Kasiati, seorang remaja asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi akademik yang luar biasa.
Berbeda dari anak-anak lain, ia tidak pernah mengenyam pendidikan di Taman Kanak-Kanak karena keterbatasan ekonomi keluarganya saat itu.
Kasiati justru belajar mengenal huruf dan angka secara mandiri di sawah sembari menemani orang tuanya bekerja sebagai petani.
Berkat bimbingan intensif dari orang tuanya, ia berhasil menguasai dasar-dasar membaca dan berhitung dalam waktu yang sangat singkat.
Kemampuan luar biasa tersebut membuatnya sudah siap menempuh pendidikan Sekolah Dasar (SD) meskipun baru menginjak usia 4,5 tahun.
Menjadi Mahasiswa Baru Unesa di Usia 15 Tahun
Perjalanan akademik Kasiati terus melaju pesat hingga akhirnya ia berhasil mencatatkan namanya sebagai mahasiswa baru Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Di usianya yang baru menyentuh 15 tahun 5 bulan, ia lolos seleksi jalur prestasi pada program studi S1 Pendidikan Luar Biasa (PLB).
Keberhasilan ini diraih melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 yang memiliki persaingan sangat ketat bagi siswa sekolah menengah.
Kasiati mengungkapkan bahwa kunci utama kesuksesannya adalah menjaga konsistensi dalam belajar serta rajin merangkum materi pelajaran setiap hari.
Ia juga rutin mengerjakan berbagai latihan soal agar pemahamannya terhadap materi tetap tajam dan tidak mudah terlupakan.
Beberapa faktor penting yang membantu Kasiati menembus jalur seleksi SNBP Unesa 2026:
- Menjaga kestabilan dan meningkatkan nilai rapor secara konsisten sejak semester awal di bangku SMA.
- Mengumpulkan sertifikat pendukung prestasi akademik dan non-akademik yang relevan dengan jurusan pilihan.
- Memilih program studi secara realistis berdasarkan minat dan potensi diri tanpa paksaan dari pihak manapun.
- Aktif mengikuti perlombaan, seperti saat dirinya menjuarai LCC 4 Pilar tingkat Provinsi NTB pada tahun 2025.
Faktor-faktor di atas menunjukkan bahwa persiapan matang sejak awal masa sekolah menjadi modal utama dalam memenangkan kursi di perguruan tinggi negeri.
Panggilan Hati Membantu Anak Berkebutuhan Khusus
Keputusannya memilih jurusan Pendidikan Luar Biasa didasari oleh niat mulia untuk mendedikasikan ilmu bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
Kasiati merasa terpanggil untuk memberikan manfaat nyata bagi sesama melalui bidang pendampingan pendidikan yang spesifik ini.
Meski memiliki dasar akademik yang kuat, ia mengaku sempat merasa tidak percaya diri karena usianya jauh lebih muda dari rekan seangkatannya.
Rasa gelisah sempat menghantui dirinya saat menunggu pengumuman hasil seleksi nasional yang sangat menentukan masa depannya tersebut.
Dukungan penuh dari sang ayah menjadi kekuatan utama Kasiati dalam menghadapi tantangan hidup, terlebih setelah kepergian ibu tercinta.
Ringkasan profil dan pencapaian akademik Kasiati:
| Kategori Informasi | Keterangan Detail |
|---|---|
| Nama Lengkap | Kasiati |
| Asal Daerah | Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) |
| Usia Masuk Kuliah | 15 Tahun 5 Bulan |
| Kampus & Jurusan | Unesa - S1 Pendidikan Luar Biasa |
| Prestasi Unggulan | Juara 1 LCC 4 Pilar Provinsi NTB 2025 |
Tabel ini merangkum perjalanan inspiratif Kasiati yang memulai pendidikannya dari pinggiran sawah hingga berhasil duduk di bangku universitas ternama.