliki kepercayaan diri yang meningkat saat harus berpartisipasi dalam aktivitas kelompok.

Program magang kolaboratif ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam upaya pembentukan karakter anak, terutama pada aspek literasi, kesadaran diri, dan empati sosial yang kuat. Sinergi antara dunia akademis dan organisasi sosial seperti ini menjadi langkah nyata dalam pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan demi masa depan yang lebih baik.

Kategori Program Detail Aktivitas dan Fokus Utama
Giat Literasi Kala Ceria Ramadan, Hari Bumi, pengembangan media belajar, dan fasilitasi aktivitas interaktif.
Intervensi Psikologi Program "Aku Anak Hebat" dengan 4 kali pertemuan yang fokus pada self-awareness dan regulasi emosi.
Target Peserta Anak-anak dari keluarga dengan latar belakang ekonomi rendah di wilayah binaan CT ARSA Foundation.
Hasil Capaian Peningkatan keterlibatan literasi, manajemen emosi lebih baik, dan interaksi sosial yang positif.

Artikel terkait

Rekomendasi