Kisah unik Angeles Duran, seorang wanita asal Galicia, Spanyol, kembali mencuri perhatian publik setelah klaimnya sebagai pemilik sah Matahari viral di media sosial. Meski terdengar mustahil, ia memiliki dokumen notaris resmi yang memperkuat pernyataan tersebut.
Kisah ini pertama kali mencuat melalui laporan kantor berita AFP pada tahun 2010 dan terus menjadi perbincangan hangat hingga saat ini. Angeles yang kala itu berusia 49 tahun mendaftarkan bintang pusat tata surya tersebut atas nama pribadinya.
Dasar Hukum dan Motivasi Klaim Matahari
Keputusan Angeles bukan sekadar aksi mencari sensasi, melainkan langkah yang didasari oleh celah hukum internasional yang ia pelajari. Ia terinspirasi oleh seorang pria asal Amerika Serikat yang sebelumnya mengklaim kepemilikan atas Bulan.
Dalam dokumen notaris yang ia miliki, ia secara spesifik disebut sebagai pemilik bintang jenis G2 yang berada di pusat sistem tata surya. Jarak objek tersebut dicatat sekitar 149,6 juta kilometer dari Bumi.
Angeles berargumen bahwa perjanjian internasional memang melarang sebuah negara untuk menguasai benda langit atau ruang angkasa secara sepihak. Namun, menurutnya, aturan tersebut tidak secara eksplisit melarang individu untuk melakukan klaim serupa.
Kepada media Spanyol El Mundo, ia menegaskan bahwa langkahnya sepenuhnya legal dan didasari oleh pemahaman hukum yang matang. Ia menganggap dirinya hanya orang pertama yang cukup jeli memanfaatkan celah aturan tersebut.
Rencana Pajak dan Tujuan Sosial
Sebagai "pemilik" Matahari, Angeles sempat memiliki ide kontroversial untuk menarik pajak bagi setiap orang yang menikmati sinar matahari. Rencana ini bukan bertujuan untuk memperkaya diri sendiri semata.
Rincian pembagian hasil pajak matahari yang direncanakan oleh Angeles Duran :
- Memberikan 50 persen dari total pendapatan kepada pemerintah Spanyol.
- Menyumbangkan 20 persen untuk dana pensiun masyarakat di negaranya.
- Mengalokasikan 10 persen untuk kepentingan penelitian ilmiah dan teknologi.
- Mendistribusikan 10 persen lainnya untuk aksi sosial dalam upaya mengakhiri kelaparan dunia.
- Menyisihkan 10 persen sisanya sebagai pendapatan pribadi Angeles Duran.
Rencana pembagian dana tersebut disusun sebagai bentuk kontribusi kepada negara dan masyarakat luas. Ia ingin memastikan bahwa kekayaan alam yang diklaimnya dapat memberikan manfaat nyata bagi banyak orang.
Status Kepemilikan Saat Ini
Meski memiliki dokumen resmi dari notaris, klaim Angeles Duran tetap memicu perdebatan hukum dan skeptisisme dari berbagai pihak di seluruh dunia. Sejauh ini, otoritas internasional belum memberikan pengakuan kedaulatan atas klaim individu terhadap benda langit.
Kisah ini tetap menjadi fenomena unik yang menunjukkan betapa dinamisnya interpretasi hukum terhadap ruang angkasa. Hingga kini, nama Angeles Duran terus melekat sebagai wanita yang mencoba menjadi "tuan tanah" di galaksi kita.